
Keluarga Esteban dan keluarga Jaya menyambut gembira kabar kehamilan Ayu. Mereka sangat senang saat tahu kalau Ayu sedang mengandung anak kembar. Sehingga dua keluarga itu akan langsung mendapatkan pewaris keluarga selanjutnya.
"Baby, kita akan menetap di sini sampai masa liburan kamu selesai. Agar kondisi kandungan kamu juga sudah semakin kuat," jelas Leo kepada istrinya.
"Iya, Kak. Mau di mana pun asalkan bersama kamu, aku akan ikut." Ayu memulai rayuan gombalnya.
Leo yang semakin cinta tambah gemes kepada istrinya itu. Di ciuminya wajah Ayu dan si ibu hamil itu menikmati perlakuan suaminya.
"Semakin cinta sama kamu," bisik Leo.
"Sini ponsel milik aku, Kak!" pinta Ayu.
"Untuk apa?" tanya Leo sambil menyerahkan handphone yang tadi di simpan di atas meja.
"Aku mau berbagi kebahagiaan kita sama September dan Juli. Kemarin-kemarin dia posting hasil USG dan membanggakan keperkasaan suaminya yang sudah berhasil membuatnya hamil. Aku juga mau pamer! Apalagi bayi aku ada dua." Ayu langsung membagikan foto hasil USG dan menulis keterangan, 'Mama dan Papa tidak sabar menanti kelahiran kalian berdua ke dunia ini', tidak lupa hastag anak kembar, dua bayi, ibu hamil. Semua Ayu pasang.
"Yap, ini sudah beres. Tinggal satu lagi." Ayu memilih foto-foto saat makan malam romantis kemarin. Dia tidak mau kalah sama Julia yang pamer kemesraan saat dilamar oleh Aprilio.
"Baby, apa-apa sih. Kenapa kamu membalas status mereka. Seakan kamu iri dengan mereka," kata Leo.
__ADS_1
Ayu langsung memasang wajah sedih dan terluka karena di ceramahi oleh suaminya. Matanya berkaca-kaca dan bibir merah itu mulai bergetar. Melihat istrinya hendak menangis. Leo buru-buru meralat ucapannya.
"Baby, maksud aku bukan begitu. Hanya saja aku tidak mau memperlihatkan wajah cantik kamu kepada orang lain. Karena malam itu kamu terlihat sangat ... sangat cantik. Bagaimana jika banyak laki-laki yang akan jatuh cinta kepada kamu karena melihat wajah cantik ini," jelas Leo sambil membelai wajah Ayu.
Ayu pun akhirnya mengurungkan niat memamerkan kemesraan dirinya dengan sang suami saat makan malam romantis semalam.
***
Aprilio terbangun karena Julia mengguncangkan badannya. Dia meminta tunangannya itu agar cepat bangun.
"Ada apa?" tanya Aprilio dengan suara khas bangun tidur.
"Ayo, bangun! Lalu kita sarapan dan pergi jalan-jalan lagi keliling kota ke tempat-tempat yang indah." Julia menarik tangan Aprilio agar bangun. Bukannya Aprilio yang bangun, ini malah Julia yang ditarik dan tidur dalam dekapan kekasihnya itu.
"Nggak mau. Aku takut berakhir seperti September. Hamil di luar nikah," ucap Julia menolak ajakan Aprilio.
"Hei, kamu jangan berpikiran kotor. Aku tidak mengajak kamu melakukan itu. Lihat diluar hujan mulai turun. Jadi, kita lebih baik diam di rumah saja," jelas Aprilio sambil memencet hidung mancung Julia dengan gemas.
Akhirnya, Julia dan Aprilio pun menghabiskan waktunya di rumah. Namun, tidak di kamar. Melainkan di ruang keluarga sambil menonton film romantis yang bikin Julia terus menangis karena larut dalam kesedihan cerita tokoh utama wanitanya.
__ADS_1
***
Aries benar-benar di kerjain sama Aquarius. Setiap pagi dia disuruh datang ke rumahnya dan menyuapi Aquarius untuk sarapan. Keduanya malah sering terlibat obrolan yang memancing gelak tawa.
Mulanya Gemini senang saat melihat sepupunya bisa makan dan sering ikut menggoda Aries. Namun, dari hari ke hari dia mulai merasa cemburu dengan kedekatan dan interaksi antara Aries dan Aquarius. Padahal saat mereka sarapan bukan hanya ada mereka saja, Januari juga ada di sana.
"Aquari, berarti aku ini Papa kedua bayi ini, dong! Kan aku yang memberinya makan," ucap Aries sambil tertawa terkekeh.
"Iya, bisa jadi. Kamu harus menyayanginya juga, ya!" pinta Aquarius kepada Aries.
"Senang deh bisa punya anak meski belum menikah," kata Aries sambil tertawa geli di ikuti oleh Aquarius dan Januari.
"Pastinya anak aku senang nanti, karena punya Papa dua sekaligus," balas Aquarius.
Gemini hanya tersenyum miris. Ada rasa sakit yang dia rasakan saat ini. Dia juga entah mengapa ingin diperhatikan oleh Aries sedemikian rupa.
***
Bagaimana kisah mereka selanjutnya? Tunggu kelanjutannya ya! Jangan lupa untuk selalu klik like, komentar, favorit, hadiah dan Vote-nya juga. Dukung aku terus. Terima kasih.
__ADS_1
Sambil menunggu Ayu up bab berikutnya, baca juga karya teman aku. Ceritanya bagus dan menarik. Dukung dan berikan komentar positif.