Anak Genius Dewa Kebersihan

Anak Genius Dewa Kebersihan
Pak eka mulai mengeluh


__ADS_3

“ kenapa harus indah orangnya ma? Iren tahu dia memang sangat suka uang, tapi kenapa dia harus berkhianat? “ ucap iren


Maya yang berusaha menenangkan iren mulai meneteskan air mata, ia tidak bisa menjawab pertanyaan itu, karna ia tahu bahwa kata-kata penghiburan darinya tidak akan bisa mengobati kekecewaan yang iren rasakan.


Arsena masuk untuk memeriksa keadaan di ruang kerja maya, ia mendekati nia dan menyeka air mata yang membanjiri pipinya itu.


“jika tidak ingin aku ikut campur, kakak cantik harus bisa tegar, karna terkadang hal seperti ini bisa saja terjadi, dan bukan tidak mungkin akan terjadi lagi” ucap arsena tegas,


Arsena sebenarnya tidak tega melihat amihnya menangis, namun anak itu tidak boleh memperlihatkan kelemahannya.


Nia mulai menarik nafas panjang, ia berusaha menenangkan dirinya, nia tak ingin arsena membantunya, ia ingin menghadapi pertarungan itu seorang diri.


Setelah kejadian itu, keanehan lain mulai terjadi, nyonya maya yang biasanya selalu sehat, kini terbaring lemah di atas tempat tidur, ia tidak merasakan sakit, tapi tubuhnya selalu terasa lemas seperti saat seseorang menahan kantuk, walau maya tidak merasa mengantuk sama sekali.


Karna itu, pak eka menegur shef ferdi, kepala pelayan itu bahkan melayangkan tuduhan pada shef yang sudah tidak muda lagi itu, berkat tuduhan itu shef ferdi menjadi sekutu pak eka, keduanya berusaha mengungkap alasan dari sakitnya nyonya maya.


Nia juga terus memperhatikan proses pembuatan makanan untuk nyonya maya, seperti sebuah keberuntungan, ia melihat pelayan yang diam-diam masuk ke dapur, ia membubuhkan sesuatu di mangkuk bubur untuk nyonya maya.


Dan saat itu juga, pelayan yang diketahui bernama ayu itu dibekuk oleh pak eka dan shef ferdi, mereka membawa ayu ke gudang kosong untuk di interogasi, dan nia hanya mengikuti mereka dari belakang.

__ADS_1


“ apa yang kau masukan ke dalam makanan buatanku?” tanya shef ferdi kesal, namanya jadi tercoreng karna ulah ayu.


“ racun bunga” jawab ayu dengan percaya diri


Satu tamparan mendarat sempurna di pipi ayu, tapi wanita itu tidak meringis, ia justru tersenyum.


“ percuma saja kalian menangkapku, nyonya maya akan mati beberapa hari lagi, siapa suruh wanita itu mengacaukan rencana nyonya naya” ucap ayu dengan percaya diri


Nia merampas botol itu, lalu berseru “ tangani dia” kemudian beranjak pergi


Ayu tersentak kaget saat mendengar ucapan nia, ia mengenal suara itu, bulu kuduknya merinding saat pelan itu menggumamkan satu nama “iren”


Ayu mulai memberontak setelah mengetahui bahwa nia adalah iren, tindakannya itu memancing kemarahan shaf ferdi, hingga membuat shef itu menampar keras pipi ayu, sampai membuat ayu terlempar jatuh ke lantai.


“ semua jadi kacau karna sudah berurusan dengan anjing gila itu” gumam pak eka


Pak eka lari masuk ke dalam rumah, ia mengambil selimut dan kantung sampah dari dalam, lalu kembali ke gudang itu.


Saat pak eka kembali masuk, shef ferdi terlihat tengah menjilat darah yang menempel di pisaunya, tubuh pelayan bernama ayu itu sudah terpotong menjadi tujuh bagian, debu yang menumpuk di gudang itu pun sudah basah oleh darah.

__ADS_1


“ ini adalah hukuman karna sudah mencoreng nama baik yang sudah kubangun dengan susah payah eka” ucap chef ferdi tanpa rasa bersalah.


Pak eka langsung membungkus tubuh chef ferdi dengan selimut, pria yang sudah tua itu bisa bernafas lega setelah melihat kedatangan tiga sekawan.


“ bereskan masalah ini” pinta pak eka


Ketiga sekawan itu mengangguk bersamaan, salah satu dari mereka memukul tengkuk shef ferdi sampai pingsan, lalu berseru “ pergilah, kami yang akan menyelesaikannya”


Pak eka menuruti ucapanya, dan masalah baru ada di hadapannya sesaat setelah pria tua itu memasuki rumah.


“ sudah ku duga, masalah ini akan sangat merepotkan, karna itu aku tidak mau terlibat, nasib-nasib, di usiaku yang sudah tua ini, bukakah seharusnya aku hidup dengan tenang” keluh pak eka seraya mengacak-ngacak rambutnya.


.


.


.


.

__ADS_1


Sabar pak eka, masa tenang akan segera tiba...


Tolong beri semangat pada pelayan tua itu reader's.... 🥺


__ADS_2