Wanita Malam

Wanita Malam
18 Tahun Yang Lalu


__ADS_3

Baby menatap nanar Angel, yang terbaring tidur di ranjang, dia baru tenang setelah Axel memanggil dokter dan menyuntikan obat penenang, Axel bahkan harus memeluk Angel dengan erat dan berusaha menenangkan, dia bahkan terkena pukulan dan cakaran Angel, karena Angel terus meronta seperti ketakutan.


"Maafkan aku tuan, apa Nona pernah mengalami trauma sebelumnya" Baby menoleh cepat saat mendengar dokter yang sedang bicara dengan Axel.


"Apa maksudmu?" Baby menghampiri Dokter dan Axel yang sedang duduk di sofa di kamar Angel.


"Begini Nyonya reaksi yang di tunjukan Nona seperti begitu sangat tertekan, juga ketakutan dan sepertinya dia juga sudah lama mengalaminya" Dokter menyerahkan obat yang tadi di berikan Axel, yang selalu berada di dalam tas Angel dan Axel menyangka itu hanya vitamin "Ini memang botol vitamin, tapi di dalamnya adalah obat penenang".. sejak kapan Nona mengonsumsi ini" Mata mereka kini tertuju pada Bertha, karena selama ini Bertha lah yang menemani Angel di apartemen.


Bertha sejak tadi berdiri tiba- tiba menegang namun dia tak pernah tahu Nonanya mengkonsumsi obat penenang, dia hanya pernah sesekali melihat Nonanya mengigau dalam tidur, dan ketika ditanya Nonanya hanya menjawab 'Hanya mimpi buruk', jika itu obat penenang bukan kah Nona nya punya masalah dengan kegelisahan, dan kecemasan.


"Maafkan saya tuan saya tak tahu Nona meminum itu" lalu Bertha mengingat sesuatu "Ah, tapi saya pernah sekali menemukan sesuatu.. Tuan izinkan saya ke apartemen Nona sekarang" Axel menunjukan raut bingung lalu dia hanya mengangguk, dan Bertha segera pergi.


Satu jam kemudian Bertha datang kembali dengan membawa seorang dokter, "Tuan ini Dokter Carol, Maafkan aku tuan, aku menemukan kartu nama dokter Carol di laci meja kerja Nona, dan aku membawanya kemari"


Axel mengeryit lalu mengulurkan tangannya "Anda adalah..?"


"Saya dokter psikolog.." Axel menghela nafasnya berat, sedangkan Baby menegang.


"Sebaiknya kita bicara di luar, Bertha bisakah kamu jaga Angel!"


"Baik Nyonya"


Baby mempersilahkan Carol masuk ke ruang kerja Axel, kini mereka duduk di sofa saling barhadapan, Baby menggenggam tangan Axel kuat seolah mencari kekuatan untuk ketakutan yang di hadapinya sebentar lagi, Carol mulai mengeluarkan beberapa berkas hasil rekam medis Angel selama beberapa tahun.


Axel dan Baby menegang melihat tebalnya berkas rekam medis Angel "Jelaskan dengan detail, jangan sampai ada yang terlewat" pinta Axel.


"Ini adalah rekam medis Nona Angel selama empat tahun ini" Baby memejamkan matanya, ya Tuhan dia tak tahu apapun tentang putrinya, sudah empat tahun? dokter Carol mulai menjelaskan,apa saja yang dia ketahui dan Angel ceritakan padanya, tentang mimpi buruknya, yang di dapatnya dari kejadian 18 tahun lalu.

__ADS_1


Baby tak bisa lagi menahan dirinya dia menangis terisak saat mendengar setiap kata yang keluar dari mulut dokter Carol.


18 tahun lalu..


"Selamat pagi nona, kami di perintahkan tuan Axel untuk menjemput anda"


Baby melihat dua pria di depannya, lalu mengeryit, "Tapi bukankah Axel yang akan menjemput kami langsung" Semalam Axel menghubungi Baby dan berkata akan menjemput mereka besok, lalu kenapa Axel mengirim anak buahnya?.


