Ayu Sang Penakluk

Ayu Sang Penakluk
#Ayu Diculik


__ADS_3

     Ayu masuk ke dalam kamar hotel untuk berganti baju. Dia di bantu oleh beberapa karyawan dari pihak Wedding Organizer. Setelah berganti gaun pesta pengantin, make up pun disempurnakan lagi. Agar Ayu terlihat lebih fresh.


     Tiba-tiba ruangan itu dipenuhi oleh asap. Ayu yang merasakan akan ada sesuatu yang tidak beres langsung menghubungi Leo. Namun, panggilan dia tidak di angkat.


"Ayolah, Kak. Aku mohon angkat teleponnya!" Gumam Ayu sambil menutupi hidungnya. Beberapa detik kemudian Ayu pun tidak sadarkan diri seperti orang-orang yang ada di sana.


     Pintu kamar tempat Ayu berganti pakaian terbuka dan ada beberapa orang yang masuk ke sana. Mereka memasukan Ayu ke dalam sebuah kontainer yang berukuran besar.


"Bos, target sudah di amankan!" Lapor salah seorang dari mereka melalui earphone.


[Bagus. Bawa dia pergi secepatnya! Jangan sampai ada yang melihat kalian.]


"Tenang, Bos. Kamera cctv sudah berhasil di rentas saat ini," lanjutnya lagi sambil mendorong troli yang diatasnya terdapat kontainer yang berisi Ayu.


***


     Aprilio berjalan di taman seorang diri. Entah kenapa dia merasa sangat kesal saat mendengar percakapan Juli bersama teman-teman se-gank di kampusnya.

__ADS_1


"Kenapa duduk di sini sendirian? Kamu suka sekali menyendiri, ya?" Juli yang berada di belakang tiba-tiba bertanya.


     Aprilio yang dikejutkan oleh kedatangan Juli. Dia pura-pura tidak peduli padanya dan membiarkan gadis duduk di sampingnya tanpa membalas ucapannya.


     Keduanya sama-sama diam. Mereka menikmati waktu duduk berdua meski tidak ada pembicaraan di antara mereka. Juli sesekali melirik ke arah Aprilio.


'Aku tunggu sampai lima menit kalau dia tidak mengajak aku bicara, maka akan aku tinggalkan,' batin Juli.


     Meski sudah lebih dari lima menit dari waktu yang diberikan oleh Juli. Nyatanya dia masih diam saja di sana tidak pergi.


'Aku menyerah! Sulit sekali mengambil hati seseorang yang hatinya sudah di berikan pada orang lain.' Juli pun beranjak dari duduknya.


'Aku menyerah!' Juli berkata dalam hati.


     Tanpa bicara sepatah kata gadis itu pun pergi meninggalkan pria yang sejak tadi diam karena sedang menata hatinya. Pemuda itu menyangka kalau si gadis hanya berdiri dan berjalan di sekitar sana saja. Namun, saat dia membalikan kepala dan matanya beredar kesana-kemari, ternyata sosok gadis itu sudah tidak ada.


"Dia sudah pergi," gumamnya.

__ADS_1


     Tidak ada keinginan dia untuk beranjak dari sana atau menyusul gadis yang tadi duduk di sampingnya. Dia malah menatap langit malam yang belakangan menjadi hobinya di saat menginginkan hatinya tenang dan senang.


***


     Leo merasa kalau Ayu ganti baju terlalu lama. Maka, dia pun pergi mendatangi kamar tempat Ayu berganti gaun pengantin.


     Saat Leo membuka pintu kamar Ayu, betapa terkejutnya dia melihat para kerja Wedding Organizer dalam keadaan tidak sadarkan diri. Leo mencari keberadaan istrinya di seluruh kamar itu. Namun, hasilnya nihil. Ayu tidak ada di sana.


"Hai, kalian sadarlah! Apa yang sudah terjadi di sini?" Leo mencoba membangunkan mereka.


"Ayu, kamu di mana sekarang?" gumam Leo sambil mencoba menelepon Papanya lewat telepon kamar hotel.


"Halo, Papa. Ayu menghilang!" Leo memberi tahu Virgo ketika sambungan teleponnya baru saja tersambung.


"Apa? Bagaimana bisa itu terjadi?" Virgo sangat terkejut mendengar kabar itu.


***

__ADS_1


Bagaimana kisah mereka selanjutnya? Tunggu kelanjutannya ya! Jangan lupa untuk selalu klik like, komentar, favorit, hadiah dan Vote-nya juga. Dukung aku terus. Terima kasih.


__ADS_2