Ayu Sang Penakluk

Ayu Sang Penakluk
#Jaga Dia Baik-baik


__ADS_3

     Aprilio mendekati brankar di mana Ayu sedang tidur sambil memegang tangan Leo. Seakan takut kekasihnya itu pergi meninggalkan dia lagi. Leo juga membelai kepala Ayu dengan lembut dan hati-hati.


"Apa, Ayu baru tidur?" tanya Aprilio dengan suaranya yang sangat rendah seakan berbisik.


"Ya. Dia baru minum obat dan langsung tidur lagi," jawab Leo sambil melihat ke arah mantan tunangan kekasihnya.


"Terima kasih, sudah mau merelakan Ayu untukku," lanjut Leo di iringi senyuman tipis.


"Aku melakukan ini demi Ayu. Salah satu orang yang berarti dalam hidupku. Jadi, jaga dia baik-baik. Jangan sampai kamu menyakitinya, mau hati atau pun fisik. Karena aku pasti akan menuntut kepadamu," ujar Aprilio.


"Kamu bisa pastikan itu sendiri. Jika, aku menyakiti hati dan fisik Ayu, maka aku siap menerima ganjaran dari kamu," balas Leo dan mendapat anggukan dari Aprilio.


***


     Libra dan September sedang makan malam romantis. Semenjak mereka bertunangan, Libra berjuang dengan sungguh-sungguh segenap hati dan jiwanya agar September luluh padanya. Waktu demi waktu, sikap September pada Libra mulai melunak. Apalagi setelah mereka menikah, September sudah membuka hati untuk suaminya.


     Perbuatan dan kata-kata yang sering di ucapkan oleh Libra, sering membuat September senang dan tersipu malu. Apalagi dengan keahlian merayu Libra yang dijuluki sang Casanova, membuat dia benar-benar selalu terjerat akan pesonanya, dan membuatnya pasrah tidak bisa menolak saat memadu kasih.


     Kepolosan dan sifat galak September yang membuat Libra jatuh cinta padanya. Kata-kata yang kadang tajam dan kejam yang dilontarkan padanya, malah membuat dia penasaran. Apalagi, September itu mudah dia bohongi dan dijahili. Namun, dari semua yang ada pada diri September yang paling di sukai Libra adalah kebaikan hati dan rasa setia yang selalu membuatnya terpesona, meski ngomelnya jangan ditanya tahan berapa lama di bicara. Harus dengan mencium bibirnya baru bisa diam.


"Sayang, makan yang banyak, ya. Biar bayinya sehat," ucap Libra sambil memasukan satu potong daging ke mulut September.

__ADS_1


"Kalau banyak makan, nanti aku gendut. Belum lagi nanti perutku akan buncit karena kehamilan ini," ujar September dengan mengerutkan keningnya.


"Aku tidak peduli kamu mau gendut juga, yang penting kamu dan bayi kita sehat," balas Libra.


"Oh, iya. Ngomong-ngomong aku jadi ingat sama Ayu dan Aprilio. Apa mereka baik-baik saja? Kenapa mereka tidak datang ke pernikahan kita,ya?" September bicara disela acara makannya.


"Besok kita akan cari tahu kabar mereka," tukas Libra.


***


     Pagi harinya Libra mendapat kabar tentang Ayu. Namun, dia tidak mau membuat istrinya sedih saat mendapat kabar berita ini.


"Sayang, apa kamu mau bertemu dengan Ayu?" tanya Libra sambil membelai punggung September.


"Semoga saja kamu nggak marah sama aku," gumam Libra.


***


     Pasangan pengantin baru yang kemarin membuat berita heboh karena kasus penculikan itu, kini sedang berjalan menelusuri koridor rumah sakit. September mencak-mencak kepada Libra, saat tahu kondisi Ayu yang koma saat hari pernikahan mereka.


"Ayu!" Begitu September membuka pintu kamar inap tempat Ayu mendapatkan perawatan.

__ADS_1


"Hai, September!" pekik Ayu senang. Keduanya saling berpelukan sambil menangis.


"Bagaimana keadaan kamu sekarang? Kenapa kamu bisa koma? Maaf aku baru tahu keadaan kamu hari ini," kata September masih memeluk Ayu.


"Aku sekarang lebih baik. Kalau koma, aku juga tidak tahu. Hanya saja aku saat itu rasanya ingin tidur dan bermimpi selalu bersama Kak Leo, sehingga tidak mau kembali ke dunia nyata ini," ujar Ayu sambil tersenyum tersipu malu karena ada kedua orang tua dan calon mertua juga kekasihnya di sana.


"Jadi, beneran kalau pertunangan kamu dan April telah berakhir?" tanya September sambil melepaskan pelukannya.


"Iya." Ayu menganggukkan kepalanya berkali-kali.


"Tahu begini, dulu aku rekomendasikan saja April sebagai calon suamiku saat Papa meminta aku untuk cepat menikah," ucap September seperti penuh penyesalan.


"Sayang ..., ingat kita sudah menikah sekarang!" Libra mencium rakus bibir istrinya. Tidak peduli di depan banyak orang.


"Baby, kita sebaiknya cepat-cepat menikah!" pinta Leo sambil berbisik kepada Ayu.


"Bukannya bulan depan kita akan menikah," ucap Ayu sambil menolehkan kepalanya ke arah sang pujaan hati.


"Kalau bisa, besok saja kita menikahnya," kata Leo dengan wajah yang memelas agar calon istrinya luluh dan mendukung keinginannya.


***

__ADS_1


Bagaimana nasib percintaan Aries dan Aprilio? Akan kah mereka mendapatkan pasangan sejati?


Tunggu kelanjutannya ya! Jangan lupa untuk selalu klik like, favorit, hadiah dan Vote-nya juga. Dukung aku terus. Terima kasih.


__ADS_2