Anak Genius Dewa Kebersihan

Anak Genius Dewa Kebersihan
Rencana aditya


__ADS_3

“ Maaf pak! Tidak kah sebaiknya anda sekalian melanjutkan obrolan sambil makan siang, bapak tidak punya banyak waktu luang, masih ada jadwal meeting usai makan siang nanti, saya sudah memesan tempat di restoran xx, dan jika kalian tidak keberatan apakah saya bisa ikut bergabung? “ ucap madam liz yang berdiri di ambang pintu


“ tidak masalah madam, kebetulan ada yang ingin saya katakan pada kalian juga” ucap aditya


“ baiklah, ayo kita berangkat ” seru roby


Ketiga orang itu pun pergi ke restoran xx, madam liz memesan room privat dengan hidangan khas indonesia, tidak ada protes dari kedua pria itu, karena mereka pernah mencoba makanan indonesia dan menyukainya.


“ indonesia food” roby sangat bersemangat melihat makanan yang disajikan


“ wah... Madam liz, aku tidak tahu kalau kau juga suka makanan indonesia” ucap aditya yang ikut semangat melihat menu makan siangnya


“ Saja juga tidak tahu tuan” ucap madam liz


“ apa maksudnya madam tidak tahu? “ tanya roby yang sudah mulai mencicipi hidangannya


“ sudah sejak lama saya ingin mencoba makan makanan indonesia, tapi harganya terlampau mahal bagi saya, jadi sayang kalau beli sendiri” ucap madam liz, wanita paruh baya itu pun mulai mencicipi hidangannya.


Aditya dan roby saling melempar pandangan, kedua pria itu akhirnya tahu tujuan madam liz yang sebenarnya.

__ADS_1


Aditya memberikan satu potong daging rendang pada madam liz, dan roby mengambilkan banyak oreg tempe ke piring wanita itu, madam liz tampak menikmatinya dengan bahagia, sepertinya ia juga menyukainya.


Usai menghabiskan makan siang mereka, pelayan membereskan meja dan mulai menyajikan teh keraton khas indonesi, berbagai jenis camilan indonesia pun disajikan bersama.


“ jadi apa yang ingin kau bicarakan pada kami adi? “ tanya roby membuka obrolan yang serius


“ Aku berpikir untuk memindahkan kuburan iren ke indonesia, aku ingin minta bantuan kalian untuk itu” ucap aditya


“ itu bukan perkara yang sulit” ucap roby


“ tapi saya tidak mengerti pak, bantuan apa yang bapak inginkan dari saya?” tanya madam liz


“ sepertinya itu sulit pak, pekerjaan bapak akan semakin menumpuk jika bapak libur” ucap madam liz


“ ayolah madam liz” seru aditya dan roby mencoba membujuk


“ tapi sepertinya saya bisa berikan bapak kebebasan, itu pun jika bapak masih mau bekerja secara online minimal 5 jam dalam sehari, bagaimana? “ madam liz memberi penawaran


“ok! “ seru aditya dan roby kompak, entah kenapa roby ikut berseru dengan semangat yang sama.

__ADS_1


Roby pamit untuk mengurus semua persiapan, sementara aditya dan madam liz melanjutkan jadwal mereka, seperti apa yang madan liz katakan sebelumnya, aditya ada janji meeting di luar hari ini, dan ternyata meeting itu di persiapkan di restoran itu juga.


Madam liz memang selalu kompeten dalam urusan pekerjaan, wanita itu juga tegas tapi bukan berarti tidak bisa di ajak negosiasi sama sekali, tidak seperti yang aditya pikirkan sebelumnya, atau mungkin belum.


Saat pulang kerja, aditya mengajak maya dan arsena bicara, ia mengutarakan rencana untuk memindahkan kuburan iren ke indonesia, dan rencananya akan di mulai esok hari.


“ Apa? Kenapa kau melakukan itu aditya?” tanya maya yang terkejut mendengar rencana putranya itu,


“ nenek benar papi, aku tidak setuju, pokoknya jangan bongkar makam amihku, aku tidak mau! Tidak! Tidak! Tidak! “ ucap arsena menyuarakan isi hatinya dengan lentang


“ dengar ma, kau juga sena, ini semua adalah keinginan iren sendiri, iren pernah bilang, jika ia tiada, iren ingin di kubur di indonesia, karna itulah aku merencanakan ini” ucap aditya menjelaskan


“ tidak boleh papi, papi tidak boleh membongkar kuburan amih” ucap arsena kekeh


“ kenapa tidak boleh sena? “ tanya aditya, ia tak mengerti kenapa sang putra menentang keras rencananya.


‘ karna kalau papi membongkar makam itu, papi akan tahu kalau yang di kubur hannyalah boneka replika manusia, aku kan tidak mungkin mengatakan itu kan! ' gerutu arsena dalam hati


“ pokoknya tidak boleh papi! “ jawab arsena tegas

__ADS_1


' Astaga.... Masalah apa lagi sekarang? Lama-lama aku bisa jantungan kalau orang-orang di sekitarku terus saja membuatku berada dalam ketegangan' maya ikut meng gerutu dalam hati


__ADS_2