
Baby mengabaikan rasa sakitnya dengan berjalan tertatih Baby memungut pakaiannya.. Baby harus pergi Baby tak ingin melihat pria itu pria yang sudah menodainya,namun mata Baby justru malah menoleh kearah pria keji yang kini terlelap, dan Baby bersumpah jika dia melihatnya lagi Baby akan membunuhnya.
Mata Baby merah karna merah dan hancur, hidupnya sudah hancur.. Baby ingin membabi buta membunuh semua orang yang sudah menghancurkannya termasuk ayahnya, namun Baby mengingat sang ibu bagaimana nasibnya sekarang, Baby hanya perlu keluar dari sini dan menemui ibunya, dengan takut Baby mencoba membuka pintu Baby takut orang orang diluar sana masih menunggu dan menangkapnya kembali, namun berbeda dengan fikirannya pintu sama sekali tak terkunci dan orang orang di depan pintu hanya menatapnya datar dan tak mencegahnya, Baby segera berlari takut pria pria itu mengejarnya, namun saat Baby menoleh tak ada satupun yang mengejarnya.
Setelah berhasil keluar Baby menyetop taksi dan segera pergi kerumah tua, tiba di rumah tua itu Baby segera mencari ibunya, dan benar saja Ayah nya yang gila itu meninggalkan ibunya dengan tak berdaya masih tergeletak di lantai kotor itu..
"Ibu.." Baby berjalan pelan takut jika wanita yang sudah melahirkannya itu sudah tak bernyawa, Baby bersimpuh dengan tangan yang mengulur kearah hidung ibunya lalu menarik nafas lega saat merasakan hembusan nafas sang ibu.
Lalu tiba tiba Baby menangis kencang.. "Ibu.. apa yang harus aku lakukan sekarang.. Baby memeluk ibunya yang tak sadarkan diri "Ibu.. ibu.. ibu.." tangisnya begitu menyayat hati, hidupnya hancur dan kini ibunya terbaring tak berdaya.
.
.
__ADS_1
.
Baby mengerjap beberapa kali saat meraskan matanya mengalirkan air mata, ingatannya dari masa lalu menghampirinya lagi, Baby melihat Angel malaikatnya meski ia sempat tak menginginkannya karna ada diwaktu yang tak tepat juga dari benih pria bajingan,namun Baby menyadari putri di depannya tak bersalah, yang bersalah adalah mereka ayahnya, germo yang sudah membeli dan menjualnya pada pria yang sudah merenggut kesuciannya,mereka semua bersalah.
Setelah hari itu ibu Baby, jadi setengah gila terus menangis dan kadang melamun dia juga terus bicara dengan tatapan kosong 'Lari Baby.. ibu.. bilang lari.. seharusnya kamu lari' ya harusnya kala itu Baby benar benar lari sejauh mungkin agar tak pernah terjadi tragedi itu, dan ibunya tak akan gila karna mengasihani nasib hidupnya dan putrinya yang ternoda, namun Baby juga tak bisa mengabaikan ibunya yang di siksa sedemikian rupa di lecehkan dan dibuang.
Baby belia yang harus mengurus ibunya melupakan satu hal bahwa mungkin akan ada konsekuensi dari pelecehan yang ia dapatkan, hingga hari itu datang Baby di nyatakan hamil saat ia pingsan kala sedang bekerja, dokter yang memeriksanya hanya menatap Baby iba karna gadis seusiannya harus mengandung dengan berbagai resiko yang mungkin akan terjadi saat melahirkan, dokter tersebut memberi dukungan dan meminta Baby agar terus datang untuk memeriksa keadaan bayinya setiap bulan, dokter tersebut sempat menawarkan jika mau Baby bisa menggugurkannya, karna resiko yang harus ia tanggung namun Baby tak ingin berdosa dengan membuangnya maka Baby mempertahankannya meski dengan segala keterbatasannya dan membuat dokter tersebut terharu dan berjanji akan membantunya.
Baby terus bekerja untuk biaya melahirkan dan mengurus ibunya,meski tak pernah cukup dan Ayahnya tak pernah lagi muncul sejak hari itu hari ayahnya menjualnya, Baby tak peduli, Baby harap dia mati dan tak pernah kembali.
Setelah berhasil melahirkan Baby tak bisa membawa bayinya pulang dengan alasan belum melunasi biaya persalinan, terpaksa Baby meminjam uang pada rentenir lagipula siapa yang mau meminjamkan uang tanpa jaminan hanya rentenir pilihan Baby,meski dengan bunga yang besar, rentenir itu sempat memaki Baby, karna Baby masih punya hutang saat membawa ibunya kerumah sakit dan karna kondisi ibunya yang stres butuh pengobatan jadi Baby meminjam uang dan sekarang Baby datang lagi.. meminjam lagi.
Hidup Baby masih menyedihkan tapi tak berhenti berjuang untuk biaya pengobatan ibunya yang mahal, hingga harus berpindah pindah rumah untuk menghindari rentenir, rumah ibu sudah di ambil rentenir itu untuk membayar hutangnya meski tak melunasi semuanya.
__ADS_1
Baby terus berjuang demi Angel dan ibunya,ditengah hidup nya yang pedih Baby bersyukur memiliki Angel, putri kecil manis dan cantik.
Saat Baby mengingat hidup rumitnya maka Baby akan menatap Angel dan menjadikannya tenang, beruntung Angel tak membawa satu pun dari pria bejat yang menodainya, Angel hanya mirip dengan dirinya maka Baby tak perlu merasakan benci dan muak saat melihat Angel.
Dan kini pun Baby masih menatap putri kecilnya yang terlelap sambil terus teringat perkataan Axel.
"Semalam kamu bilang jika kamu akan melayaniku seumur hidup asal kamu bisa tinggal dengan Angel"
Dia terjebak..
Like..
komen..
__ADS_1
vote