
Para wanita sudah selesai mempercantik diri, mereka juga sengaja memakai baju yang tadi dibeli di butik La Mode. Rencananya mereka mau kencan ganda seharian ini. Mulai dari menonton bioskop, makan bersama dan jalan-jalan di taman.
Leo terpana melihat penampilan Ayu yang semakin cantik dan bentuk tubuh yang seksi karena terlihat berisi. Apalagi saat ini dia sedang hamil anak kembar dan perutnya sudah terlihat membuncit. Itu yang sering membuat Leo tergoda untuk mengelusnya dengan penuh rasa sayang.
"Baby, kamu semakin terlihat cantik. Rasanya aku ingin membawa kamu pulang saja," bisik Leo dengan alis yang bergerak naik turun dan mendapat cubitan di perut oleh Ayu yang tersenyum malu.
"Kakak, apa-apa ih! Ini masih siang juga," gumam Ayu dengan pipi yang merona.
"Bukannya kita sering melakukannya dan tidak mengenal waktu," bisik Leo menggoda istrinya. Ayu menutup mukanya saking malunya saat ini.
Januari langsung memeluk tubuh Aquarius. Tercium wangi yang menyegarkan dari tubuh istrinya. Bahkan kulitnya pun terasa lebih halus lagi. Hujan ciuman, dia berikan untuk istrinya tercinta. Meski perutnya baru sedikit kelihatan menonjol. Namun, Januari begitu senang saat dia bisa mengelus perut itu.
"Sayang, kamu sangat cantik sekali." Januari memuji istrinya.
"Terima kasih, Cintaku." Satu kecupan Aquarius layangkan pada bibir suaminya.
Julia menatap malu-malu ke arah Aprilio. Dia juga ingin dipuji seperti Ayu dan Aquarius. Namun, hal itu tidak terucap dari mulut tunangannya. Sehingga, membuatnya kesal.
Aprilio agak berbeda dengan Januari yang tidak malu memperlihatkan kemesraan dengan pasangannya di depan umum. Kalau dia agak canggung, apalagi banyak orang seperti ini. Berbeda kalau saat mereka hanya berduaan saja.
Aprilio langsung menggenggam tangan Julia dan tersenyum tampan. Cuma dengan senyuman saja, kekasih hatinya langsung kembali luluh.
"Kenapa kamu tidak memuji seperti yang mereka lakukan?" tanya Julia dengan pelan.
Aprilio pun menarik Julia ke tempat yang tidak ada orang lewat. Kemudian dia berbisik, "Kamu begitu cantik. Baju itu sangat cocok untuk kamu pakai."
Julia pun tersenyum malu-malu dan pipinya terlihat semakin merona. Dia pun menjawab, "Terima kasih."
__ADS_1
***
Ketiga pasang itu menonton bioskop. Film drama romantis yang membuat para penontonnya menangis terharu biru. Apalagi berakhir sad ending.
"Siapa sih, yang merekomendasikan untuk menonton film ini?" Ayu menggerutu karena memilih film yang membuatnya berderai air mata.
"Iya, aku kesal dengan akhir ceritanya." Mata Aquarius terlihat merah dan bengkak.
Sedangkan Juli masih saja menangis. Meski Aprilio sudah membujuknya agar tunangannya itu berhenti menangis.
"Juli, kenapa kamu belum berhenti juga menangis? Lihat, mereka sudah berhenti menangis!" Aprilio memberikan tisu kepada kekasihnya.
"Aku bisa merasa perasaan tokoh utama wanita yang ditinggal mati kekasihnya. Bagaimana, jika hal itu juga terjadi kepadaku," jelas Julia sambil menyeka air mata dengan tisu.
***
"Kasihan sekali istriku ini. Sehabis menangis langsung minta makan," ucap Leo sambil mengelus kepala Ayu dan merangkulnya. Dia membawa Ayu ke restoran tempat dulu dia memergoki Libra dan pacar-pacarnya sehingga mereka berkelahi.
"Aku juga lapar," kata Julia sambil melirik ke arah Aprilio. Mereka pun mengikuti Ayu dan Leo.
"Sayang, kamu lapar nggak?" tanya Januari kepada Aquarius.
"Lapar," jawab istrinya sambil menganggukan kepala.
"Kalau begitu ... kita ikuti juga mereka!" ajak Januari. Sepasang suami istri itu berjalan sambil saling merangkul.
***
__ADS_1
Mereka pun memesan tempat yang bisa memuat orang banyak. Kebetulan ada meja yang bisa memuat delapan orang. Selera makan para wanita itu sama. Ketiganya suka makan seafood. Jadi, banyak menu dari olahan ikan laut yang mereka pesan.
Ayu yang porsi makannya sangat banyak, membuat Leo memesan banyak. Bahkan dia juga yang menyuapi Ayu. Jika, makan disuapi begini terasa nikmat. Baik bagi Ayu maupun Leo.
"Enak, Baby?" tanya Leo dengan mesra.
"Enak banget, Kak. Lagi. A ...!" Ayu menyodorkan sendok ke mulut Leo dan gantian menyuapinya.
Aquarius iri melihat keromantisan antara Ayu dan Leo. Maka, dia juga meminta Januari untuk menyuapinya. Suaminya itu tentu sangat senang bisa menyuapinya. Sebab, selama ini hanya Aries yang selalu menyuapi Aquarius saat sarapan.
"Makan yang banyak ya, Sayang. Biar bayinya sehat dan Mamanya juga kuat," ucap Januari sambil menyuapi Aquarius.
Julia melirik ke arah Aprilio. Dia juga ingin seperti itu. Namun, sang kekasih malah memberikan kode untuk makan sendiri. Jadi, terpaksa Juli makan tanpa disuapi.
***
Kemesraan ketiga pasangan itu membuat iri para pengunjung yang lain. Apalagi bagi November. Sejak tadi memperhatikan Leo dan Ayu. Dia sangat benci melihat semua hal itu.
"Leo, aku sudah menandai kamu. Kamu hanya boleh menjadi milikku, meski aku akan merebut paksa kamu darinya," gumam November.
***
Bagaimana kisah mereka selanjutnya? Tunggu kelanjutannya ya! Jangan lupa untuk selalu klik like, komentar, favorit, hadiah, dan Vote-nya juga ya. Dukung aku terus. Terima kasih.
Sambil menunggu Ayu up bab berikutnya, baca juga karya teman aku. Ceritanya nggak kalah seru dan menarik loh.
__ADS_1