
"Aku ingin mengakhiri hubungan ini!" teriak September dengan penuh amarah.
Hati September sudah sangat sakit karena dibohongi. Dia paling tidak suka dengan penghianatan termasuk membohongi dirinya. Dia termasuk tipe orang yang suka dengan kejujuran dan kebenaran dalam menjalani hidupnya. Namun, pasangannya sekarang adalah seorang pembohong. Dia tidak bisa terima itu.
"Tidak! Aku tidak akan mengakhiri hubungan ini!" balas Libra dengan bersikukuh.
Kedua keluarga melihat pertengkaran anak-anak mereka. Akhirnya, diambil keputusan oleh Tuan Kimberley.
"Baiklah ... untuk saat ini September akan tinggal di rumah ini, tetapi kalian tidak akan bercerai!" titah kepala keluarga Kimberley.
"Tapi, Pa ...." Libra dan September ingin menolak perintah itu.
"Ini agar menjadi pelajaran bagi kamu juga, Libra. Kejujuran dalam suatu hubungan itu harus dipegang kuat," kata Tuan Castello mengingatkan putranya.
"Kalau begitu apa aku juga akan tinggal di sini? Aku tidak mau pisah dan berjauhan dengan istriku, Pa." Libra memohon kepada mertuanya.
"Tidak. Aku tidak mau tinggal satu atap dengannya!" tolak September dengan tegas.
Keputusan yang mereka buat adalah September tinggal di kediaman Kimberley tanpa Libra, tetapi suaminya itu masih bebas keluar masuk ke rumah itu.
__ADS_1
***
Aprilio merasa heran tidak melihat Juli sudah beberapa hari ini. Biasanya pagi-pagi dia sedang menyapu halaman dan menyiram pohon-pohon peliharaan Meina. Diliriknya rumah tetangganya itu. Masih sepi. Tidak ada aktifitas yang berlangsung di sana.
"Tumben belum keluar," gumamnya.
Saat berdiri di balkon kamarnya pun Aprilio melirik ke arah balkon kamar Ayu. Tidak ada aktivitas di sana.
Dia pun berselancar di media sosial milik Juli. Banyak unggahan foto yang baru di ambilnya beberapa hari ini. Foto saat dia belanja sayuran di Mall dengan caption "Belajar memilih mana sayuran dan buah-buahan yang masih segar!" Foto dan video saat dia memasak. Meski memasak dengan penuh drama ala Juli, tetapi banyak nitizen yang suka dengan kegiatannya itu. Aprilio juga tertawa dibuatnya saat melihat video unggahan milik Juli.
Muka Aprilio tiba-tiba masam, saat melihat foto Juli satu hari setelah tanggal pernikahan Ayu. Dia mengunggah foto dirinya yang berdandan natural dengan memakai baju yang sopan. "Aku cantik. Jadi pasti akan bisa cepat move on darinya."
Aprilio merasa semua tulisan yang Juli buat itu ada hubungan dengannya. 'Jadi kamu menyerah! Baguslah,' kata batin Aprilio meski tanpa dia sadari hatinya sudah merasa kecewa.
***
"Kamu yakin akan melupakan April?" tanya Ayu saat dia Juli berbincang-bincang di sore hari.
"Iya. Sulit untuk menembus hatinya karena dia menutup terlalu rapat dan kuat. Meski aku telah melakukan berbagai macam cara. Tetap saja dia tidak mengizinkan aku untuk memasuki kehidupannya," jawab Juli.
__ADS_1
"Katanya dia akan membuka hati bagi siapa saja. Bukannya kalian juga sudah sampai tahap ciuman. Mana mungkin April membiarkan orang mencium bibirnya seenak jidat," balas Ayu.
"Itu 'kan aku yang memulainya. Kalaupun dia bilang akan membuka hati bagi siapa saja. Tetapi tidak dengan aku. Dia sendiri pernah bilang kalau aku ini orang yang paling menyebalkan dan memiliki sifat yang sangat buruk. Pastinya aku ini bukan tipe wanita kesukaan dia," tukas Juli dengan mata yang mulai mengembung.
***
Bagaimana kisah mereka selanjutnya? Tunggu kelanjutannya ya! Jangan lupa untuk selalu klik like, komentar, favorit, hadiah, dan Vote-nya juga. Dukung aku terus ya. Terima kasih.
Sambil menunggu Ayu up bab berikutnya, baca juga karya teman aku ya! Ceritanya bagus dan seru loh. Yuk baca!
Judul : After Darkness
Penulis : SkySal
Hanya karena beberapa lembar foto bersama bossnya, Elsa harus terkena masalah besar yang datang dari putra bosnya yang bernama Robin Sriwijaya.
Robin menuduh Elsa sebagai salah satu simpanan ayahnya sehingga Robin balas dendam dengan menjadikan Elsa pelayan dirumahnya. Namun Elsa bukanlah wanita yang lemah seperti yang Robin fikirkan. Elsa arogan dan keras kepala yang justru membuat Robin semakin marah hingga akhirnya Elsa mengalah dan lebih memilih menyerang Robin dari hatinya.
Bisakah Elsa melakukannya?
__ADS_1