Wanita Malam

Wanita Malam
eps 07


__ADS_3

Keesokan harinya.....


Disa terbangun dari tidurnya dan menyadari bahwa keadaan nya sekarang sedang berada di dalam pelukan Gunawan tanpa menggunakan pakaian sehelai pun, hanya saja selimut tebal yang menutupi tubuh mereka.


"Jam berapa ini????...." ucap Disa terbangun dari tidurnya, dan Disa pun segera duduk di atas tempat tidur dan menutup tubuhnya dengan menggunakan selimut.


Gunawan pun menyadari bahwa Disa sudah terbangun dari tidurnya.


"Kamu kenapa??" ucap Gunawan kepada Disa


"Aku harus pergi ke sekolah.." jawab Disa sambil menatap wajah Gunawan.


Gunawan pun tersenyum mendengar perkataan Disa.


"Ciaaaah sekolah... kamu ga usah cape cape sekolah lagi, semua kebutuhan kamu akan aku cukupi sayaang..." ucap Gunawan yang akan memeluk Disa dan mengajaknya untuk melayaninya di pagi hari.


"Tidak bisa.. perjanjian kita tidak seperti itu, kamu tidak berhak untuk melarang aku untuk sekolah.." jawab Disa yang langsung berdiri dan berjalan menuju kamar mandi.


"Aaaw sakit...." ucap Disa sambil memegangi kakinya.


Gunawan pun segera menarik selimut Disa dan kini Disa sudah bertelanjang bulat.


"Kamu liat di seluruh tubuhmu sekarang?, penuh dengan warna merah, apa kamu masih layak pergi ke sekolah dengan keadaan seperti ini?, kamu tuh sudah tidak pantas untuk pergi kesekolah Disa, mana mungkin siswi SMA sudah mempunyai pekerjaan kotor seperti mu, kamu sekarang adalah boneka ku, jadi terserah aku akan melakukan apa kepadamu termasuk melarang mu untuk sekolah hahaha...." ucap Gunawan sambil mengelus seluruh tubuh Disa.


Disa menangis mendengar perkataan Gunawan kepada nya, hatinya hancur melihat harga dirinya sudah di injak injak oleh lelaki ******** seperti Gunawan.


"Aku mohon tolong ijinkan aku untuk tetap bersekolah, aku tidak mau ibuku mengetahui ini semua, ibuku masih lemah, tolong ijinkan aku untuk tetap bersekolah hihihikkksss...." Disa pun menangis di hadapan Gunawan, tanpa pikir panjang ia segera berlutut memohon kepada Gunawan agar Gunawan tidak melarang Disa untuk tidak bersekolah.


"Aku akan ijinkan kamu untuk tetap bersekolah tapi ingat kamu tidak boleh memiliki teman pria selain aku, aku tidak mau ada pria lain yang menyentuh tubuh mu, jika kamu melanggar kamu akan tau resikonya.." ucap Gunawan yang segera membangunkan Disa dan menjatuhkan nya di atas tempat tidur.


Dan untuk kesekian kalinya Disa terus melayani Gunawan tanpa kenal lelah, Gunawan adalah pria yang haus akan sexs, untuk Gunawan sexs adalah salah satu kebutuhan yang paling utama, ntah sudah beberapa perempuan yang sudah ia tiduri, karna dengan uang ia bisa melakukan apapun termasuk membeli semua harga diri perempuan yang ia inginkan.

__ADS_1


_


"Selamat pagi Bu Lasmi, bagaimana keadaannya sudah membaik pasca operasi kemarin??" ucap dokter Daniel yang menangani penyakit ibu Lasmi.


"Pagi juga dok, Alhamdulillah keadaan saya sudah membaik, cuma sekarang kepala saya masih sakit dok." jawab Bu Lasmi kepada dokter Daniel.


"Yasudah nanti ibu jangan lupa minum obatnya yah, saya tinggal keluar dulu. lagi pula tekanan darah ibu normal, jika ada apa-apa langsung pencet bel dan petugas akan segera datang menemui ibu" ucap dokter sambil tersenyum kepada Bu Lasmi


"Terimakasih dok" jawab Bu Lasmi kepada dokter Daniel.


Dokter Daniel pun segera meninggalkan ruangan Bu Lasmi, tak lama Nur pun datang memasuki ruangan kakaknya.


