Wanita Malam

Wanita Malam
Terimakasih


__ADS_3

Axel sudah membawa Baby menemui Nenek nya dan mendapat restu, ya bagaimana tidak Baby sudah berbadan dua.


Namun bagaimana pun Axel, meskipun dia tak mendapat restu dia akan tetap menikahi Baby.


Nenek hanya bisa bicara "Lagi pula bukan kah pernikahannya besok, lalu aku harus apa?"


"Satu saja, kamu jangan pernah meninggalkan satu sama lain, tetap setia dan bahagia" Nenek hanya ingin di usianya yang sudah tua dia mendapatkan cicit, dan Axel tak sendirian kelak..


Baby hanya tersenyum lembut, "Baiklah Nenek.. aku berjanji jika Axel juga tetap setia maka aku juga akan setia"


"Hey, sayang apa yang kau maksud, jika aku selingkuh kau juga begitu.."


Baby mengangkat alis nya "Tentu saja, maka dari itu jangan macam macam dengan ku"


"Astaga, sayang aku tak akan melakukan itu.."


"Maka tidak perlu takut"


Nenek tersenyum, akhirnya Axel kembali ceria,dia menemukan hidupnya kembali, tak sama seperti saat bersama Ami yang hanya diam saja, dan begitu dingin..


Itu berarti Baby memang cintanya, tak peduli dengan masa lalu Baby, yang penting Axel cucunya bisa bahagia.


.


.


.


Axel dan Baby sudah tiba dirumah,setelah perjamuan pernikahan mereka, Baby bersikeras pulang karena tak mau meninggalkan Angel, padahal Angel juga tak keberatan, bahkan jika mereka ingin pergi bulan madu.


Saat tiba dirumah, Angel sudah tidur dan Axel hanya bisa mencebik "Benar kan, biarpun pulang tetap saja Angel juga sudah tidur" keluhnya.


"Ayolah Axel kita tak perlu bulan madu apa kamu tidak bosan, bukankah kita melakukannya hampir setiap hari, jika ingin melakukan itu kenapa harus jauh jauh pergi keluar negeri"


Axel hanya berjalan malas kearah kamarnya, ini kan malam pertama mereka sebagai pengantin seharusnya dilakukan dengan istimewa, tapi Baby malah mengajaknya pulang.


"Axel..?" Baby mengulum senyumnya dan mengikuti Axel,setelah mengetahui Baby hamil Axel sangat sensitiv, entah kenapa?.

__ADS_1


Axel membaringkan tubuhnya di atas ranjang dan memejam dia sebenarnya lelah setelah jamuan makan dengan para rekannya dia harus rela pulang karena Baby bersikeras.


Baby sudah di kamar mandi dan tak dihiraukan oleh Axel,malam pengantin yang menyebalkan..


Axel sebenarnya tak tidur hanya memejamkan matanya saja dan bisa mendengar suara gemericik air di kamar mandi, dan ia tersentak saat mendengar teriakan Baby dari kamar mandi.


"Ah.. Axel!" jeritnya.


Axel lari dengan tergesa takut sesuatu terjadi pada istrinya, istri yang baru dia nikahi hari ini, Astaga Baby sedang hamil bagaimana jika di jatuh di kamar mandi, mengingat itu membuatnya serasa kehilangan pijakannya.


"Baby.." Axel terpaku di pintu melihat keadaan sang istri.


Baby tersenyum menggoda di bawah shower yang mengguyur tubuhnya dengan hanya menggunakan dalaman yang transparan, sehingga menampilkan bayangan di dalamnya, rambutnya yang tadi tergelung kini terurai basah, menambah kesan sexii.


Axel menganga tak percaya dia masih mematung di ambang pintu.


Baby melangkah mendekat dan meraih dasi Axel, bak kerbau di cocok hidungnya Axel mengikuti Baby yang masuk kedalam shower dia bahkan masih memakai pakaian lengkap.


Dengan gerakan pelan Baby melepas satu persatu kancing kemeja Axel hingga dada bidang itu terpampang di depannya.


Axel merasakan jemari Baby menelusuri kulit perutnya, dan satu tangannya masih memegang dasi yang sengaja tak di lepas Baby, Axel hanya diam melihat dan menunggu apa yang akan istrinya itu lakukan, meski sebenarnya ia sudah merasakan pusaka nya mengeras di bawah sana.


Baby berputar dan kini berada di punggung Axel, kedua tangannya terselip diantara perut dan dada Axel memberikan gerakan naik turun dengan lembut, belum lagi di belakang sana mulut Baby tak diam dan terus menjilatinya, Axel mendongak merasai kenikmatan nya. mulutnya menganga mengeluarkan desa hannya, ia ingin segera berhenti dan segera memimpin permainan, tapi ia harus bertahan untuk menikmati pelayanan sang istri.


"Oh.. Baby.."


Baby sudah berada di pusar Axel dan melingkarinya, sedangkan kedua tangannya sudah berada di bawah dan meraih pengait yang masih memenjarakan pusaka Axel, hingga lolos dan menyisakan segitiga hitam milik Axel.


Baby bangun dan berbalik memunggungi Axel menarik kembali dasi Axel dan mengarahkan kepala Axel agar meraih tengkuknya, tak tinggal diam Axel segera melabuhkan kecupan hingga gigitan di punggung Baby, tarikan dasi nya semakin kencang dan Axel merasa tercekik, tapi ia makin bersemangat, dan mengarahkan kedua tangannya ke buah yang terbungkus transparan yang sejak tadi menggodanya.


Baby menggeliat namun merapatkan punggungnya pada dada bidang Axel, dan melukan gerakan menggoda, meliukan tubuhnya, Baby bahkan bisa merasakan pusaka Axel mengeras sempurna.


Adegan panas itu terus berlangsung hingga Axel membopong Baby ke kamar mereka, tubuh dan rambut yang masih basah itu begitu erat menempel, seolah takut akan terlepas sedikit saja.


Axel bergerak lembut, mengingat istrinya tengah berbadan dua sesekali ia mengelus dan mengecup kulit perut Baby dan bergumam kata sayang.


Beberapa kali mereka berganti gaya saling memuaskan satu sama lain, hingga deburan itu sudah tak tertahankan lagi dan meledak.

__ADS_1


Mereka terkulai lemas dengan wajah puas, Axel merasakan sesuatu yang berbeda mungkin karena ini pertama kalinya mereka melakukannya dengan ikatan yang sah, diatas nama pernikahan.


Baby benar, tak perlu hotel ataupun ke luar Negeri, karena suasana indah itu, mereka sendiri yang menciptakan.


Axel masih mendekap Baby di pelukannya.


"Kau benar sayang"


Baby mendongak..


"Ya, kita tak perlu kamar hotel, dimana saja asal bersama mu kita bisa terus melakukannya" Baby tertawa, lalu mengecup rahang Axel.


....


Aku Baby,


Begitu orang memanggilku, nama yang di berikan Ibuku karena begitu mencintaiku, dan Ibuku berharap orang lain juga mencintaiku dengan tulus.


Dan aku benar benar mendapatkan cinta yang tulus dari pria di depanku ini, dia bahkan dengan tulus menyambut Angel malaikat kecilku.


"Terimakasih Axel"


Aku melihat Axel mengerutkan keningnya lalu berkata "Untuk apa?"


"Sudah mencintaiku.. dan Angel"


Axel tak menjawab namun memberiku kecupan..


"Love u Baby."


"Me too Axel.."


.


.


.

__ADS_1


Terimakasih untuk kalian sudah menemani Baby😘


__ADS_2