
Ayu terdiam sesaat karena dirinya mendadak kepikiran apa yang di katakan barusan itu kurang tepat kalau Leo harus dijadikan pengganti Libra. Dia pun berkata, "Aku rasa Kak Leo akan sulit orangnya. Apalagi mereka berteman, pasti tidak mau."
September pun mencerna apa yang dikatakan oleh Ayu. Setelah dia pikir-pikir lagi, memang benar akan sulit menjadikan Leo sebagai pengganti Libra. September pun mengangguk-anggukkan kepalanya dengan pandangan menatap ke atas dan bibir agak mengkerut manyun.
"Apa kamu punya kandidat lain selain Kak Leo?" tanya September dengan tangan menggenggam lengan Ayu dan mengoyang-goyangkan sedikit.
"Hm, siapa ya?" Ayu mencoba mengingat-ingat nama pemuda dari kalangan keluarga konglomerat.
"Ada ..., tapi nggak yakin. Soalnya aku nggak kenal dekat, cuma tahu nama dan rupanya saja," jawab Ayu dengan ragu-ragu akan rekomendasi nama calon pengganti Leo.
"Siapa?" tanya September dengan antusias.
"Taurus Belaviti, pewaris dari keluarga bangsawan Belaviti. Usia jelas lebih tua dia. Selain itu, dia salah satu pengusaha yang sukses." Ayu menjawab sesuai dengan apa yang dia tahu.
"Taurus Belaviti ...? Aku kurang sreg sama dia. Lebih baik aku pilih Kak Leo daripada dia," kata September sambil melihat ke arah Ayu.
"Jangan!" tolak Ayu. "Eh, maksud aku ..., itu ...," ucap Ayu tergagap dengan wajah terkejut bercampur bingung.
"Kenapa nggak boleh?" tanya September lagi.
"Aku dengar dia menyukai seseorang," jawab Ayu dengan suara lemah.
"Oh, Pisces ya? Aku penasaran dengan wanita yang bernama Pisces itu?" September mencorat-coret kertas yang ada di depannya.
'Pisces?' batin Ayu. Ada perasaan yang menyusup dalam hatinya. Perasaan gelisah dan dia tidak suka.
"Kalau begitu tidak ada pilihan lain selain Tuan Taurus Belaviti," ujar September dengan pasrah.
Ayu hanya tersenyum simpul sebagai respon untuk September. Dia jadi kepikiran dengan wanita yang bernama Pisces karena dulu pernah mendengar nama itu.
"Oke. Kita dekati dulu Tuan Taurus, buat dia menyukai aku. Setelah itu kita minta dia untuk menjadi calon suamiku," ujar September penuh semangat empat lima karena dia ingin terlepas dari jeratan tali perjodohan dengan Libra.
***
__ADS_1
Ayu menjalani kuliah hari ini dengan baik meski kadang muncul rasa penasaran dengan wanita yang bernama Pisces. Dalam hatinya dia bertanya-tanya kenapa mereka bisa pisah.
"Ahk! Kenapa aku tanya si Mbah serba tahu itu!" Ayu pun mengeluarkan benda pipih persegi panjang untuk mencari informasi tentang wanita yang bernama Pisces.
Setelah Ayu mengetikkan nama Pisces di dalam kolom pencarian. Banyak artikel tentang Pisces. Namun, kebanyakan dari informasi itu hanya ramalan dari zodiak Pisces. Ayu kecewa karena tidak mendapatkan informasi apapun tentang wanita itu.
***
Leo dan Libra sedang berada di kantin yang sepi karena kebanyakan mahasiswa sudah pulang. Mereka mendengarkan laporan dari salah satu teman Ayu yang mendengarkan pembicaraan tadi.
"Jadi, September berusaha memutuskan perjodohan ini dan mencoba mendekati Taurus Belaviti?" Libra merasa jengkel saat mendengar laki-laki berkacamata hitam menceritakan rencana September dengan Ayu.
"Aku ingin lihat usaha dia dalam mendekati laki-laki belok itu," lanjut Libra.
"Kalau aku jadi September juga nggak mau punya suami kayak kamu. Setiap hari gonta-ganti pasang. Istri mana yang akan mau menerima laki-laki seperti itu. Lebih baik lepaskan saja dia. Kamu juga nggak perlu terikat dengan satu wanita." Leo menasehati teman yang selalu bersamanya dalam dua windu belakangan ini.
"Bukan aku yang minta di jodohkan dengan dia. Hanya saja aku tidak akan mendapatkan aset kekayaan Castillo kalau tidak menikah dengannya." Libra meletakan kepalanya di atas meja dan memiringkannya menghadap Leo.
