Wanita Malam

Wanita Malam
Lari Baby!!


__ADS_3

"Baby kamu harus lari.. lari Baby.. selamatkan dirimu.. lari Baby.. cepatlah.. lari Baby.."


"Tidak mau ibu, jika aku lari bagaimana dengan ibu..ayah akan menyakiti ibu"


"Pergilah Baby ibu mohon.." ibu mendorong ku keluar lewat jendela lalu menutupnya kembali,aku tak bisa meninggalkan ibu begitu saja, sambil menangis aku berjongkok di bawah jendela dan mengawasi ibuku.


"Dimana Baby?" terdengar ayahku berteriak.


"Tidak tau" lalu terdengar jeritan ibuku,seperti biasa ayah menampar dan memukuli ibuku.


"Sialan kau mengacaukan rencanaku,Jika begitu kamu harus menggantikannya" apa maksud ayah, menggantikan,menggantikan apa?.


Aku mengintip lewat jendela melihat ibuku ditarik paksa oleh ayahku menuju keluar,aku memutari rumah untuk melihatnya, ayah memasukan ibu ke mobilnya dan ibuku tak lagi bicara apapun seolah sudah pasrah, ayah akan membawanya kemana?, aku nekat mengikuti dan bersembunyi di bagasi mobil ayah.


Setelah merasakan berkendara cukup jauh mobil ayah berhenti,menunggu beberapa saat aku pun keluar dari bagasi mobil ayah dan mencari dimana ibuku.


Ternyata ini sebuah rumah tua,aku mengendap dan masuk mencari dimana ibuku, saat tiba di sebuah pintu aku bisa mendengar suara ayah sedang bicara dengan orang lain entah siapa,dan aku bersembunyi saat mendengar pintu terbuka.


"Ingat James ini belum berakhir hutangmu ku anggap lunas jika kau memberikan putrimu padaku,aku butuh yang masih murni kau tau!!" apa ayah bermaksud menjualku pada pria itu menggantikan hutangnya.


"Baik tuan" terdengar suara ayah sedikit bergetar.


"Aku tunggu sampai minggu depan,baiklah kau boleh pergi setelah mereka selesai,anggap saja istrimu sebagai bonus untuk para anak buahku di dalam..hahaha" lalu pria itu pergi,astaga ibu.. apa yang mereka lakukan pada ibu.


Terdengar ibu menjerit dan berteriak dari dalam tapi aku juga takut untuk keluar dari persembunyianku bagaimana jika mereka melihatku dan membawaku sebab ayah masih menunggu di depan pintu dimana ibu ku berada.. ibu maafkan aku, aku menutup telingaku merasa begitu sakit mendengar ibu terus berteriak seperti kesakitan, sedangkan ayah merokok dan menunggu di depan pintu dengan tenang seolah tidak terjadi sesuatu di dalam sana.

__ADS_1


Pintu terbuka satu persatu pria berbadan besar itu keluar dari dalam, aku menghitung mereka ada lima, apa yang sudah mereka lakukan pada ibuku, mereka tampak tertawa dan berwajah puas, beberapa dari mereka bahkan baru saja mengancing kembali celananya "Kau tau James istri cantik mu lumayan juga" para pria bertubuh besar itu pergi melewati ayah begitu saja.


Terdengar helaan nafas ayah lalu masuk kedalam kamar tersebut, aku bisa mendengar ayah kembali berteriak pada ibu, aku berjalan mendekat ingin melihat keadaan ibuku, dan sungguh miris ibuku terbaring di lantai dengan telan jang bulat dengan beberapa memar di wajahnya,aku juga melihat bibir ibu berdarah,matanya menatap kosong kearah langit langit, aku bisa melihat sedikit darah keluar dari area V nya aku tau apa yang sudah ibuku alami aku sudah 16 tahun aku tau apa yang mereka lakukan pada ibuku.. ibuuuu.


"Kau lihat jika saja kau tidak membiarkan Baby pergi mungkin kau tak akan seperti ini.." ayah bahkan menendang ibuku yang sudah terbaring tak berdaya di bawah sana, aku terisak aku menjerit.


"Mengapa ayah melakukan ini pada ibu!!" aku tak tahan lagi untuk bersembunyi, aku berlari memeluk ibuku yang masih menerima tendangan dari ayah biadab ku.


"Oh.. rupanya kau datang kemari, kau lihat karna kau ibumu jadi seperti ini andai kau tak kabur ibumu pasti baik baik saja"


"Kenapa aku, ayah yang berhutang mengapa aku dan ibu yang harus membayarnya!!" untuk pertama kalinya aku berani berteriak pada bajingan sialan di depanku ini,setelah 16 tahun hidup dalam penyiksaan, tidak dia bukan ayahku, seorang ayah tidak akan sekejam ini.


Ibu meggenggam tanganku lalu bicara tanpa suara "Lari.. Baby.. jangan kembali"


"Tidak ibu bagaimana aku bisa pergi meninggalkan ibu..hiks..hiks.." aku memeluk ibuku "Apa yang harus ku lakukan bu"


"Sudah ku bilang lari Baby mengapa kau kembali.." terdengar lirihan tangis ibuku saat ayah membawaku semakin menjauh.


.


.


.


Baby tersadar saat sang supir taksi mengguncang tubuhnya "Ya..?"

__ADS_1


"Syukurlah nona ku kira kau mati di taksi ku sejak tadi kau melamun"


Baby melihat sekitarnya ia sudah berada di depan rumah sakit,lalu bergumam "Maaf"


"Tak masalah nona kau sudah sampai.."


"Ya terimakasih" Baby keluar taksi setelah membayar beberapa lembar uang pada pengemudi taksi tersebut.


Tak membuang waktu Baby segera keruangan ibunya "Suster bagaimana?" tanya pada suster yang bertugas menjaga ibunya.


"Anda diminta keruangan dokter nona.."


"Tapi ibuku baik baik saja kan suster?" aku sungguh khawatir terjadi sesuatu yang buruk pada ibuku, meski kenyataanya keadaannya memang tidak baik.


"Dokter akan menjelaskan,mari nona.." aku digiring kemana ruangan dokter berada,berulang kali aku menenangkan dan menyiapkan hatiku untuk mendengar sesuatu yang buruk,meski aku harap itu tak pernah terjadi.. aku tak mau!


.


.


.


.


Like ..

__ADS_1


Komen..


Vote..


__ADS_2