"Benar Nona, tapi tuan Axel ada urusan mendesak beliau di panggil oleh nyonya besar" (Saat itu Axel di panggil Eyangnya, dan sengaja di alihkan Ami, yang lupa bisa ngulang di part 'Akhir dari Ami')


Baby pun percaya dan membawa Angel menaiki mobil kedua pria itu, setelah memasukkan barang-barang mereka, kedua pria itu mulai memacu mobilnya.


Namun entah mengapa, selama perjalanan Baby dilanda gelisah, mengapa hatinya menolak dan ingin turun dari mobil tersebut, dan lari.


Baby menggenggam erat tangan Angel ketika menyadari ini bukan arah jalan menuju kota, "Hey, kenapa kemari.. ini bukan jalan menuju ke kota" kedua orang itu tetap diam dan tidak menoleh sedikit pun "Apa mau kalian, siapa kalian sebenarnya?" Baby memeluk Angel erat, dia ketakutan.


Angel mendongak melihat raut Mommynya yang terlihat ketakutan "Mom?" Baby tak menjawab dia hanya menelan ludahnya kasar, lalu dia merasakan sesuatu menusuk hidungnya, beberapa detik kemudian Baby merasakan pening luar biasa, lalu Baby melihat kearah depan kedua orang itu sudah memakai masker, dengan sisa kesadarannya Baby menutup mulut dan hidung Angel dengan tangannya agar dia tak menghirup udara yang Baby kira beracun, "Sayang tutup hidungmu!" setelah itu Baby tak sadarkan diri.


Kedua orang itu menoleh kearah Angel "Kenapa bocah itu tidak pingsan" Angel merasakan mobil berhenti.


Mereka di tarik kearah sebuah gudang, Angel bergetar ketakutan lalu dia melihat sekelilingnya banyak laki-laki bertubuh besar namun mereka hanya melihat Angel dan Mommy nya diseret, tanpa menolong.


Tiba di dalam Angel melihat seorang wanita menyeringai kearah mereka.. Angel ketakutan dia mulai memanggil Mommynya yang masih pingsan "Mommy, bangun mom Angel takut.."


"Kenapa dia tidak pingsan?" Nancy menggeram, saat melihat Angel masih tersadar.


"Dia menutup hidungnya nyonya"

__ADS_1


"Bodoh, masukan dia ke ruang bawah tanah!"


Angel pun kembali di seret ke arah lain, Angel terus meronta "Tidak mau, Mom.. tolong Angel.. Mom.. bangun" Angel melihat mommynya didudukan di kursi lalu seluruh tubuhnya di ikat.


Angel di bawa menuruni tangga dan di masukan keruangan yang hanya di terangi lampu kecil di atas ruangan, kedua tangan Angel di ikat berikut dengan kakinya."Paman, apa yang kau lakukan tolong aku.. tolong mommyku kenapa kami di bawa ketempat ini.. paman Angel takut"


"Berisik sekali kau" pria itu menutup mulut Angel dengan kain lalu menutup pintu.


Angel melihat sekelilingnya ruangan kecil dan menakutkan,penuh debu dan kotor, Angel menangis dia menjerit ketakutan tapi seberapa keras Angel berteriak tetap tak akan ada yang mendengar, mulutnya tertutup kain.


'Mommy tolong..Angel.. Mommy Angel takut!'


..


.....


Yang sabar ya, istri yang sabar di sayang suami, suami yang sabar di sayang istri.. (eh ada bapak-bapak gak yang baca ini😅), aku gak bisa up dua, aku sibuk sama RL, ngurus bocah dua lumayan bikin lelah-lelah nikmat😔, aku juga mau up yang sebelah biar adil.. First Love, jangan lupa mampir (Hehe promo)


Jangan lupa juga..


Like..


komen..


vote..


Bunga, bunga..

__ADS_1


Kopi, kopi..


🤭🤭🤭


__ADS_2