
" iren! bisa minta tolong" pinta lukas setelah ia menerima panggilan telpon dari seseorang.
" iya opa? Minta tolong apa?" tanya iren
" Tolong antar gaun ke lady mira, alamat sama nomer telpon penerimanya ada di sini" ucap lukas seraya menyerahkan selembar kertas note kecil.
Iren terkejut melihat alamat yang dituju, tapi karna lukas yang meminta tolong iren enggan untuk menolaknya.
Iren memberi tahu dea bahwa ia akan pergi mengantarkan gaun, ia meminta dea untuk menjaga butik hari ini, terlebih karna lukas juga akan meninggalkan tempat.
Dea tidak hanya mengangguk patuh, ia juga membantu iren menyiapkan gaun dan memasukannya ke dalam mobil, ia juga menyiapkan sedikit cemilan untuk iren nikmati dalam perjalanan.
" Maaf saya tidak bisa mengantar nyonya muda, nanti siang saya harus menjemput tuan muda di sekolah karna nyonya ada meeting" ucap sopir iren
" tidak apa pak, lagi pula tempatnya tidak terlalu jauh" ucap iren
Iren pun masuk ke dalam mobil, ia melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang, di tengah jalan tiba-tiba mobil iren mati karna kehabisan bensin, iren tidak mengerti kenapa hal itu bisa terjadi, padahal menurut sopir bensinnya baru saja ia isi penuh.
Iren beruntung karna ia bertemu dengan orang-orang yang baik, mereka membatu iren untuk meminggirkan mobilnya, sebagai ucapan terima kasih iren pun menelaktir secangkir kopi untuk mereka.
" Iren! Sedang apa di sini" tanya david yang tiba-tiba muncul entah dari mana
__ADS_1
" Ah... aku mau mengantarkan gaun tapi mobilnya kehabisan bensin, beruntung ada bapak-bapak baik seperti mereka, aku jadi sedikit terbantu, kau sendiri sedang apa di sini? " ujar iren menjelaskan
" aku mau ke resort kenangan untuk sebuah perkerjaan" ucap david
" kau mau mengantar gaun ke mana?" tanya david
" klo searah aku bisa antar" tawar david
" kebetulan aku juga mau ke resort kenangan, tapi jika aku ikut denganmu, apa tidak merepotkan? " ucap iren diiringi tanya
" aku malah senang jika bisa membantu teman" jawab david sambil tersenyum
Tanpa menaruh curiga iren pun ikut dengan david, ia memindahkan gaun dari mobilnya ke mobil david, tidak lupa ia membawa serta kunci mobil dan tas yang berisi barang berharga miliknya.
" hai ren! " sapa boby yang melihat iren lebih dulu
" loh boby, kau di sini? " tanya iren sedikit terkejut
" tuan muda juga di sini" ucap iren tambah terkejut
" kamu ngapain main jauh-jauh?" tanya aditya
__ADS_1
" aku ga main tuh, nich mau nganterin gaun buat ledy mira" ucap iren menjelaskan
Aditya menatap david yang berjalan mendekati iren, keduanya pun bertanya " dia siapa? " dengan kompak
" oh mas adi kenalin ini david, tadi mobil iren kehabisan bensin, dan kebetulan ketemu, karna searah juga jadi iren nebeng deh" ucap iren menjelaskan, baginya menjelaskan pada aditya jauh lebih penting dalam situasi ini
" terima kasih sudah mau direpotkan istri saya tuan david" ucap aditya seraya mengulurkan tangan
Davit menyambut tangan itu, meski ia tidak senang tapi ia berusaha untuk tetap tenang dan tersenyum.
Sebelum iren sempat bertanya dan berbincang dengan aditya, aditya terlebih dahulu di panggil oleh seseorang, ia jadi harus pergi meninggalkan iren untuk mengurus pekerjaannya.
" tuan aditya hendak mengambil alih resort ini, do'akan semoga semuanya lancar ya nyonya" ucap roby sebelum berlalu, satu pertanyaan iren terjawab berkat roby sang asisten.
.
.
.
Diantara lingkaran cinta yang rumit, david menjadi orang pertama yang mengetahui bahwa iren adalah istrinya aditya.
__ADS_1
Sebagai ucapan terima kasih, hari ini aku up 4 episode, jangan lupa like, komen, share, and vote -nya!
Nantikan terus kelanjutan ceritanya ya sobat pembaca... see you next time... 👋