Ayu Sang Penakluk

Ayu Sang Penakluk
#Aku Sangat Merindukanmu


__ADS_3

     Aries yang mengalami banyak luka dan kelelahan dibawa oleh Tuan Castello ke rumah sakit. Dia menghubungi kedua orang tua Aries tentang kondisinya sekarang. Kebetulan orang tuanya masih di luar negeri karena ada urusan yang sangat penting.


"Luka Tuan Muda Aries akan cepat sembuh, jika beristirahat dengan total," kata dokter yang memeriksanya.


"Dengarkan Aries! Kamu jangan banyak beraktivitas. Tidurlah! Jangan pikirkan segala sesuatu yang tidak penting," lanjut Tuan Castello.


"Baik, Om." Aries memejamkan matanya. Dia sebenarnya ingin mendatangi kamar inap Ayu yang kebetulan dirawat di rumah sakit yang sama.


***


     Leo tidak bisa tidur. Dia merasa ada kehampaan dalam dirinya. Apalagi kini dia tinggal seorang diri karena kedua orang tuanya sudah pulang. Pikirannya masih saja di penuhi oleh Ayu. Bahkan kadang dirinya ingin menghubungi nomor yang sudah dia hapal di luar kepalanya.


"Ayu, kamu sedang apa? Apa kamu juga selalu memikirkan aku seperti aku yang selalu memikirkan dirimu," kata Leo bermonolog sambil menatap langit-langit kamar.


"Akh! Ayu, aku sudah tidak sabar ingin segera bertemu dengan kamu." Leo berguling-guling ke kanan dan ke kiri.


"Baru juga dua hari tidak bertemu, aku rasanya seperti orang gila." Leo bermonolog.


     Leo bangun dari tempat tidurnya. Dia jalan-jalan ke tengah kota yang mulai sepi. Pemandangan malam yang indah dengan lampu kota yang berwarna-warni. Malah membuat Leo teringat saat kencan di malam hari bersama Ayu. Mereka pergi ke taman hiburan dan di sana menaiki banyak wahana. Wahana yang paling di sukai oleh Leo adalah bianglala. Kesenangan Ayu menonton film kartun dan terobsesi dengan kencan di taman hiburan wajib naik bianglala dan berciuman saat mereka berada di puncak menara. Ternyata dirinya juga menyukai saat-saat momen itu.


"Akh! Kenapa bayanganmu terlalu kuat menghantuiku, Ayu? Ternyata benar aku akan gila jika kamu pergi dariku!" Leo menjambak rambutnya.

__ADS_1


"Aku tidak tahan menahan rasa rindu ini padamu, Ayu!" 


"Ayu ..., aku sangat merindukan!" Leo berteriak dengan kencang meluapkan perasaannya.


***


     Kondisi Ayu sudah kembali normal meski belum sadar. Aries sudah datang menjenguk, meski masih dini hari. Dia merasa kasihan saat melihat Ayu berbaring lemah di atas ranjang rumah sakit dengan selang infus yang tersambung pada lengan kanannya.


"Ayu, kenapa kamu seperti ini?" tanya Aries bermonolog.


"Sebesar ini 'kah rasa cintamu kepada Leo?" Aries berbisik.


"Bangunlah! Leo sedang menunggu kamu untuk datang padanya."


     Aries memotret Ayu yang sedang berbaring lemah, kemudian mengunggahnya di media sosial miliknya. Aries berharap Leo secepatnya tahu keadaan kekasihnya ini. Dia juga menulis caption 'Cinta sejati yang tidak akan mudah pudar, membuatnya bertahan dalam penantian.' Aries juga men-tag nama Leo dalam statusnya.


***


     Leo membuka media sosial miliknya karena banyak sekali pesan yang masuk. Betapa terkejutnya dia saat melihat unggahan Aries yang menampilkan sosok pujaan hatinya tergeletak lemah di atas brankar. Mengetahui itu, dia dengan cepat menghubungi Aries.


"Halo! Aries jelaskan maksud foto yang kamu unggah di media sosial?" tanya Leo dengan menggebu-gebu.

__ADS_1


[Ayu koma, sudah satu hari di rumah sakit. Dia ditemukan tidak sadarkan diri dan sampai sekarang belum sadar.]


"Kenapa ...? Kenapa Ayu bisa sampai seperti itu?" tanya Leo dengan suaranya yang mulai berubah karena menahan tangisannya.


[Tidak tahu. Dokter bilang, tubuh Ayu baik-baik saja. Namun, Ayu menolak sadar, dia lebih memilih berada di alam bawah sadarnya.]


"Kenapa dia melakukan itu?" Isak Leo mulai terdengar oleh Aries.


[April bilang karena Ayu begitu sangat mencintaimu. Dia tidak mau menikah dengan siapapun kecuali dengan kamu. Pulanglah! Sadarkan Ayu dengan kekuatan cintamu. Dia sedang menunggu pangerannya datang dan menyadarkannya.]


"Apaan itu? Kayak cerita dongeng saja. Tuan Putri akan terbangun dari tidur panjangnya hanya dengan satu ciuman dari Pangeran," kata Leo sambil bersiap-siap untuk pulang ke negaranya. Padahal dia belum tidur sama sekali.


[Iya. Bukannya Ayu suka dengan cerita seperti itu!]


"Iya. Kekasihku memang unik. Aku akan pulang sekarang. Tolong jaga dia untuk aku. Sampai aku datang menghampirinya." Leo meminta kepada sahabatnya itu.


[Ya. Aku akan menjaga dia untuk dirimu]


***


"Ayu, Tunggu aku!" Leo pergi menuju bandara.

__ADS_1


***


Jangan lupa untuk selalu klik like, favorit, hadiah dan Vote-nya juga ya. Dukung aku terus. Terima kasih.


__ADS_2