
Agustus memeluk tubuh Ayu dan berkata, "Papa memberikan restu kepada kalian. Berjanjilah kalau kalian akan selalu bersama sampai maut memisahkan."
"Iya, Papa. Terima kasih," balas Ayu.
Agustus berdiri di hadapan Leo. Dia menepuk kedua bahu pemuda itu. "Leo, aku serahkan Ayu kepadamu. Jaga, lindungi, cintai dan sayangi anak gadisku seumur hidupmu," ucap Agustus.
"Baik. Aku berjanji akan menjaga, melindungi, mencintai dan menyayangi Ayu, seumur hidupku," balas Leo.
Meina memeluk tubuh Ayu. "Kamu memang anak Mama. Hanya mencintai satu laki-laki dan hanya menginginkan dia satu-satunya. Tidak mau yang lain!"
Ayu menganggukkan kepalanya. Apa yang dikatakan oleh Mamanya itu benar. Hanya menginginkan satu laki-laki dalam hidupnya. Tidak mau dan tidak peduli dengan pria yang lainnya.
***
Virgo, Canser dan Scorpio datang menjenguk Ayu. Mereka juga terkejut saat Leo bilang kalau Ayu masuk rumah sakit dan mengalami koma. Selain itu hal mengejutkan lainnya adalah kalau Leo sudah berada di sana bahkan sedang menyuapi Ayu.
Setelah belasan tahun, Meina dan Scorpio kembali bertemu. Meski masih ada rasa benci di antara mereka, tetapi tidak menampakan perasaan itu.
__ADS_1
"Kami datang kemari karena mendengar kalau Ayu mengalami koma dan di rawat di sini," kata Virgo setelah mereka masuk ke kamar inap di mana Ayu dirawat.
"Terima kasih atas perhatiannya dan sudah bersedia menjenguk," balas Meina.
Cancer memeluk Meina dan berkata, "Terima kasih sudah mau menerima Leo. Aku sangat senang sekali, akhirnya Ayu bisa menjadi calon menantuku."
"Sayangilah Ayu sebagaimana kami menyayangi dia," ujar Meina.
"Tentu saja. Karena kebahagian Ayu adalah kebahagiaan Leo, dan itu berarti kebahagiaan kami juga," lanjut Cancer kemudian mereka menguraikan pelukan itu.
Leo dan Ayu senang karena sudah mendapatkan restu dari orang tuanya. Serta untuk pertama kalinya melihat keluarga mereka duduk bersama-sama dan berbincang-bincang. Leo begitu perhatian sangat kepada Ayu. Dia menyuapi dan membantunya saat minum obat dan duduk terus disampingnya. Tidak mau berpisah meski hanya sebentar saja.
***
Libra benar-benar tidak mau melepaskan September. Bahkan berjauhan sebentar saja, dia langsung menempel lagi.
"Kak, kapan kita pulang ke rumah?" tanya September yang masih dalam pelukan Libra.
__ADS_1
"Pulang ke mana, Sayang? Kita akan tinggal di sini. Kalau di rumah orang tua kita, akan banyak yang menganggu," jawab Libra.
"Tapi di sini sepi. Aku juga ingin bertemu banyak orang," rengek September.
"Sepi bagaimana, Sayang? Sejak semalam sampai barusan, kamar ini berisik dipenuhi oleh suara kamu," ujar Libra sambil senyum jahil dan kerlingan mata nakal.
September yang malu malah memukulkan bantal pada Libra. Mereka saling balas memukul bantal dan guling yang berakhir dengan pertempuran panas antara suami istri. Libra bertekad akan membuat September hamil benaran.
***
Keluarga Juni dan Oktober datang diikuti oleh kedua putranya dan calon menantu mereka, mereka langsung datang begitu mendengar kalau Ayu sudah sadar dari komanya. Meski pertunangan antara Ayu dan Aprilio kandas, tidak membuat kedua keluarga itu musuhan atau merenggang hubungannya. Mereka semua sayang kepada Ayu. Jadi, mereka akan melakukan apapun demi kebahagiaan Ayu.
Kebetulan keluarga Leo juga masih di sana. Hanya saja, Ayu sudah jatuh tertidur kembali saat Leo membelai kepalanya sambil bercerita. Hal itu membuat Ayu merasa dibuai dan berakhir dengan tidur pulas.
Aprilio yang melihat ada Leo duduk di samping Ayu, merasa sangat senang. "Pantas saja Ayu bisa siuman. Karena Pangerannya sudah datang," gumam Aprilio dengan sangat lirih.
***
__ADS_1
Akankah September hamil anak Libra atau akan ke bongkar kebohongan yang Libra lakukan saat di dokter kandungan? Bagaimana reaksi Ayu saat bertemu dengan Aprilio setelah sadar?
Tunggu kelanjutannya ya! Jangan lupa untuk klik like, favorit, hadiah dan Vote-nya juga ya. Dukung aku terus. Terima kasih.