Anak Genius CEO Tampan

Anak Genius CEO Tampan
Bab 39.1


__ADS_3

"Jadi ini yang namanya Felix", tanya Ayah Melinda yang membuat keduanya sedikit terkejut.


"Ah iya paman... nama saya Felix", jawabnya buru-buru dengan sopan.


"Berarti kamu kekasihnya Melinda ya...", tanya pria paruh itu lagi, membuat Melinda membulatkan matanya terkejut.


"Ayah...jangan bicara sembarangan...nanti Felix tidak nyaman mendengar nya...", elak Melinda buru-buru.


"Kan Ayah cuma bertanya...apa salahnya sih..."


"Tapi yah...",


"Maaf Paman...saya tidak ada hubungan apa-apa dengan Melinda...kami hanya sekedar berteman saja...", jelas Felix tegas, namun membuat Melinda menunduk bersedih.


"Bisa kita bicara berdua saja...", ujar Ayah Melinda tiba-tiba.


"Ayah...kenapa tiba-tiba mau bicara berdua saja dengan Felix...apa tidak bisa bicara disini saja...", sela Melinda penasaran.


"Kau jangan ikut campur...ini urusan laki-laki...", tolak Ayah Melinda tegas.


"oh tentu saja boleh Paman...mari kita bicara di sana saja...", jawab Felix sambil menunjuk ke sebuah bangku taman yang tidak jauh dari sana.


"oke"


Disisi lain


Aurora masih duduk tenang di ruangan rias tadi, namun kali ini Aurora sedang bersama Viola, perempuan sahabat mendiang Ibu Aprilio.

__ADS_1


"Jangan terlalu banyak minum...nanti kamu bisa bolak balik kamar mandi...", ujar perempuan paruh baya itu perhatian.


"Tapi aku gugup...jadi rasanya tenggorokan kering dan aku mau minum terus...", jelas Aurora.


"Di lawan...jangan di biasakan...nanti kau harus terbiasa dengan acara-acara seperti ini...entah itu pesta atau acara pertemuan lainnya...", jelas Melinda gugup.


"Saya tau Aunty...tapi kan ini hal baru untuk ku...jadi aku butuh waktu ..."


"Iya saya paham...perlahan saja", ujar Viola. "...memang semuanya tidak bisa langsung siap... semuanya pasti butuh proses...", lanjutnya


"Benar Aunty...saya tidak mengkhawatirkan masalah itu... karena Lio pasti akan membantu ku...", ujar Aurora yakin.


"Lalu apa yang membuat mu gugup..."


"Hari ini pernikahan saya...jika menghadiri pesta atau acara lain...saya sudah bisa mengendalikan diri...tapi pernikahan adalah sesuatu yang sakral...apalagi saya sendirian... tidak ada Keluarga yang mendampingi...", jelas Aurora sendu.


"Benar...saya sampai lupa akan hal itu... sepertinya saya kurang bersyukur dengan apa yang saya miliki saat ini... jadi kedepannya...saya akan lebih menghargai orang-orang yang ada di sekitar ku saat ini...", Viola mengangguk setuju dengan apa yang di ucapkan Aurora.


Back to Felix


"Jadi...apa yang ingin Paman bicarakan...", tanya Felix sopan pada pria di depannya.


"Kau itu orang yang peka atau tidak", pertanyaan itu membuat Felix kebingungan.


"Kenapa Paman menanyakan tentang itu"


"Tidak apa-apa...saya hanya ingin tau...kau menyadari perasaan Melinda atau tidak...."

__ADS_1


"ah masalah itu...", Felix menjeda ucapannya sejenak. "...kalau boleh jujur... sebenarnya saya sudah tau...tapi...-


"Tapi apa..."


"Saya masih belum bisa menerima perasaannya..."..


"Kenapa...apa kau sudah punya kekasih...", tanya Ayah Melinda.


"Oh tidak...hanya saja hati saya belum move on...bisa di bilang saya sedang patah hati...", jelas Felix dengan tertawa miris.


"Kalah begitu... kenapa tak coba membuka hati mu unuk anak ku..."


"tidak semudah itu Paman...saya takut nantinya malah menyakiti Melinda kalau ternyata saya masih belum bisa move on...dan tidak sepenuhnya mencintai nya..."


"Kalau begitu...jangan memberi harapan putri ku..."


"Itu dia Paman...saya sudah berusaha untuk bersikap sewajarnya..."


"Asal kau tau...Melinda itu rela meninggalkan pekerjaan yang dia cintai...hanya untuk dekat dengan mu...",


"itu Tidak mungkin...katanya dia-


"Gaji nya besar...itu bohong...sejak dulu...Melinda menyukai desain...dari kuliah hingga bekerja...dunia desain adalah cita-cita nya...namun tiba-tiba dia berubah ingin menjadi sekertaris... bukankah itu berarti...dia merasa menjadi sekertaris mu...lebih berharga dari dunia desainnya...", ujar Ayah Melinda.


**Bersambung


Anak Genius CEO Tampan

__ADS_1


written by Blue Dolphin**


__ADS_2