Ayu Sang Penakluk

Ayu Sang Penakluk
#First Kiss


__ADS_3

     Ayu melihat tulisan yang ada di papan tulis. Dia tidak tahu ulah siapa hanya saja kata-kata yang menyebutkan seorang ayam kampus dan yang sejenis lainnya, membuat dia shock.


     Ayu tidak terima, ciuman saja tidak pernah apalagi melakukan hubungan intim sama lawan jenis layaknya suami-istri. Gelar-gelar wanita penghibur di sematkan pada Ayu.


     Ayu berlari keluar ruangan dan pergi ke atap gedung. Dia menangis sepuasnya di sana. Sampai melewatkan jam pelajaran mata kuliah kesukaannya.


"Akan aku balas kalian semua yang sudah memfitnah dan menyebarkan gosip yang tidak benar ini!" teriak Ayu dan dilanjutkan lagi menangis.


"Seenaknya saja kalian menyebut aku wanita pe_la_cur. Ciuman saja aku nggak pernah." Ayu merancau mengungkapkan kekesalan di hatinya.


"Aku benci kalian!" Teriak Ayu.


     Tanpa Ayu sadari kalau ada seseorang berdiri di belakangnya. Sejak awal dia mengikuti Ayu dan mendengarkan suara tangisan dari gadis kesayangannya. Dirasa sudah tenang, dia pun mendekati Ayu dan memberikan sapu tangannya.


"Pakailah untuk menghapus air matamu!" 


"Kak Aries? Sejak kapan kakak di sini?"


"Sejak awal." 


     Ayu menatap Aries dengan tidak percaya. "Sejak aku–berteriak-teriak?" tanya Ayu dengan ragu-ragu.


"Iya. Dan aku baru tahu kalau kamu belum pernah berciuman," jawab Aries dengan senyum manis dan membuat Ayu semakin tersipu malu.

__ADS_1


     Ayu pun menutup wajahnya karena saking malunya. Aries hendak menarik tangan yang menutupi wajah cantik milik Ayu.


"Ayu!" Suara Leo begitu nyaring.


     Aries mendengus kesal karena temannya itu malah mengganggu momen dengan Ayu. Dia pun menegakkan badannya, dan menjaga jarak agar tidak terlalu dekat dengan Ayu. Bisa-bisa Leo nanti meradang dan menghajarnya.


     Leo terkejut karena ada Aries di sana. Hatinya merutuki karena terlambat tahu dengan apa yang terjadi pada Ayu. Dia pun langsung memeriksa cctv mencari pelaku yang sudah menyebarkan fitnah dan menulis  kata-kata kasar kepada Ayu. Padahal tadi pagi saat menyimpan kue di tempat Ayu biasa duduk, papan tulis masih bersih tidak ada kata-kata apapun. Leo baru tahu setelah banyak mahasiswa yang membicarakan tentang itu. Selanjutnya dia pun mencari pelaku dan mencari keberadaan Ayu.


"Sedang apa kamu di sini?" tanya Leo kepada Aries. Namun, hal ini ditanggapi oleh Ayu untuk dirinya.


"Sedang berpikir!" Ayu pun berdiri dan pergi meninggalkan Leo sama Aries.


     Leo malah cengo melihat Ayu pergi dengan wajah menekuk. "Hei Ayu, tunggu!"


     Saat Leo menarik pinggang Ayu, tubuh keduanya bertabrakan dan saling menempel. Bukan hanya itu saja, bahkan bibir mereka pun saling menempel. Sudah terkejut, sakit karena bertubrukan, ciuman pertama yang tidak sengaja dan nggak ada momen mendebarkan. Luka pada mulut Ayu bertambah di bibirnya.


     Leo yang membayangkan kalau ciuman pertamanya itu harus dilakukan dengan romantis dan fantastis sehingga sulit untuk dilupakan. Ini malah terjadi pada saat hampir celaka.


     Baik Ayu maupun Leo sama-sama terkejut dan tidak menyangka. Keduanya pun cepat-cepat memisahkan diri dengan debaran jantung yang bertalu-talu.


"Terima kasih sudah menolongku," ucap Ayu dengan suaranya yang bergetar karena begitu gugup. Tapi di sisi lain dia marah ingin memaki Leo karena sudah mencuri first kiss.


"Maafkan aku yang tanpa sengaja bibir ki—" Leo belum selesai bicara Ayu langsung menutup mulut Leo dengan tangannya.

__ADS_1


     Otak Ayu langsung kusut saat mendengar kata bibir. Ternyata rasa malu dia lebih besar dari marahnya. Ayu pun cepat-cepat pergi dari hadapan Leo.


***


     Aries membuat panggung mini di depan lapang kampus dan membuat pengumuman pernyataan tentang masalah yang menimpa Ayu. Mulai dari sebutan ayam kampus sampai aborsi.


     Leo pun melaporkan beberapa orang yang sudah melakuakan hal itu. Dengan tuduhan, pencemaran nama baik, penyebaran berita bohong dan penghasutan kepada orang-orang agar membenci Ayu.


***


     Ayu kini tahu otak dibalik mahasiswa yang dibayar untuk merusak nama baiknya. Namun, si pelaku tidak bisa dipenjara karena pengaruh orang-orang yang berkuasa.


     Leo dan Aries bukannya tidak mampu untuk melaporkan pelaku utama, tetapi mereka harus melihat pengaruh ke depannya bagi keluarga mereka. Masih banyak waktu dan kesempatan untuk membalasnya.


"Hai, dengar tidak! Katanya Primadona Kampus kita ini akan mengikuti ajang pemilihan wanita cantik dan pintar. Usia mereka rata-rata antara gadis tahun sampai usia 25 tahun.


     Ayu yang baru tahu kalau  Vivi adalah otak di balik semua yang terjadi kepada dia, bertekad akan membalas. Ayu pun mengikuti ajang pemilihan wanita cantik dan pintar. Ayu memiliki rasa kesal dan akan membuktikan kalau dia lebih baik darinya.


***


Jangan lupa, untuk klik like, favorit, hadiah dan Vote-nya juga ya.


Dukung aku terus. Terima kasih.

__ADS_1


__ADS_2