
Naura dulu memang di kenal dengan wanita yang suka hura-hura dan berfoya-foya, saat ia menjalani kehidupan seorang bernama Sonia kebiasaan itu semakin menjadi, karena ia mendapatkan orang tua yang sama gilanya dengan dirinya. Suroto ayah Sonia lelaki yang terobsesi ingin menguasai harta orang lain, ia tidak perduli dengan nyawa orang lain. Jika ia suda menginginkan sesuatu maka akan melakukan apapun termasuk menculik dan membunuh.
Hal itu sering ia lakukan, ia memberi pinjaman dan dengan bunga selangit, jika tidak mampu melunasi ia akan menyita rumah dan semua aset peminjam, bahkan lebih parah lagi ia meminta dibayar dengan tubuh anak perempuan mereka yang masih perawan. Kejam, sadis, jahat, tidak punya perasaan itulah yang tergambar dari Suroto yang saat ini jadi ayah Sonia.
Kali ini Sonia bertemu dengan teman-teman lamanya di bar.
”Apa kamu masih mengharapkan Nicolas?” tanya teman lama dengan nada meledek, ia memegang gelas bir.
“Ya, kenapa?” tanya Sonia balik menantang.
“Kamu tidaka akan bisa mendapatkannya, kalau kamu bisa menikahinya, mobilku jadi milikmu,” ujar wanita itu dengan gayanya sombong.
Sonia tertawa lebar, ia semakin tertantang untuk mendapatkan Nicolas apalagi di bonusin mobil mewah dari wanita sombong tersebut.
Sonia bertarung dengan teman teman sosialitanya, kalau dia bisa merebut Nikolas dari istrinya yang sedang hamil, maka Sonia akan mendapat mobil mewah.
Bahkan taruhannya sebuah mobil mewah Ferrari f60 Amerika, Bahkan katanya Mobil yang paling mewah di dunia dan hanya di produksi terbatas, hanya beberapa Negara yang memilikinya, dan mesin V12 material berbahan karbon dan memakai desain modelnya yang atap terbuka dan dibandrol dengan harga empat miliar.
“Aku bisa,” ujar Sonia.
“Jika dalam satu bulan kamu tidak bisa menikahi Nicolas maka kamu saya anggap kalah … jika kamu kalah dan tidak bisa menikahi Nicolas, maka hidupmu akan saya beli,” ujar wanita sombong itu merendahkan Sonia, tatapan sinis dari Sonia hanya di balas tawa sepele dari musuhnya, ini namanya bertemu dengan satu kelas, sama-sama sombong, orang sombong bertemu orang Songsong.
“Baik,” jawab Sonia dengan yakin, ia tidak terima.
Ternyata Sonia menyusun rencana jahat.
Wanita itu makin gila saja, karna masa waktu taruhannya semakin habis, ini sebenarnya bukan nilai uang lagi yang di pikirkan Sonia lebih tepatnya harga diri dan gengsi.
Saat ini, bukan hanya karena mobil mewah itu yang fantastik, tapi Sonia hanya ingin menyelamatkan harga dirinya. Mungkin kalau dia meminta ayahnya membelinya bahkan mampu membeli empat sekaligus untuknya, tapi demi harga diri dan ingin mendapatkan Nicolas , Sonia semakin bersemangat.
**
__ADS_1
Disisi lain tepatnya di Jerman.
Karna merasa mereka semakin diawasi, Rio menyusun rencana untuk mengalihkan perhatian mata mata yang mengawasi mereka.
Bak di Film film trailer yang sering terjadi, Narti harus menyamar menjadi orang hamil mengantikan Ines , ia keluar menuju loby utama apartemen itu, benar saja ada orang yang mengikuti langkanya, Narti harus buru buru masuk ke dalam Mobil di dalam mobil orang suruhan Rio membawa Narti menjauh dari gedung itu, pada saat itu juga Ines di keluar untuk meninggalkan apartemen itu, tapi Rio tau yang mengawasi mereka, bukan hanya satu kelompok tapi ada beberapa.
Untungnya dr. Maria membantu mereka, kelas senam hamil di adakan di apartemen Ines, ada sepuluh orang hamil yang ikut mengikuti senam yoga untuk orang hamil.
Pada saat keluar gedung, ke sepuluhnya di pakai jaket Hoodie untuk ke sepuluh orang hamil termasuk Ines, itu
cara mereka mengeluarkan Ines dari Sana,
Alhasil para bajingan yang mengawasi mereka kebingungan mengenali yang mana Ines karna semuanya sama-sama hamil.
Akhirnya Ines lolos dari para orang orang suruhan Sonia yang berniat menculiknya, untuk menaklukkan Nikolas dan melemahkannya dan bisa menekan NIkolas.
**
Saat lagi berusaha ingin menyelematkan keluarganya, Nicolas di culik saat keluar dari gedung bertemu pengacara. Seseorang membekap mulutnya menggunakan obat bius dari belakang saat diparkiran, lalu ia dibawa ke sebuah gedung di kurung di sana.
