Ayu Sang Penakluk

Ayu Sang Penakluk
#Obrolan


__ADS_3

     Ayu, September, dan Aquarius sedang asik berbincang mengenai kehamilan mereka. Mereka berbagi pengalaman.


"Aku setiap malam pasti minta Kak Leo untuk mengusap-usap punggung aku. Semenjak memasuki usia kehamilan tiga bulan ini, selalu ingin di manja terus sama suami," kata Ayu dengan tersipu malu.


"Aneh nggak sih, semenjak aku hamil. Aku justru merasa Kak Libra terlihat semakin menggoda. Sehingga aku tidak tahan dibuatnya," ucap September sambil menutup mukanya.


     Sementara Ayu dan Aquarius malah menganga mulutnya mendengar ucapan sahabatnya barusan. Mereka kemudian malah tertawa terkekeh.


"Justru, Janu sebaliknya. Dia sekarang jarang meminta hal itu. Karena takut melukai bayinya," ujar Aquarius masih tertawa.


"Tapi dokter bilang tidak apa-apa," balas istri Libra.


"Iya, Kak Leo juga sempat menanyakan hal itu kepada dokter waktu pemeriksaan kemarin," lanjut Ayu.


"Iya, aku juga tahu. Hanya saja, Janu itu terlalu posesif sama anaknya. Dia selalu ingin menjaga dan melindungi bayi kita. Dia juga banyak melakukan hal dan mempelajari bagaimana saat menghadapi istri yang sedang hamil," tukas Aquarius.


"Iya, benar. Kak Libra juga dia banyak membaca buku tentang kehamilan. Bertanya kepada dokter spesialis kandungan, apa yang harus seorang ayah lakukan kepada bayi yang masih berada di dalam kandungan," kata September tidak mau kalah membanggakan suaminya.


"Kalau Kak Leo, paling senang dia menyuapi aku agar makan banyak dan membuatkan aku susu. Paling lucu adalah ketika dia mengajak bayi kita berbicara," ucap Ayu.


     Ketiga wanita hamil itu tertawa terkekeh membicarakan kelakuan para suami mereka, yang kadang terlihat lucu tingkahnya. Namun, sebagai istri mereka menyukai semua itu.


***

__ADS_1


     Sementara itu, ditempat lain. Sama seperti ibu hamil di atas. Leo, Libra, dan Januari sedang makan siang bersama sambil membicarakan masalah bisnis merembet kepada kehamilan istri-istri mereka.


"September itu semenjak hamil bawaannya menggoda terus dan aku mana bisa menolaknya," kata Libra sambil tersenyum geli.


"Justru aku sebaliknya. Semenjak Aquari hamil. Kita jarang bercinta. Aku takut terjadi sesuatu kepada anak kita nantinya," balas Januari.


"Aku dan Ayu akan melakukan hal itu saat kita menginginkan saja. Kita kan masih normal dan punya hasrat." Leo nggak kebayang kalau menjadi Januari. Dia itu setiap melihat aku pastinya ingin memadu kasih.


Obrolan para suami juga tidak jauh dari urusan dengan para istri mereka. Ketiga calon Papa muda itu tertawa bersama saat mereka menceritakan para istri yang sedang ngidam.


***


     Taman hiburan adalah tempat yang di jadikan Aries mengajak Gemini untuk bersenang-senang. Mereka menaiki berbagai macam wahana bermain. Senyum keduanya terlukis indah di wajah masing-masing.


"Apa kamu menyukainya?" tanya Aries.


"Syukurlah kalau begitu. Lalu sekarang kita mau kemana lagi?" tanya Aries sambil menggandeng tangan sang janda kembang.


"Aku ingin menaiki bianglala raksasa itu!" Gemini menunjuk permainan yang paling di gemari oleh para pasangan.


"Oke. Ayo, kita ke sana!"


     Gemini dan Aries menaiki bianglala itu. Baru juga setengah putaran bianglala itu tiba-tiba berhenti dan mengakibatkan goyangan yang agak keras. Membuat Gemini yang sedang berdiri di depan kaca jendela, hampir terjatuh karena oleng. Untungnya Aries dengan sigap menahan tubuh putri keluarga Goerge Louise.

__ADS_1


"Akh! Apa yang sedang terjadi!" teriak Gemini.


"Aku tidak tahu. Sepertinya ada kerusakan mesin," kata Aries dan mendudukkan Gemini di kursi penumpang.


"Aries aku takut," ucap Gemini.


***


Bagaimana kisah mereka selanjutnya? Tunggu kelanjutannya ya! Jangan lupa untuk selalu klik like, komentar, favorit, hadiah, dan Vote-nya juga. Dukung aku terus. Terima kasih.


Sambil menunggu Ayu up bab berikutnya, baca juga karya teman aku ya. Ceritanya nggak kalah bagus dan seru loh. Yuk baca!


Judul: Takdir Gadis si Buruk Rupa


Author: Imamah Nur


Blurb:


Rindu Maharani harus menerima kenyataan pahit saat terbangun dari koma, akibat kecelakaan yang menimpa diri dan keluarganya.


Tidak hanya kehilangan kedua orang tua, tetapi ia juga dihadapkan dengan kenyataan bahwa kini wajahnya menjadi buruk rupa.


Bukan hanya wajah tetapi pekerjaan yang sebagai pencabut bulu itik dan ayam menjadi sorotan dan hinaan di sekolah.

__ADS_1


Cobaan demi cobaan senantiasa menemani perjalanan hidupnya. Namun, Rindu tidak patah semangat. Dia menjadikan hinaan dan cercaan sebagai semangat untuk bangkit dan berkembang.


Mampukah ia mengubah takdirnya?


__ADS_2