Ayu Sang Penakluk

Ayu Sang Penakluk
#Ungkapan Hati Gemini


__ADS_3

     Betapa terkejutnya Julia mendapatkan lagi kejutan dari kekasih hatinya itu. Setelah tengah malam tadi di kejutkan kedatangannya di dalam kamar dengan membawa satu kue ulang tahun. Dia dibangunkan saat jam pergantian malam menuju dini hari. Hanya tangisan bahagia yang bisa dia lakukan saat itu. Menjadi seorang kekasih Aprilio benar-benar mengubah hidupnya menjadi jauh lebih bahagia. Sehingga dia benar-benar bertekuk lutut tak berdaya karena begitu besar rasa cintanya untuk calon suaminya itu.


     Begitu pagi hari dia dijemput dan sarapan romantis di pinggir danau yang banyak bunga bermekaran. Entah ide siapa sampai dia tidak percaya kalau Aprilio yang merancang semuanya itu sendiri. Saat sarapan ini 'lah Julia di buat mabuk kepayang oleh Aprilio. Hadiah ulang tahun satu set perhiasan dan tiket nonton film selama satu bulan di tiap akhir pekan.


     Saat siang harinya dia dibawa ke tempat taman hiburan yang belum di publish untuk umum. Lagi-lagi di sini dia mendapat kejutan manis lainnya. Ungkapan rasa cinta sang kekasih begitu terasa menyentuh hatinya. Dia memeluk erat tubuh kekar itu karena tidak di izinkan untuk mencium bibirnya maka Julia pun mencium leher dan rahangnya.


"Apa kamu suka?" tanya Aprilio dengan lembut tepat di telinga Julia.


"Ya, aku menyukainya. Terima kasih, ya." Julia tidak mau melepaskan pelukannya. Julia masih saja memeluk tubuh kekasihnya itu dengan erat. Terlihat senyum bahagia yang tidak pudar dari wajah Julia dan Aprilio.


"Aku semakin tidak mau melepaskan kamu. Kenapa kita nggak menikah saja sekarang?" ujar Julia sambil menengadahkan wajahnya menatap sang kekasih.


"Tiga tahun lagi. Sambil menunggu waktu itu, kamu belajarlah jadi seorang istri dan ibu yang baik. Agar pas kita menikah nanti tidak bingung harus berbuat apa," balas Aprilio.


"Kalau begitu beri aku ciuman!" pinta Julia agak merengek seperti anak kecil.

__ADS_1


"Tidak! Kamu sudah melakukannya tadi. Ingat dengan peraturan yang sudah kita buat," tukas Aprilio.


"Peraturan ada untuk dilanggar," sanggah Julia.


"Tidak masalah kalau kamu siap menerima hukumannya," tantang Aprilio dengan mengangkat sebelah alis dan senyum tipis yang membuat Julia memberengut kesal.


"Mana aku tahan tidak bertemu dengan kamu. Apalagi sampai tiga hari." Julia memukul dada Aprilio. Julia senang karena sikap gentle Aprilio. Kekasihnya itu bukan laki-laki yang suka memanfaatkan wanita untuk memuaskan napsunya.


***


     Ungkapan isi Gemini membuatnya malu. Namun, dia teringat kembali kata-kata Ayu dan Aquarius kepadanya beberapa hari yang lalu. Saat dia menatap Aries dan kedua sahabatnya itu tahu ada perasaan yang dia miliki untuk pemuda yang sudah mencuri hatinya. Mereka pun senang karena dirinya sudah bisa move on dari mendiang suaminya.


"Aries aku mencintai kamu," kata Gemini akhirnya.


     Mendengar kata yang terucap dari sahabatnya itu membuat Aries sangat terkejut dan menyadari kalau kata-kata tadi memang isi hati dari Gemini untuknya. Bukan melantur tanpa sadar.

__ADS_1


"Apa kamu yakin dengan perasaan kamu ini?" tanya Aries sambil menatap netra wanita di depannya.


"Ya. Aku yakin akan perasaan ini sejak lama. Hanya saja aku merasa kalau cintaku ini bertepuk sebelah tangan. Makanya aku pendam saja. Tapi saat ini aku sudah tidak bisa lagi menahannya. Aku ... aku benar-benar sangat menyukai dirimu."


"Terima kasih untuk perasaan kamu terhadapku. Apa kamu mau membantu aku agar hati ini seutuhnya menjadi milik kamu. Buat aku cinta hanya kepada kamu. Sehingga tidak ada wanita selain kamu yang ada di hati ini," ujar Aries. Bagaimanapun nama Ayu masih saja tertanam kuat di hatinya.


"Ya. Akan aku curi semua perhatian kamu hanya kepadaku sehingga aku bisa menguasai hatimu dan tidak ada nama wanita lain di sana." Gemini mencengkram lengan Aries dengan kuat.


"Ya. Aku izinkan kamu melakukan hal itu," ucap pemuda yang kini tersenyum lembut.


***


     Hari itu kedua pasangan ini menghabiskan liburan di sana. Mereka menempati kamar presidential suite room yang menyajikan kemewahan. Dikarenakan belum beroperasi di tempat itu tidak ada pegawai yang bisa dimintai tolong. Semua fasilitas sudah bisa dipakai. Mereka masak sendiri dan makan bersama-sama.


     Kegiatan mereka berempat di sana sangat menyenangkan. Seperti biasa Juli selalu mengabadikan momen-momen indah dalam hidupnya. Dia pun mengunggah foto dan video mereka di sosial media miliknya dan tentu saja memancing reaksi para ibu hamil.

__ADS_1


***


Bagaimana kisah mereka selanjutnya? Tunggu kelanjutannya ya! Jangan lupa untuk selalu klik like, komentar, favorit, hadiah, dan Vote-nya juga ya. Dukung aku terus. Terima kasih.


__ADS_2