Ayu Sang Penakluk

Ayu Sang Penakluk
#Khayalan Tingkat Dewa


__ADS_3

     Sesuai rencana bersama teman-temannya. Leo pun memutuskan untuk sementara waktu tinggal bersama orang tuanya. Ayu juga menurut apa kata Leo, tanpa banyak tanya.


     Rencana Leo untuk tidak di kediaman Esteban di sambut gembira oleh Oma Scorpio dan Canser. Suasana rumah itu akan semakin ramai oleh kehadiran pasangan muda itu.


     Leo dan Virgo sedang berada di ruang kerja. Hari ini Leo sengaja tidak masuk kerja di perusahaan mertuanya. Dia belum memberi tahu tentang kepindahan mereka ke kediaman Esteban kepada keluarga Ayu. Dia mau mendiskusikan dulu masalah ini dengan Papanya.


"Kenapa kamu baru bicara masalah ini pada Papa, hari ini?" tanya Virgo setelah melihat foto-foto Leo dan Ayu kiriman dari nomor tak dikenal. Apalagi nomor itu tidak bisa dihubungi dan dilacak.


"Awalnya Leo pikir itu cuma orang iseng. Tapi, setelah aku bicara dengan yang lainnya. Mereka meminta Leo untuk waspada. Apalagi Ayu kini sedang mengandung keturunan Jaya dan Esteban," jawab Leo.


"Akan Papa siapkan pengawal untuk kamu dan Ayu. Agar ada yang menjaga kalian," ujar Virgo.


"Apa nanti malam aku harus mendatangi pesta yang di gelar di kediaman Ericsson?" tanya Leo.


     Virgo terdiam sejenak. Lalu dia berkata, "Datanglah. Tapi kamu jangan berpisah satu sama lain dengan teman-temanmu itu. Kalian harus saling menjaga. Karena ini adalah kesempatan untuk mencari bukti. Ada ban mobil dengan motif aneh di dekat daerah vila. Juga jejak itu di temukan di bahu jalan dekat samping tanah berlumpur bekas hujan. Kalau kita bisa menemukan motif mobil itu di antara koleksi mobil milik keluarga Ericsson, maka akan ada jalan untuk mengusut kasus Gemini," papar Virgo yang membuat Leo tercengang.

__ADS_1


"Aku baru dengar akan bukti ada jejak ban mobil di vila dan bahu jalan itu," ujar Leo.


"Itu sengaja kita sembunyikan bukti penting itu.


***


     Leo pun menghadiri pesta itu tanpa di temani oleh Ayu. Mertua dan Oma Pio tidak mengizinkan menantu mereka untuk menghadiri acara itu. Apalagi dengan adanya kasus penguntit itu.


"Kakak hati-hati di sana, ya! Jangan minum apapun dan jangan makan apapun yang ditawarkan di sana!" peringatan dari Ayu.


"Bisa saja nanti Kakak di jebak oleh seseorang. Lalu Kakak tidur dengan wanita lain. Terjadi skandal yang mengguncang dunia bisnis, dan berita-berita gosip. Nanti si wanita hamil minta pertanggungjawaban kepada Kak Leo. Aku nggak mau berbagi suami dengan wanita lain!" Ayu berimajinasi yang membuat Leo tercengang.


"Baby, khayalan kamu tingkat dewa, deh. Aku bahkan nggak kesampaian mikir kayak begitu," ucap Leo menahan tawanya.


"Eits, jangan menganggap remeh insting seorang wanita! Biasanya perasaan istri itu lebih peka dibandingkan dengan laki-laki. Suami selingkuh lebih cepat ketahuan dibandingkan dengan istri yang selingkuh," ujar Ayu dengan nada menyindir.

__ADS_1


     Leo merasa merinding. Apalagi tatapan Ayu berubah menjadi tajam. Dia mana mungkin akan selingkuh dari istrinya yang jago berkelahi. Nanti bisa-bisa dia akan disunat lagi sama Ayu.


"Aku mana mungkin selingkuh dari kamu, Sayangku ... Cintaku!" rayu Leo sambil tersenyum tampan.


"Awas saja kalau berani selingkuh. Tapi, justru yang aku khawatirkan adalah para wanita di luar sana yang suka menggoda suami orang. Para wanita gatal yang haus akan garukan para lelaki hidung belang," pungkas Ayu.


"Percayalah, kalau aku ini akan selalu setia kepadamu! Kalau sampai hal yang kamu katakan tadi, maka percayalah berarti saat itu aku di jebak," ucap Leo sambil menggenggam tangan Ayu.


"Makanya, Kakak harus hati-hati!"


"Iya. Baiklah aku tidak akan minum atau makan apapun di sana," janji Leo.


Leo dan Ayu pun berpelukan sebelum mereka berpisah. Satu ciuman di berikan Ayu untuk suaminya. Keduanya tersenyum bahagia.


***

__ADS_1


Bagaimana kisah mereka selanjutnya? Tunggu kelanjutannya ya! Jangan lupa untuk selalu klik like, komentar, favorit, hadiah, dan Vote-nya juga ya. Dukung aku terus. Terima kasih.


__ADS_2