
Ayu berlari mendatangi September yang sedang bersitegang. September tidak merasa bersalah karena dia sedang memundurkan mobilnya dan tidak melihat ada mobil lain yang akan masuk.
"September ..., Kak Libra, kalian jangan bertengkar dong!" pinta Ayu ketika dua orang itu saling nyolot menyalahkan satu sama lain.
"Ini urusan kami!" September dan Libra balas membentak Ayu.
"Terserah kalian saja! Aku hanya mengingatkan kalian untuk tidak bertengkar. Lebih baik segera parkirkan mobil kalian dan masuk ke rumah karena acara membuat barbeque akan segera dimulai," Ayu gantian memarahi lagi mereka berdua.
Ayu bertolak pinggang dan memandang tajam sama September agar dia menuruti kata-katanya. Sahabatnya itu tahu maksud dari tatapan Ayu, maka dengan cepat kembali ke dalam mobilnya dan memarkirkan ke posisi semula di dekat gerbang.
"Bodo, ah! Kalian nggak bisa keluarkan mobil nanti." September memarkirkan mobil sesuai keinginan hatinya.
Libra memarkirkan mobilnya di bahu jalan depan rumah Ayu. Mobil dia tidak bisa masuk ke halaman rumah karena sudah penuh.
Kedatangan Libra langsung disambut oleh Juli. Dia memeluk tubuh Libra singkat. Hal itu sudah biasa bagi Libra, kalau bertemu dengan wanita. Sementara bagi Juli, hanya orang-orang tertentu yang dia mau saja.
"Halo, Kak Libra. Selamat datang," ucap Juli.
"Hai, Juli. Terima kasih untuk sambutannya," balas Libra.
Ayu melihat Leo dan Aries masih saling diam tidak ada interaksi dari keduanya. Ayu bertanya lewat isyarat kepada Aprilio, menanyakan keadaan kedua seniornya itu.
Aprilio hanya menggerakkan tangannya seolah mengunci mulutnya. Artinya kedua orang itu saling diam tidak bicara.
"Hm ..., Hm ..., Siapa yang akan membakar dagingnya?" tanya Ayu.
"Aku saja," jawab Leo.
"Aku juga!" Juli langsung ikutan mendekat ke tempat pembakaran.
"Aku dan dia akan membuat salad," ucap September dan menarik Libra, niatnya mau menarik Aprilio. Namun, kebetulan Libra menyelinap antara September dan Aprilio. Jadinya, tangan Libra dibawa oleh September.
"Aku sudah selesai membuat minuman, nanti tinggal menyuguhkan saja," ujar Aprilio.
Kini tinggal Ayu dan Aries yang belum punya pekerjaan. Maka, mereka menghamparkan tikar plastik di bawah pohon mangga yang ada di samping rumah. Piring dan gelas sudah di sediakan di sana.
Leo mengerutkan kening karena sejak tadi Juli selalu saja sengaja mendekatkan dirinya. Hal yang paling tidak Leo sukai.
"Bisakah kamu menjauh! Atau kamu bakar semua daging ini sendirian." Leo memberikan ancaman kepada Juli.
"Maaf, aku akan jaga jarak," ucap Juli.
Handphone milik Leo berbunyi, ternyata Aquarius yang menelpon dirinya. Dia bertanya keberadaan Leo sekarang.
__ADS_1
"Ayu! Apa boleh Aquari ikut gabung ke sini?" tanya Leo.
"Boleh! Ajak Gemini juga sekalian! Kalau dia ada waktu dan sedang senggang. Banyak orang malah semakin ramai dan seru," jawab Ayu dan mendapat acungan jempol oleh Leo.
Aries tidak suka saat Leo akan mengajak Aquarius bergabung. Nanti pasti akan menjadi masalah baru.
"Ayu ..., ajak Kak Janu juga, ya!" Aprilio meminta izin untuk mengajak kakaknya untuk ikut bergabung.
"Kak Janu, sudah pulang dari luar negeri?" tanya Ayu senang.
"Sudah ..., semalam," jawab Aprilio.
"Ajak saja. Kenapa nggak bilang dari tadi? Bumbu barbeque buatan Kak Janu 'kan sangat enak." Ayu sudah ingin meneteskan air liurnya karena membayangkan enaknya barbeque buatan Januari.
Januari diminta datang oleh Ayu untuk membuat barbeque kesukaannya. Mau nggak mau, Januari mengabulkan keinginan Ayu itu. Bagi Januari, Ayu adalah adik perempuan yang selalu manja kepadanya. Dia juga lebih memanjakan Ayu dibandingkan dengan Aprilio.
