
Acara pesta kembang api akhirnya di adakan malam berikutnya, setelah siang harinya mereka pesta barbeque di sana. Kondisi Ayu juga sudah dalam keadaan baik. Semua orang pun menikmati saat kebersamaan mereka. Apalagi mereka merayakan jadinya hubungan asmara antara Aries dengan Gemini.
Dari semua orang yang menanti dengan penuh semangat pesta kembang api adalah September. Dia sengaja meminta kepada Januari untuk memesankan kembang api khusus. Dia ingin memberikan kejutan untuk suaminya. Rasa cinta dan sayang untuk Libra yang selalu sabar dalam mendampinginya ingin dia ungkapkan dalam bentuk yang istimewa dan berkesan.
"Kak Janu, benarkan itu akan berhasil?" tanya September dengan hati yang masih was-was takut gagal.
"Ya. Kamu tenang saja," bisik Januari.
Terlihat kecemasan di wajah September. Dia terus berdoa agar acaranya berjalan dengan lancar.
"Semuanya bersiap-siap kita akan memulai pesta kembang apinya." Januari pun memanggil semua orang. Mereka saat ini sedang berada di atap gedung hotel tempat menginap.
Mula-mula mereka hanya menyalakan kembang api yang kecil dan dipegang oleh tangan. Dalam berbagai ukuran. Kembang api yang seperti ini sangat disukai Aprilio karena mengingatkan dirinya ketika dia masih kecil. Dulu dia dan Ayu hampir setiap hari menyalakan kembang api. Bahkan mereka berdua hampir membuat kebakaran karena melemparkan kawat bekas kembang api yang masih menyisakan sedikit bara api ke tumpukan daun kering yang sengaja dikumpulkan untuk dibuat pupuk kompos. Semenjak kejadian itu mereka selalu mengambil ember berisi air. Jika, kembang apinya sudah habis mereka akan memasukannya ke dalam ember itu.
Ayu duduk dan Leo mendekapnya dari belakang. Dia tidak mau kalau kali ini anak dan istrinya kedinginan setelah kemarin kekurangan cairan karena terlalu lama main.
September dan Libra berdiri sambil berpelukan. Kedua pasangan hot ini paling senang memamerkan kemesraan mereka. Keduanya tidak malu berciuman mesra di depan umum. Berbeda dengan Ayu yang selalu malu-malu kucing. Jika, Leo memperlihatkan kemesraan yang berlebihan di depan orang banyak.
Kalau Januari dan Aquarius merasa tidak masalah hanya saja jangan berlebihan. Sebab, mereka sejak zaman putih biru sudah menjadi pusat perhatian orang-orang sekitarnya yang penasaran akan kisah cinta mereka.
Setelah main kembang api saatnya mereka menuju puncak kembang Api. Acara yang paling di tunggu-tunggu.
"Baiklah semuanya kita ke acara selanjutnya! Acara yang paling kita tunggu-tunggu!" teriak Januari. Lalu dia menghubungi seseorang lewat telepon.
Syuuut ....
Duar! Duar! Duar!
Bunga kembang api raksasa yang berwarna warni langsung menghiasi gelapnya langit malam ini. Terlihat begitu sangat indah.
__ADS_1
"Wah, indah sekali, Sayang!" pekik Aquarius kepada Januari.
"Lihatlah sebentar lagi. Akan ada pertunjukan yang sangat bagus." Januari berdiri sambil merangkul tubuh istrinya.
"Apa sih, Sayang? Aku jadi penasaran," tanya Aquarius.
Syuuut ....
Duar! Duar! Duar!
Rangkaian kembang api raksasa memenuhi langit, bertuliskan "Aquarius I LOVE YOU" dan itu sukses membuat Aquarius menangis terharu. Dia suka dengan kejutan yang sudah di siapkan oleh suaminya itu.
"I LOVE YOU too!" balas Aquarius dan mencium sekilas bibir suaminya.
"Kamu senang, Sayang?" tanya Januari yang menunpukan dagunya di bahu istrinya.
Syuuut ....
Duar! Duar! Duar!
Kali ini tulisan "Aquarius terima kasih."
"Terima kasih sudah mengandung anakku," bisik Januari.
"Aku yang seharusnya berterima kasih kepadamu. Sudah menjadikan aku istrimu."
Kembang api berikutnya adalah milik September. Kejutan untuk suaminya tercinta.
Syuuut ....
__ADS_1
Duar! Duar! Duar!
Bukan tulisan tetapi lukisan wajah Libra memenuhi langit malam saat itu.
"Sayang, itu ...." Libra tidak mampu melanjutkan lagi kata-katanya.
Dia merasa sangat bahagia sampai tidak mampu berkata. Dipeluknya tubuh sang istri dan dielus perutnya yang buncit itu.
Lalu di rangkaian kembang api berikutnya adalah tulisan "TERIMA KASIH CINTA" dan "PAPA BABY GIRL".
Libra menangis terharu dan berkata, "Terima kasih, Sayang. Aku suka dengan kejutan yang kami tampilkan saat ini," balas Libra dan mencium istrinya.
Ayu juga terpana melihat kejutan yang dibuat oleh teman-temannya itu. Dia senang saat melihat wajah-wajah penuh kebahagiaan dari mereka.
"Kenapa mereka membuat hal seperti ini tidak bilang-bilang padaku!" Leo merasa kesal pada teman-temannya karena dia tidak bisa membuat kejutan untuk Ayu seperti itu.
"Kak Leo, kamu kenapa?" tanya Ayu karena suaminya terdengar menggerutu.
"Aku kesal sama mereka. Kenapa mereka nggak bilang akan buat hal yang seperti ini?" Leo melirik ke arah Ayu yang kini sedang menatapnya.
"I LOVE YOU PAPA!" kata Ayu sambil tersenyum manis.
Leo merasa senang sehingga kekesalan dalam hatinya hilang sudah. "*I Love You, Baby*!"
***
Bagaimana kisah mereka selanjutnya? Tunggu kelanjutannya ya! Jangan lupa untuk selalu klik like, komentar, favorit, hadiah, dan Vote-nya juga ya. Dukung aku terus. Terima kasih.
__ADS_1