
Aditya melihat jam tangannya, ini sudah menunjukkan pukul satu tapi dia belum makan siang, aditya pun memutuskan untuk pergi makan siang dulu, tidak jauh-jauh ia berniat untuk makan siang di restoran hotelnya, mengingat masih banyak pekerjaan yang menunggu untuk diselesaikan.
Saat keluar dari ruangannya, aditya melihat naya tengah mengusap perutnya sambil menunduk, ia pun menghampiri sekretarisnya itu.
"Ada apa naya? kau sakit? "tanya aditya dengan wajah datarnya
" Tidak tuan, saya hanya merasa lapar" sahut naya
"kau belum makan siang? "tanya aditya lagi
Naya hanya mengangguk, sebenarnya naya sengaja tidak makan siang karna tahu aditya juga belum makan siang, ia berharap bisa makan siang bersama pujaan hatinya itu, dan keinginanya tercapai, aditya mengajak naya untuk makan siang bersamanya.
Aditya dan naya pun turun menuju restoran hotel, setelah tiba disana, aditya tidak sengaja melihat irene saat tengah mencari tempat duduk yang kosong, kondisi restoran hotel itu memang selalu ramai.
Tanpa ragu aditya pun mendekati irene, ia memegang pundak irene. Iren yang terkejut dengan sentuhan itu pun mendongak untuk melihat siapa pemilik tangan mendarat di pundaknya.
" Sedang sedang apa tuan mudah di restoran, bukankah jam makan siang telah usai" ucap irene heran
Berbeda dengan iren yang heran melihat aditya, dea justru nampak senang, keinginanya untuk bertemu aditya terpenuhi, mereka benar-benar tidak sengaja bertemu.
__ADS_1
Dan ada juga yang berwajah masam, naya merasa kehadiran dua wanita itu akan menggagalkan rencana makan siang berdua dengan pujaan hatinya itu, naya tidak tahu kenapa penampilan iren berubah dan dia tidak penasaran akan hal itu.
"tentu saja untuk makan" jawab aditya singkat
Aditya kemudian menduduki bangku kosong di meja itu, ia menghiraukan dua wanita yang memujanya dan hanya fokus pada iren saja.
"Kau sendiri sedang apa disini ?" tanya aditya kemudian
" menunggu klien" ucap Iren singkat
Naya dan dea ingin masuk kedalam pembicaraan santai mereka, lebih tepatnya mereka juga ingin ngobrol dengan aditya, tapi mereka tahu aditya paling tidak suka jika ada yang tiba-tiba masuk ke dalam perbincangannya.
Ini adalah pertemuan pertama antara dea dan naya, keduanya memang sama-sama menyukai aditya, tapi keduanya sama-sama tidak saling mengenal, dan tidak pula saling mengetahui satu sama lain meskipun keduanya tinggal di kawasan apartemen yang sama, mengejutkan memang tapi begitulah kenyataannya.
Aditya mengangkat tangan berniat untuk memanggil pelayan, tapi seorang wanita tinggi nan cantik tiba-tiba muncul dihadapanya, wanita itu pun berjalan mendekati dirinya, aditya langsung membuang muka.
" Hai aditya, apa kabar?" sapa wanita cantik itu
" kenapa aku harus bertemu dengan wanita sepertimu" ujar aditya ketus
__ADS_1
Ketiga wanita yang tengah duduk bersamanya merasa terkejut mendengar hal itu, iren memegang tangan aditya lalu bertanya "Anda mengenalnya tuan muda?"
Naya terkejut melihat aditya yang tidak menepis tangan iren, yang naya tahu aditya sama sekali tidak suka disentuh oleh wanita, apalagi seingat naya, iren tidak lebih hanya sekedar pembantu aditya.
Lain halnya dengan dea, wanita itu justru semakin yakin bahwa iren adalah saudara dari pujaan hatinya, dan ia meneguhkan hati untuk mendapat simpati dari iren agar bisa lebih mudah dekat dengan aditya.
Aditya menarik tangan iren lalu berbisik " Hei nyonya muda! Tidakkah kau berpikir harus mengubah panggilan mu, dan wanita itu adalah ike, seorang top model, masa kau tidak mengenalnya?"
Iren menghela nafas kasar, ia memperhatikan kursi di mejanya yang sudah terisi penuh, tidak ada tempat untuk ike dan asistennya duduk di sana, ia juga tidak bisa mempermalukan aditya dengan mengusirnya, iren pun memutuskan untuk duduk di meja lain.
Iren bangkit dari duduknya, kemudian mempersilahkan ike untuk duduk di meja sebelah yang kebetulan kosong, dea ikut duduk bersama tanpa disuruh, meskipun ia tidak rela meninggalkan aditya duduk berduaan dengan wanita lain.
Ada juga naya yang merasa menang, karna pada akhirnya ia bisa berduaan dengan pujaan hatinya.
Hidup ini memang rumit, begitupun dengan kisah cinta...
Salam dari author ...
Jangan lupa like ya!
__ADS_1
Setahuku like itu gratis, komen juga tidak ada yang melarang, jadi kalian tidak akan rugi jika memberikan keduanya... hehehe😁