Leo sendiri tidak mau melakukan pernikahan bisnis. Terserah dia di coret dari daftar ahli waris keluarga Esteban. Tanpa kekayaan dari keluarganya pun dia masih bisa usaha sendiri.
Leo tipe orang yang tidak suka di ancam dan ditekan oleh orang lain. Dia juga agak keras kepala dan nggak malu dalam berbicara apa yang ada di pikirannya.
"Lalu bagaimana dengan kamu sekarang?" tanya Libra kepada pewaris Esteban.
"Aku biasa saja. Mau nggak mau ..., cepat atau lambat, Ayu akan menjadi menantu keluarga Esteban dan melahirkan banyak keturunan dariku." Leo menjawab dengan senyum simpul yang membuatnya terlihat semakin tampan.
"Kalau Ayu nggak mau dan orang tuamu mendesak agar cepat menikah, apa yang akan kamu lakukan?" tanya Libra karena Leo selalu saja menargetkan Ayu untuk menjadi calon istrinya.
"Akan aku tunggu sampai dia mau menjadi istriku," jawab Leo bersikukuh.
"Kalau orang tuamu menjodohkan dengan salah seorang anak kolega mereka dan memaksa kamu untuk menikah dengannya yang disertai ancaman, bagaimana?" Libra benar-benar mewawancarai Leo yang selalu teguh pada pendiriannya.
"Biar saja mereka mengancam. Mau bunuh aku? Mereka akan rugi karena lima puluh persen aset keluarga Esteban sudah atas nama aku. Jika aku mati harta itu akan menjadi anak yatim piatu di seluruh dunia ini.
__ADS_1
"Mau mencoret aku dari ahli waris keluarga Esteban? Silakan saja, aku bisa usaha dan menghasilkan uang sendiri." Leo bicara dengan lancar semua yang ditanyakan oleh sang Casanova.
"Kamu nggak takut berurusan dengan keluarga Esteban? Kekuasan mereka bukan hanya di dalam negeri, tapi di luar negeri." Libra menegakkan badannya dan menghadap Leo.
"Tidak! Kita sama-sama manusia, kenapa meski takut?" Leo dan Libra saling adu pandang.
***
Ayu dan September diam-diam mencari informasi tentang Taurus. Untung orangnya terkenal jadi tidak terlalu sulit. Jadwal hari ini dia akan mengunjungi ke sebuah pameran yang ada di museum kesenian pusat ibu kota. Mereka mendapatkan informasi itu dari salah seorang resepsionis.
September berdandan dengan cantik, elegan dan sedikit seksi dengan baju yang pas di tubuhnya. Sementara Ayu, berdandan dengan biasa saja seperti dia mau pergi jalan-jalan. Celana jeans dan kaos oblong ukuran jumbo dan topi yang senada dengan warna bajunya.
Laki-laki yang bernama Taurus itu memiliki tubuh yang tinggi seperti Leo. Wajahnya datar tidak banyak ekspresi, paling hanya senyum tipis dan anggukan kepala yang sering dia lakukan saat berinteraksi dengan orang lain.
September didorong oleh Ayu agar lebih mendekat lagi kepada Taurus. Perasaan gugup September terlihat jelas dari wajahnya yang mendadak pucat saat dia berhadapan dengan Taurus.
"Hai, apa Anda Tuan Taurus Belaviti?" tanya September kepada Taurus.
"Iya," jawabnya singkat.
"Ternyata Anda suka sekali dengan pameran kesenian, ya! Aku baru tahu," kata September dengan tawa kecil yang garing.
Ayu yang melihat interaksi antara September dengan Taurus yang kurang asik membuatnya greget. 'September kenapa kamu jadi begini? Mana September yang aku kenal centil dan tidak tahu malu.' Ayu malah membatin.
Ayu pun memberikan sebuah kode kepada September.
***
Kode apa yang dibuat Ayu untuk September? Akankah September berhasil menggaet Taurus? Tunggu kelanjutannya ya.
Jangan lupa untuk klik, like, favorit, hadiah, dan Vote-nya juga ya. Dukung aku terus. Terima kasih.
Buat pembaca setiaku, aku dan teman sesama Author membuat grub baca. Buat kalian yang suka membaca karya novel di Noveltoon/Mangatoon dan sanggup membaca karya yang ditawarkan dari bab awal sampai akhir. Dan tertarik ingin ikutan boleh gabung. DM, japri, messenger, atau apapun itu. Kalian bisa berinteraksi dengan para Author Noveltoon/Mangatoon yang tergabung. Siapa tahu kalian jadi tertarik menjadi penulis.
__ADS_1