
Kediaman keluarga Esteban agak ramai hari ini karena kedatangan Leo dan Ayu. Hari Sabtu mereka akan berkunjung dan menginap di rumah orang tua Ayu. Hari Minggu giliran mereka menginap di rumah orang tua Leo.
Terlihat tiga wanita dari tiga generasi sedang berkaraoke. Menyanyikan lagu-lagu lawas yang disukai oleh Oma Scorpio.
"Oma Pio, lanjut! Sekarang giliran Oma, lagi." Ayu kalau sudah kumpul dengan neneknya Leo, suka lupa diri.
Mereka menyanyikan lagu-lagu rock n' roll. Meski Oma Pio sudah tua dia tetap kuat menyanyikan lagu bernada tinggi. Gerakan tubuhnya juga masih lincah.
Kediaman Esteban itu kumplit semua fasilitas ada. Karaoke, bioskop mini, tempat fitness, bahkan gudang makanan pun layaknya minimarket.
Leo hanya tersenyum melihat tingkah istri dan neneknya itu. Mereka sering kompak dalam melakukan kegiatan apapun. Bahkan Leo merasa kalau Oma Pio lebih sayang kepada Ayu dibandingkan dengan dirinya.
"Lihat, Oma Pio! Semenjak ada Ayu, dia semakin terlihat ceria. Keluhan sakit ini itu pun kini tidak terdengar lagi," kata Virgo sambil memperhatikan Mama dan menantunya itu.
"Syukurlah, dengan adanya Ayu di keluarga kita, membawa kebahagiaan bagi semua orang," ucap Leo senang.
Bukan hanya para tuan rumah saja yang senang dengan kehadiran Ayu di kediaman Esteban. Para pelayan dan pekerja lainnya pun senang dengan kehadiran Nona Muda itu. Ayu selalu memperhatikan kesejahteraan para pegawai di sana. Dia juga loyal dan tidak suka main perintah seenak jidat kepada para pelayan.
"Sayang, sudah istirahat dulu!" titah Leo kepada Ayu.
"Satu lagu lagi, Kak!" tajuknya sehingga Leo tidak bisa menolak keinginan istrinya itu.
Leo mendapat pesan yang berisi foto-foto dirinya dengan Ayu, selama satu minggu ini. Dia mulanya tidak mengerti dan mengabaikan pesan itu. Pikirannya itu hanya perbuatan iseng.
__ADS_1
"Leo, apa kamu mendapat undangan pesta dari pengusaha Desember Ericsson?" tanya Virgo sambil mengecek jadwal selama satu minggu ke depan lewat ponselnya.
"Kayaknya ada surat undangan untuk besok malam." Leo agak ragu-ragu, karena dia tidak begitu mengenal pengusaha muda itu. Juga dia tidak mau membawa Ayu yang sedang hamil itu ke luar malam hari hanya untuk menghadiri pesta orang yang tidak dikenalnya.
"Apa kamu akan datang?" tanya Virgo sambil melirik ke arah putranya.
"Kayaknya enggak, deh!" jawab Leo.
"Papa dan Om Capricorn akan datang. Kita penasaran dengan adik kembarannya. Wanita yang merupakan masa lalu dari suaminya Gemini. Soalnya wanita itu sulit untuk ditemui. Justru lebih mudah bertemu dengan Desember. Padahal laki-laki itu pemegang perusahaan keluarganya," jelas Virgo.
"Jadi, November itu adalah kembaran Desember?" tanya Leo tidak percaya.
"Iya. Mereka adalah saudara kembar, tapi menggunakan nama keluarga yang berbeda," terang Virgo.
"Kenapa itu bisa terjadi?" tanya Leo penasaran.
***
Leo menghubungi teman-temannya. Dia menanyakan apa mereka menerima undangan pesta dari Desember? Ternyata semua orang menjawab, iya.
"Lalu kalian apa akan hadir di sana? tanya Leo.
"Aku akan datang karena penasaran dengan wanita yang bernama November, itu!" ucap Aries.
__ADS_1
"Aku akan datang karena ingin mengorek informasi tentang wanita itu dari para tamu undangan," lanjut Libra.
"Aku tergantung besok. Kalau Aquarius mau pergi, maka aku pun akan pergi. Jika, tidak mau ... ya nggak akan datang," jawab Januari.
"Kalau kamu?" tanya Libra kepada Leo.
"Entahlah. Aku merasa enggan untuk datang. Tapi, Papa bilang mereka mau menyelidiki tentang November. Karena orang ini sulit ditemui, katanya," jawab Leo.
"Kalau begitu datang saja! Apalagi pestanya di adakan di kediaman Ericsson," ujar Aries.
"Aku merasa tidak enak perasaanku akhir-akhir ini," balas Leo.
"Kenapa?" tanya Aries.
"Ternyata ada yang menguntit keseharian aku dan Ayu. Ada pesan masuk dan isinya adalah foto aku dan Ayu selama satu minggu kemarin. Aku tidak suka ini. Mau ini ancaman atau hanya perbuatan iseng," papar Leo dengan nada kesal.
"Sebaiknya kamu waspada. Perketat penjagaan Ayu. Kita tidak tahu maksud orang itu mengirimkan foto-foto kamu dan Ayu," suruh Januari.
"Iya. Sebaiknya kalian tinggal di kediaman Esteban dulu sampai semuanya di rasa aman," lanjut Libra.
"Iya, benar. Apa yang dikatakan oleh Januari dan Libra. Kamu kini sudah masuk ke dalam persaingan dunia bisnis internasional. Banyak lawan juga banyak kawan," ujar Aries.
Leo pun mempertimbangkan usulan dari para sahabatnya itu. Dia tidak mau membuat Ayu dalam masalah lagi. Apalagi kalau sampai berurusan dengan keselamatan nyawa istrinya itu.
__ADS_1
***
Bagaimana kisah mereka selanjutnya? Tunggu kelanjutannya ya! Jangan lupa untuk selalu klik like, komentar, favorit, hadiah, dan Vote-nya juga ya. Dukung aku terus. Terima kasih.