Wanita Malam

Wanita Malam
Merubah diri


__ADS_3

"Mulai besok mom harus bekerja sedikit jauh, jadi.. mom tidak bisa pulang setiap hari.. mom harap Angel mengerti, dan akan ada pengasuh yang akan menemani Angel nanti.. setiap akhir pekan mom akan usahakan pulang.." saat Baby masih bicara Angel tiba tiba menyela


"Angel tau mom"


Baby mengatupkan bibirnya


"Mom bekerja untuk Om tuan bukan?"


"Angel tau?" Angel mengangguk lugu


Baby berdehem "Angel mendengar kan Mom dan om tuan bicara?" tanyanya.


Angel mengangguk lagi.


"Apa yang Angel dengar?" sekarang Baby harus apa? Angel terlalu kecil apa dia mengerti dengan ucapan ucapan kasar yang terlontar dari mulut Axel?


Angel menunduk "Angel akan jadi anak baik mom, Angel tidak akan manja dan Angel juga akan baik baik saja..


"Tapi mom juga harus berjanji akan baik baik saja, dan jangan biarkan om tuan memukul mommy"


Baby tercekat, Angel benar benar melihatnya tadi..


"Angel.." Baby semakin bingung apa yang harus ia jelaskan,matanya memandang Angel dengan berkaca kaca.


"Mom jangan bersedih, tenang saja nanti setelah Angel besar Angel yang akan bekerja untuk mom.. dan mom tidak perlu kerja lagi, Angel akan dapatkan uang yang banyak.." kedua tangan Angel membentuk bulatan besar di atas kepalanya, Baby merengkuh Angel kedalam pelukannya rasa haru merasuki hati Baby, anak nya yang dulu tak pernah ia inginkan kehadirannya namun kini menjadi satu satunya penyemangatnya "Oh Angel.. malaikatku maafkan mom,mom berjanji akan baik baik saja.."

__ADS_1


.


.


.


Axel benar benar memisahkan Baby dan Angel, meski Baby masih bisa berhubungan lewat ponsel namun tetap saja Baby seperti terpenjara, ia di tempatkan disebuah vila di pinggir kota, dengan pemandangan laut yang indah, sangat indah andai ia tinggal disana tidak dengan cara yang salah, saat Axel membutuhkannya Axel akan datang untuk memuaskan naf su nya selama beberapa hari lalu pergi lagi, Baby tinggal di vila besar itu sendiri hanya ada dua pegawai yang ditugaskan Axel untuk menjaga Baby,dan melayani kebutuhannya.


Baby tak habis fikir jika begini mengapa Axel tak membiarkan Baby tetap dirumahnya dan datang jika Axel membutuhkan nya, Baby tak mengerti apa tujuan Axel memisahkannya dengan dunia luar, Baby menghubungi Angel setiap hari untuk memastikan Angel baik baik saja,bahkan mereka bisa menghabiskan beberapa jam hanya dengan berbincang dan tak pernah bosan.


Seperti saat ini Baby sedang duduk di taman belakang sambil terus mendengarkan celotehan Angel, menceritakan kesehariannya dari sekolah hingga bermain dengan pengasuhnya,membuat Baby semakin merindukan Angel.


Sudah satu bulan Baby berada di vila Axel, dan ia juga mulai jengah,mau sampai kapan terus begini,dan ternyata Axel tak juga bosan meski hampir melakukannya setiap kali Axel datang,apa Axel tak bosan berhubungan badan dengannya apalagi dibanding istrinya Baby tak ada apa apanya.


Tapi Axel tak juga bosan, memang tak setiap hari hanya saja ketika Axel datang Baby harus siap di gempur berkali kali,Baby berfikir akan membujuk Axel agar ia bisa tinggal dirumahnya saja dan siap datang jika Axel membutuhkannya.


Baby melihat ponselnya dan menatapnya lama,


-Aku akan datang malam ini-


Axel selalu mengatakan lewat pesan jika ia akan datang dan barusaja Baby mendapatkan pesan dari Axel bahwa ia akan datang malam ini, dan itu artinya Baby harus bersiap secantik mungkin.


Baby berfikir sejenak apa hari ini juga harus mencoba membujuk Axel, apa akan berhasil? tapi tak akan tau jika belum dicoba bukan.


Baby bergegas dan mencari piyama tidur yang akan ia kenakan malam ini,semua kebutuhan Baby sudah Axel sediakan termasuk semua piyama dan lingerie yang tergantung di lemari besar dikamarnya, dan pilihannya jatuh pada piyama tipis berbahan satin dengan tali spageti dengan kimono panjang hingga mata kaki renda renda di bagian depan dengan warna putih lembut, menjadikan Baby terlihat sederhana tapi menawan.

__ADS_1


Rambutnya ia gerai dan menambahkan riasan sederhana di wajahnya dengan bibir yang hanya di balut liptint berwarna pink alami.


Baby akan membuat Axel menuruti apa katanya agar ia bisa tinggal kembali bersama Angel, demi Angel Baby akan merubah sifatnya yang biasanya angkuh didepan Axel menjadi lebih lembut semoga Axel akan menuruti permintaannya, Ya selama satu bulan ini Baby tetap bersikap dingin terhadap Axel dan hanya menjalani kegiatan panas mereka sebagai pekerjaannya.


Baby baru saja selesai merias diri dan masih berdiri di depan cermin,Axel belum juga datang Baby melihat jam di ponselnya sudah tiga puluh menit sejak ia bersiap, mengapa ia menjadi berdebar mengapa ia seperti seorang istri yang menunggu suaminya pulang.


Baby melihat kearah jendela saat mendengar deru mobil masuk pekarangan vila, benar itu mobil Axel.


Tanpa sadar Baby tersenyum lalu berlari, ia benar benar seperti seorang istri yang tak sabar menanti kedatangan suaminya setelah lama tak bertemu, Baby menyusuri lorong yang mengarah ke arah tangga, senyumnya masih tersungging saat melihat Axel memasuki vila masih dengan setelan jasnya terlihat raut lelah, namun masih terlihat tampan.


Dilantai bawah Axel tertegun melihat Baby berlari kearahnya dengan senyum manis, senyum yang tak pernah ia lihat selama ini, ah..Axel pernah melihatnya hanya saat Baby bersama Angel.


Axel mengedipkan matanya piyama kimono Baby yang terbang akibat langkah cepat membuatnya terpesona, juga rambut tergerai yang juga bergerak mengikuti lekuk nya, terlihat seperti seorang putri dari negeri dongeng, Baby terlihat berbeda dari biasanya hari ini, Baby terbiasa dengan tampilan se xy dan menggoda,dengan bibir merah merona saat Axel datang,namun kali ini Axel sampai tak bisa berkata kata karna terpesona, mendadak jantung Axel berdebar cepat.. apa ini?.


Baby menuruni tangga masih dengan berlari ia tak sabar menjalankan misinya untuk membujuk Axel agar ia bisa pulang, ia akan menjadi kucing penurut demi bisa pulang dan tinggal bersama Angel kembali,Baby yang terburu buru tak menyadari kakinya melewati dua tangga sekaligus hingga di beberapa tangga terakhir kaki telan jang Baby tergelincir dan karna langkah cepatnya Baby tak bisa berpegangan..


Axel membelalakan matanya melihat Baby terhunyung kedepan..


"Akh.."


"Baby..!"


.


.

__ADS_1


__ADS_2