Saat ia bangun ia sudah terkurung dalam ruangan, ia tidak bisa berkomunikasi dengan istrinya karna Sonia menyita Ponselnya dan dia kurung dalam kamar di awasi algojo suruhan nya. Nicolas sudah di tangan Sonia mendatangi bar.
Lavea menantang Sonia lagi.
“Gue mau kasih mobil kesayangan ke Lo jika Lo bisa mendapatkan lelaki itu lebih cepat dari kita sepakati. Lu jangan hanya bilang bisa, buktikan dong,” ledek Lavea dengan gaya enteng tangan satunya memegang rokok, mengisapnya dan melepaskan ke udara, dan tangan satunya memegang gelas kaca yang di isi beralkohol tinggi The Winston cocktail, bukan hanya dosisnya yang tinggi bahkan harga nya juga tinggi bahkan harga satu botolnya bisa di hargai puluhan juta dan hanya kafe tertentu saja yang menyediakan, orang dari kalangan atas seperti Lavea yang sering memesannya.
Lavea wanita berdarah campuran , wajahnya yang cantik tapi mulutnya tidak secantik wajahnya, sifatnya yang sombong dan mulutnya yang lemes, yang sering menggeluarkan kata kata tanpa berpikir itu menyakiti hati orang lain.
Bahkan mulut berbisanya yang meracuni Sonia, dia yang memberikan tantangan gila itu, tapi di balik tantangan gila yang dia tawarkan, sepertinya dia tidak rela juga memberikan mobil kesayangannya untuk Sonia, lebih tepatnya dia takut kalau Sonia akan berhasil maka di mulai lah pertarungan Dua wanita gila yang mengorbankan hidup manusia.
“Aku akan memiliki mobil itu, kamu akan kalah tunggu saja,” jawab Sonia dengan yakin karena Nicolas sudah di genggamannya, di culik dan kurung ayahnya di rumah mereka.
__ADS_1
Wanita yang gila memang si Sonia.
Saat sedang dikurung, Nicolas didatangi lagi sama si iblis betina itu, ia benar-benar nekat dan jahat sama seperti Suroto.
“Aku ingin kamu memilih salah satu, Mami kamu atau menikah?”
“Baiklah, aku akan menikah,” jawan Nicolas.
Akhirnya ia memilih menyelamatkan Ibunya yang harus membutuhkan Operasi pembedahan Jantung karna maminya mengalami penyumbatan di pembuluh darah yang mengaliri jantungnya, ada lemak yang menyumbat aliran darahnya dan hari itu ibunya akan di operasi, tapi membutuhkan pendonor darah dan Nikolas mempunyai golongan darah yang sama dengan maminya.
Setelah hampir satu bulan bertahan dan tidak mau mengikuti keinginan Sonia, rela dikurung si wanita gila di salah satu rumah dan di awasi para orang orang suruhannya. Tubuhnya berubah kurus tidak terawat, rambut-rambut halus mulai menumbuh pipi tampannya. Dia di kurung dan tidak boleh menemui keluarga jika dia belum melunasi hutang ayah nya, dan jika dia mau hutang ayahnya lunas maka dia akan menikahi Sonia.
Nicolas menyesali dirinya yang datang ke Indonesia, Sonia dan kelurganya menjebaknya mengakibatkan dirinya menjadi tawanan cinta yang di paksakan.
Rasa putus asa dan karna dirinya tidak bisa menghubungi Istrinya membuatnya depresi, dan belum lagi dia harus di kurung di salah satu kamar di rumah Sonia, Nicolas akhirnya menyerah.
“Baiklah, biarkan Mamiku dioperasi dulu baru aku akan menikahi mu,” ujar Nikolas.
“ Jangan macam- macam, ya,” ujar Suroto mengancam dirinya, kalau dia tidak menepati janjinya menikahi putrinya ia akan mengancam akan membunuh semua keluarganya, ia terlihat seperti penjahat dalam film-film.
“Baik,” jawab Nicolas seperti tidak punya harapan hidup.
Hari itu di salah satu rumah sakit swasta ternama di Jakarta bahkan di Indonesia, Lina mami Nicolas akan operasi pembedahan jantung.
Nama Dokternya, Nama susternya tertulis jelas beserta fotonya, Nikolas duduk seperti mayat hidup di samping ibunya, tubuhnya kurus dan rambutnya berantakan tidak sisir.
Uda dua bulan dia menginjakkan kakinya Jakarta, tapi baru dua kali ini dia bisa membesuk ibunya, melihat ibunya lemah tidak berdaya , Nicolas bahkan menangis pun dia tidak mampu melakukanya lagi, hidupnya seolah mati rasa, dua hari sebelum dia memutuskan menyelamatkan nyawa ibunya, dia akhirnya bisa menghubungi orang suruhan yang mengawasi Ines, tapi fakta bahwa Ines tidak ada lagi di apartemennya dan ada orang lain yang ingin mencelakai Ines, membuatnya hampir gila, dan menyesali karna meninggalkannya,
“Bos ada orang lain yang mengincarnya,” ujar orang suruhannya, dan sepertinya bukan dari pihak Sonia juga.
Bersambung
__ADS_1