
"Tapi kebenaranya adalah, kau tidak punya keberanian untuk memakai harta peninggalan suamimu itu kan! " ucap iren
"hmm" gumam ria sambil tersenyum
" kenapa kau memberitahukan semuanya padaku? " tanya iren tak mengerti
" kita memang hanya orang asing yang tidak sengaja bertemu di pinggir jalan, tapi aku tidak bisa berpura-pura tidak mengenali david, saat aku memperhatikan cara mu menatapnya, saat itulah aku melihat ada sedikit cinta di matamu untuknya, kau mungkin tidak akan mempercayainya, tapi aku menceritakan segalanya tentang david dengan maksud yang baik, aku sungguh-sungguh berharap monster itu kembali menjadi manusia, dan sejauh yang aku tahu, seseorang hanya akan berubah karna cinta" ucap ria tulus
"black stain"
Iren merasa tidak asing saat menggumamkan nama itu, ia kemudian teringat pada seseorang yang bernama lion, pria yang pernah menemui iren, dan meminta izin agar arsena bisa bergabung ke dalam organisasinya, jika iren tidak salah ingat, nama organisasi itu juga black stain.
Iren meminjam ponsel ria untuk menghubungi arsena, setelah panggilannya terhubung iren menceritakan segalanya pada sang putra dan arsena mendengarkan semua cerita itu dengan serius.
" sena sayang! Tolong bantu ayahmu untuk menjaga data-data penting candra hotel, laptop mu amih simpan di brangkas, kata sandinya adalah kau" ucap iren sesaat setelah iren selesai menceritakan segalanya.
" baiklah amih, ini sudah larut, sebaiknya amih kembali ke resort dan beristirahat, papi akan cemas jika tahu amih tidak ada disana" ucap arsena kemudian mematikan sambungan teleponnya.
Tanpa iren ketahui, di resort david tengah mencarinya kesana kemari, ia sangat kesal karna mengetahui iren pergi dari kamar tanpa memberitahunya.
__ADS_1
David yang menyerah karna tak kunjung menemukan iren pun akhirnya menghubungi lion, ia hendak melampiaskan amarahnya dengan menghancurkan aditya.
" Lion! dapatkan semua data tentang candra hotel" ucapnya setelah panggilan terhubung, namun ia kemudian langsung mematikan ponsel setelah memberikan perintah itu.
Candra hotel berada di bawah kepemimpinan maya, yang dikelola oleh aditya secara penuh, dan arsena mengetahui hal itu, karenanya sejak awal ia sudah memperkuat keamanan sistem data candra hotel, jadi tidak perlu ada yang di khawatirkan.
Arsena baru akan kembali tidur, sampai sebuah panggilan kembali masuk, memaksanya untuk terjaga.
" ada apa paman? " tanya arsena dengan malas saat sambungan telepon itu terhubung
" guru! bantu aku untuk meretas sistim keamanan hotel candra, aku sudah mencobanya berulang kali, entah kenapa setiap kali aku mengunduh data, unduhan nya selalu saja gagal di menit terakhir, karna itu aku mohon bantuannya guru" ucap lion dari sebrang telepon
" iya guru! Bagaimana guru bisa mengetahui hal itu? "
Bukannya menjawab, arsena justru kembali mengajukan pertanyaan " apa isi email -nya? "
" Akan aku bacakan, Maaf anda kurang beruntung, silahkan coba beberapa saat lagi, ada tanda berupa huruf A2L di bawah kalimat itu guru" ucap lion menjelaskan
" A2L adalah inisial namaku paman, candra hotel dilindungi oleh sistim keamanan yang ku ciptakan, aku sarankan sebaiknya paman menyerah saja" ucap arsena dengan penuh percaya diri
__ADS_1
Arsena mematikan sambungan telepon itu sebelum lion mengajukan banyak pertanyaan. Tindakannya itu bahkan sampai ke telinga david, ia sampai melempar semua barang yang ada di dekatnya untuk melampiaskan amarahnya.
" kurang ajar, siapa sebenarnya aditya itu? bahkan sampai orang yang di panggil guru oleh lion pun ikut melindunginya, tidak bisa kubiarkan, aku memang tidak bisa menghancurkannya, tapi aku tidak akan melepaskan iren, wanita itu adalah milikku" ucap david dengan berapi-api.
.
.
.
.
Iren memang tidak serta merta menelan mentah-mentah semua informasi yang ia dapatkan, tapi...
Tak ada yang tahu...
Tak ada yang menduga...
Cerita mengenai kehidupan seorang anggota CBI bernama ria itu menjadi titik balik bagi seorang irenia lake, kisah sedih itu tidak hanya membuka mata iren, tapi juga membuatnya memikirkan ulang segalanya.
__ADS_1
Salam sayang 💕 dari author...