Anak Genius Dewa Kebersihan

Anak Genius Dewa Kebersihan
Sepenggal cerita dari sudut pandang Roby


__ADS_3

Roby yang sudah menikah kini tengah asik menikmati waktu bulan madunya, ia sudah menggauli istrinya berkali-kali, pria itu juga jadi kecanduan oleh tubuh istrinya sama seperti aditya.


Di tengah penyatuan yang entah untuk ke berapa kalinya itu, suara dering ponsel menyurutkan hasrat yang hampir membuncah, ia yang hendak mencapai pelepasan sampai kesal karena suara ponsel yang tidak berhenti, padahal ia yakin sudah mengalihkan ponselnya ke mode silent.


" Angkat saja dulu sayang, mana tahu penting" ucap maria dengan lembut


Roby mendengus kesal, ia bahkan sampai meraih ponsel dengan kasar.


" pantas saja terus berdering, ternyata si nina yang telepon, awas saja kalau tidak penting" gerutu roby


Roby: hmmm... Katakan cepat aku sedang sibuk


Imas: Pak roby kemana si sampai sulit dihubungi


Roby melihat layar ponselnya setelah mendengar suara imas, ia memastikan bahwa nina yang menghubungi, jadi bingung karena imas yang bicara


Naya: Pak roby! Maaf mengganggu waktu bapak, tapi ini penting


Imas: biar aku yang bicara nay, pak roby ini tentang pak adit dan bu iren


Roby: serahkan ponselnya pada nina, biar dia yang jelaskan


Imas: pak roby ga mau bicara sama imas


Roby: ga usah bawel imas, berikan atau saya matikan

__ADS_1


Imas: iya! iya! bu nina pak roby ingin bicara, pria itu saat tidak ada pun tetap seram seperti monster


Roby: saya denger apa yang kamu katakan imas, tutup mulutmu jika tidak inggin dapat surat peringatan.


Nina : hallo pak roby! Ini nina


Roby: Saya tahu! Cepat jelaskan


Nina : jadi begini pak, selama ibu iren bekerja beberapa karyawan sering melihatnya di sakiti secara fisik oleh pak adit, dan bahkan


Roby: cukup nina, sepertinya masalah ini tidak bisa dibicarakan lewat telepon, nanti saya vidio call


Roby memutuskan sambungan telepon dan bergegas meraih celananya, ia duduk di sofa sambil mengaktifkan laptop yang sengaja ia matikan, roby mendapati banyaknya panggilan vidio yang masuk dari nina.


Roby menghubungi nina kembali lewat panggilan vidio di laptopnya, maria yang sudah memakai pakaian lengkap menutupi tubuh polos suaminya dengan kerudung pasmina hitam miliknya, wanita itu tidak rela tubuh suaminya di nikmati wanita lain.


Roby menatap heran pada layar laptopnya yang menampakan beberapa karyawan yang berkumpul dan tengah menatapnya.


Nina menjelaskan kembali apa yang terjadi, tapi roby malah terlihat mendengus kesal, pria itu bahkan sampai meraih kasar vas bunga di atas meja lalu melemparnya sampai pecah.


Roby: yang benar saja! Kalian menggangguku untuk masalah konyol begini, pak adit tidak akan pernah menyakiti iren, jika kalian mendengar iren berteriak kesakitan, itu berarti aditya sedang menyetubuhi istrinya, emangnya si naya ga kasih tau kalau iren adalah istri bos, si arif dari bagian keuangan juga kan tahu, memangnya dia ga bilang, walau gosip di larang di kantor aku yakin kalian pasti akan melanggarnya.


Usai bicara panjang lembar roby mengakhiri panggilan itu, karna kesal ia bahkan menutup laptop dengan kasar.


" si dewa kebersihan yang sudah bucin itu mana mungkin menyakiti istrinya, aku yakin si bucin itu pasti bercinta di kantor, awas aja kalau kerjaan menumpuk pas besok aku masuk" keluh roby kesal

__ADS_1


"ahhhh....." roby menggaruk kepalanya, ia merasa prustasi memikirkan banyaknya pekerjaan yang jadi terbengkalai karna ulah aditya yang sudah jadi bucin.


" Sudah marahnya? " tanya maria dengan lembut,


Maria mendekati roby lalu mendudukkan diri diatas pangkuannya, ia membelai wajah sang suami lalu mencium bibir suaminya dengan lembut.


" lanjut sayang! " ucap roby, ia bangkit seraya menggendong sang istri bak seorang raja yang menggendong permaisurinya, amarahnya yang menggebu berubah menjadi semangat untuk kembali bercinta.


.


.


.


.


Sekarang semua orang sudah tahu bahwa iren adalah istri bos mereka, apa yang akan terjadi selanjutnya?


Nantikan terus ceritanya....


Dengan ini 4 bab sudah up ya!


Author ga pernah bosen untuk berterima kasih atas dukungan kalian, baik yang berupa like, hadian, vote, maupun komen.


Jangan pernah lelah untuk terus dukung author ya reader, see you next time... πŸ‘‹

__ADS_1


Salam dari author... β—Œβ‘…βƒβ—β™‘β‹†β™‘β„’β„΄Ρ΅β„―π“¨π“Έπ“Ύβ™‘β‹†β™‘β—β‘…βƒβ—Œ


__ADS_2