"Kak maaf yah Nur tinggal dulu tadi, Nur lapar makanya cari sarapan di luar" ucap Nur kepada Bu Lasmi.


"Tidak apa-apa Nur, maafkan kakak yah selalu merepotkan mu selama ini, kamu selalu ada untuk kakak dan Disa." jawab Bu Lasmi kenapa Nur sambil memegang tangan adiknya itu.


"Ngomong apa sih kak ini kan sudah tugas Nur sebagai adik, lagi pula Nur ga mau kehilangan kakak, Nur udah ga punya siapa-siapa di dunia ini cuma kakak yang Nur punya, yaudah Nur suapin sekarang yah, udah itu kan kakak harus minum obat" ucap Nur yang segera mengambil makanan yang sudah di sediakan pihak rumah sakit di atas meja samping tempat tidur Bu Lasmi.


_


Disa pun hanya menganggukan kepalanya dan segera menundukan wajahnya, Disa tidak mau menatap wajah Gunawan karna sejujurnya Disa sangat membenci Gunawan.


"Kamu bisa pergi ke sekolah, tapi ingat pesanku kamu tidak boleh memiliki teman laki-laki selain aku" ucap Gunawan sambil membelai rambut Disa.


Disa pun segera berlari menuju kamar mandi, ia pun segera menyalakan air dan membasahi rambutnya, Disa terus menangis meratapi nasibnya kini, ia tidak tau harus meminta bantuan kepada siapa. Laki-laki yang ia anggap akan menjaga dan melindunginya ternyata adalah dalang dari kehancuran hidupnya.


"Semua ini gara-gara ayah hihihikkkss..." ucap Disa yang terus membasahi rambutnya dengan penuh kekecewaan.


_


"Dia meminta tolong kepadaku untuk membiayai operasi ibunya, aku juga tidak tau kenapa wanita itu harus di operasi" ucap Handoko kepada sang istri.

__ADS_1


Anggelina hanya bisa terdiam mendengar perkataan dari suaminya itu. "Ternyata wanita itu masih bisa di selamatkan." gumam Anggelina dengan rawut wajah yang sangat kesal.


"Kamu kenapa sayang? yaudah lebih baik kita istirahat saja, lagi pula besok pagi aku harus pergi keluar kota, apa kamu mau ikut menemani ku?" ucap Handoko kepada Anggelina.


"Yaudah Iyah sayang ayo kita tidur, tiba-tiba badanku meriang gini, kayanya besok aku di rumah saja" jawab Anggelina sambil berjalan menuju tempat tidur untuk segera beristirahat.


Handoko pun segera tidur di samping sang istri, ketika Handoko sudah tertidur pulas, Anggelina pun segera mengambil handphone nya untuk mengirimkan pesan singkat kepada seseorang.


"Dasar *****, percuma saya bayar kalian mahal-mahal!!! Wanita tua itu masih hidup, dan saya mau besok pagi kalian mencari wanita tua itu dan segera menyingkirkan nya!!!!" isi pesan singkat yang di kirimkan Anggelina kepada orang suruhannya itu.


_


"Disaaaaa....." ucap Agung teman sekelas Disa.


"Eh Agung, ada apa??" jawab Disa kepada Agung.


"Oh iyah sa.. pulang sekolah aku boleh main ke tempat kerja kamu?" ucap Agung kepada Disa.


Disa pun tersenyum kepada Agung, "Sepertinya hari ini aku tidak masuk kerja Gung, ibu ku sedang dirawat di rumah sakit jadi aku harus menemani nya, aku tinggal ke kelas dulu yah." ucap Disa kepada Agung.


Disa pun segera pergi meninggalkan Agung dan berjalan menuju kelasnya. Setibanya Disa di kelas ternyata sudah ada Ayu yang menunggunya di dalam kelas.


"Saaa, kamu ga kenapa-kenapa kan? muka keliatan lesu" ucap Ayu yang langsung berlari menemui Disa.


"Engak Ay, aku ga Kenapa-kenapa" jawab Disa kepada Ayu, Disa pun segera duduk di kursinya sambil menundukkan kepalanya di atas meja, air mata Disa pun terus terjatuh ia tidak bisa menyembunyikan kesedihannya.


.


.


.

__ADS_1


Semoga kalian suka dengan cerita yang author buat, kalo kalian suka dengan cerita nya tolong di like dan komen yah 🤗🤗


Tunggu cerita selanjutnya jauh lebih seru ❤️


__ADS_2