Ayu Sang Penakluk

Ayu Sang Penakluk
#Mie Ayam


__ADS_3

      Lagi-lagi Ayu bikin semua orang. Setelah dulu perutnya sakit karena dehidrasi. Kali ini dia kelaparan. Baik Leo ataupun Virgo hanya bisa menahan tawa mereka setelah Dokter Kandungan itu memberikan beberapa roti dengan teh hangat. Ayu bilang ingin makan mie.


     Meina dan Agustus pun datang dengan tergopoh-gopoh ke rumah sakit. Keduanya panik saat mendengar kalau putri mereka mau melahirkan.


"Bagaimana Ayu sekarang? Bayinya sudah lahir?" tanya Agustus saat bertemu dengan Virgo di lorong rumah sakit.


"Kedua bayinya sehat 'kan?" Kali ini Meina yang bertanya.


     Mendengar pertanyaan kedua besannya itu membuat Virgo tertawa terkekeh. Tawa yang sejak tadi dia tahan akhirnya bisa lepas juga.


"Tidak ada bayi. Ayu belum melahirkan!" jawab Virgo dengan menahan tawanya.


"Apa?" 


"Bagaimana bisa?"


     Meina dan Agustus masih tidak percaya dengan ucapan Virgo. 


"Ayu itu sakit perut karena kelaparan. Padahal tadi dia sudah makan malam," jawab Virgo lagi karena masih terlihat jelas keraguan di wajah keduanya.


"Jadi karena kelaparan dia sampai membuat semua orang panik!" Meina tidak percaya akan kelakuan putrinya itu.


"Apa napsu makan Ayu begitu besar?" gumam Agustus.


"Sebaiknya kalian lihat Ayu dulu. Aku disuruh Leo untuk beli mie ayam karena Ayu ingin makan ini sekarang," lanjut Virgo.

__ADS_1


***


     Canser dan Scorpio pun langsung datang ke rumah sakit, begitu Kepala Pelayan memberi tahu kalau Ayu di bawa oleh Leo. Menantu keluarga Esteban mau melahirkan katanya.


"Ruangan Ayu ada di mana?"


"Aduh, Oma. Kenapa kita tidak tanya tadi pas lewat bagian resepsionis!"


"Mana Oma tahu. Sana telepon suami kamu! Tanyakan ruangan Ayu ada di mana?"


     Cancer pun menghubungi Virgo, tetapi tidak di angkat. Kebetulan ada dua orang perawat yang lewat di sana. Mereka pun menanyakan ruangan Ayu di rawat.


***


     Langkah kedua wanita beda generasi itu terlihat tergesa-gesa. Mereka pun masuk ke ruangan tempat Ayu berada sekarang.


     Mendengar perkataan besannya itu, Meina malah tertawa geli. Putrinya itu lagi-lagi sudah sukses membuat panik semua orang. 


"Ma, Ayu belum melahirkan," jawab Ayu lemah karena merasa malu.


"A–Apa? Bagaimana bisa? Bu–Bukannya kamu tadi mau me–melahirkan?" tanya Canser tergagap sambil menatap menantu kesayangannya itu.


"I–Itu ...." Ayu melirik ke arah Leo berharap suaminya itu memberitahu kejadian yang sebenarnya karena dia merasa sangat malu.


"Ayu hanya kelaparan, Ma," jawab Leo.

__ADS_1


"Apa?" Suara Canser dan Scorpio melengking secara bersamaan. Kedua sangat terkejut mendengar itu.


     Ayu hanya menganggukkan kepalanya kemudian menunduk. Dia sudah tidak punya muka lagi untuk melihat semua orang. Sudah dua kali dia membuat panik semua orang yang menyayanginya. Mereka sudah mengira kalau dirinya mau melahirkan. Padahal hanya kesalahan teknis saja.


     Untuk menutupi rasa malunya Ayu menyembunyikan wajahnya di dada Leo. Agar suaminya itu bisa membantunya mengatasi rasa malunya yang teramat sangat.


"Ayu, ini Papa sudah belikan mie ayam sesuai keinginan si Kembar." Tiba-tiba Virgo masuk ke dalam ruangan itu.


     Semua orang mengalihkan perhatiannya kepada Virgo yang datang sambil membawa empat kotak makanan yang berisi mie ayam. Bahkan wanginya langsung memenuhi ruangan itu.


    Ayu yang bisa mencium wangi dari makanan favoritnya membuat perut dia berbunyi keras. Sehingga orang-orang yang ada di sana tertawa terkekeh.


"Sudah-sudah kasihan Ayu ingin makan mie ayam. Kalian jangan ganggu," ucap Virgo kemudian menyerahkan kantong keresek itu kepada Leo.


     Sementara Ayu menghabiskan makanannya sambil disuapi oleh Leo. Para orang tua duduk di sofa sambil berbincang.


"Jangan berpikir kalau Ayu tidak dikasih makan oleh kita, ya!" ujar Canser mengingatkan kedua besannya saat melihat Ayu makan mie ayam kotak ke tiga.


"Kalau melihat selera makannya seperti itu. Mana mungkin kami berpikir kalian membiarkan Ayu kelaparan dan membiarkannya bermain." Agustus menahan tawanya atas kelakuan putrinya itu.


"Jadi malam ini kita akan menginap di sini? tanya Canser.


"Iya." Mereka semua kompak menjawab.


***

__ADS_1


Bagaimana kisah mereka selanjutnya? Tunggu kelanjutannya ya! Jangan lupa untuk selalu klik like, komentar, favorit, hadiah, dan Vote-nya juga ya. Dukung aku terus. Terima kasih.


__ADS_2