Pembakaran daging pun di ambil alih oleh Januari. Ayu dan Leo membantu September dan Libra membuat salad sayuran yang sejak tadi nggak beres-beres. Aprilio malah membawa jagung untuk dibakar sekalian nanti.
***
Aquarius dan Gemini datang ke rumah Ayu, sekitar tiga puluh menit dari waktu Leo menelpon tadi. Keduanya datang membawa snack dan buah-buahan yang banyak.
"Ayu, nih aku bawa banyak makanan!" Aquarius meletakan sekeresek makanan ringan dan Gemini meletakan sekeranjang buah-buahan.
"Ayu, semua daging sudah matang dan siap untuk dimakan." Januari masuk ke dapur menemui Ayu.
"Januari?"
"Janu?"
"Gemini ..., Aquarius?"
Ayu dan September melihat mereka bertiga dengan terheran-heran. Mereka tidak menyangka kalau Januari mengenal saudara Leo.
"Kalian saling kenal?" tanya Ayu kepada ketiga orang yang kini saling tatap dan terlihat gugup dan serba salah.
"Ya, kita saling mengenal," jawab Aquarius.
Ayu menganggukkan kepalanya, hanya saja dia melihat mata Januari dan Aquarius berkaca-kaca. Ayu melirik ke arah Leo dan Aprilio meminta kejelasan apa yang sedang terjadi dengan kedua orang dewasa itu.
"Mantan pacar," bisik Aprilio.
"Apa?" Ayu berkata tanpa suara.
__ADS_1
Mereka keluar dari dapur sambil membawa semua makanan dan membiarkan kedua orang yang jadi bahan obrolan tadi di dapur berdua. Mereka memberi kesempatan untuk berbicara kepada keduanya.
***
"Kak Leo, jadi Aquarius itu pernah pacaran dengan Kak Janu?" tanya Ayu.
"Kamu benar-benar nggak tahu pasangan fenomenal yang dulu sangat terkenal itu?" tanya Leo.
"Nggak," jawab Ayu.
"Aku juga, nggak tahu." September ikut-ikutan karena penasaran dengan kisahnya.
Libra malah menjitak kepala September karena gemas. "Kamu, jangan kepo dengan urusan orang lain," kata Libra.
"April, ceritakan dong! Ada apa dengan mereka?" tanya Ayu pada sahabatnya.
"Nggak ahk ..., aku malas membicarakan orang lain. Lebih baik aku makan barbeque mumpung masih panas." Aprilio mengambil satu tusuk dan langsung memakannya.
Ayu dan September memasang wajah cemberut karena mereka tidak diberi tahu kisah tentang Januari dan Aquarius. Terlintas dalam pikiran Ayu untuk bertanya kepada Simbah gogel yang serba tahu.
"Kisah cinta Aquarius George Louis dengan Januari Hadikusumo," ucap Ayu memulai mencari berita tentang kedua sejoli itu.
"Wah, banyak banget artikel berita tentang mereka berdua. Selama ini kita ke mana saja?" September yang juga penasaran dengan masalah mereka berdua ikutan penasaran.
"Aku juga baru tahu, kalau dulu mereka pacaran. Bahkan mereka pacaran selama ..., sepuluh tahun!" Ayu terkejut dengan kenyataan itu.
Januari dan Aquarius pacaran sejak mereka duduk di bangku sekolah menengah pertama. Januari kelas 3 SMP, sedangkan Aquarius kelas 1 SMP.
"Sejak SMP mereka sudah pacaran? Lalu apa yang membuat mereka berdua putus?" tanya September ingin tahu lebih lanjut.
"Kalian berdua itu senang sekali mengetahui urusan orang lain," ujar Libra kepada September lebih tepatnya.
"Sirik saja kerjanya. Apa salahnya kita tahu gosip yang beredar di internet?" September mencebikkan bibirnya kepada Libra.
Ayu pun pergi meninggalkan kedua orang itu yang belakangan sering beradu mulut. Walau itu hanya masalah sepele, mereka membuatnya menjadi besar dan di dramatisir.
***
Apa yang menyebabkan Januari dan Aquarius putus?
Lalu usaha apa yang akan dilakukan oleh Ayu agar keduanya bersatu kembali?
Tunggu kelanjutannya ya!
__ADS_1
Jangan lupa untuk klik like, favorit, hadiah dan Vote-nya juga ya.
Dukung aku terus. Terima kasih.