Buka Hatimu Kembali Untukku

Buka Hatimu Kembali Untukku
Bertahan di Tengah Badai


__ADS_3

Setelah mempertemukan Keanu dengan keluarganya, Nicolas berniat datang ke rumah sakit untuk menjenguk Hendra , ia juga berpikir kalau Ines masih di sana , saat ingin bersiap pergi.


“Om mau ke mana?” tanya Keanu tiba-tiba ia bangun.


“Daddy mau ke rumah sakit.”


“Apa boleh Aku ikut?” tanya Keanu.


“Tapi Nenek sama kakek masih ingin bersama kamu, Jagoan.”


“Tapi Aku mau sama Mommy.” Keanu takut ditinggal, walau matanya masih setengah  terbuka ia tetap ingin ikut.


“Baiklah, Daddy akan antar kamu ke rumah ya, mungkin Amber ada di rumah Mommy, tapi bukan sekarang , nanti saja kamu tidur dulu,” bujuk Nicolas.


“Dady tidak akan pergi, kan?”


“Ya,” jawab Nicolas, ia kembali duduk.


“Nico, kalau kamu bawa dia pergi. Apa istrimu masih memperbolehkan kami bertemu dengannya?” tanya Linda,  ia takut tidak bisa melihat cucunya lagi, apa yang dilakukan Ines beberapa bulan lalu saat mereka bertemu di kuburan masih membekas di hati Linda, ia masih mengingat jelas bagaimana tatapan kemarahan yang ditunjukkan  Ines padanya dan Novi.


“Aku masih takut melihatnya kalau dia marah."


“Mami, kita harus percaya pada Ines, jangan menekan apa lagi memaksa,” ucap Nicolas.


“Tapi bagaimana setelah menjenguk Ko Hendra dia pergi lagi dengan Keanu.” Novi ikut-ikutan khawatir.


“Jangan khawatir, dia tidak akan melakukan itu. Aku juga mau bilang sama kamu jangan temui wanita itu lagi, kenapa  kamu mau  masih mau  bertemu dengannya.”


“Ko,  dia yang datang ke rumah ini, masa  Aku usir.”


“Bila perlu usir, kalau saja Ines melihat dia datang, apa kamu pikir dia memperbolehkan Keanu datang ke sini?”


“Maaf Ko, Aku akan menolaknya jika dia datang.”


Walau Papi dan Maminya masih ingin bersama Keanu, tapi mereka berdua tidak ingin memaksa, hanya perlu sabar seperti yang di lakukan Nicolas selama ini, jika mereka memaksa takut Ines akan marah dan menjauhkan mereka dari Keanu.


“Keanu, nanti datang lagi ke rumah Oma ya,” ucap Linda.


“Bermain catur dengan Akong,” bujuk Novi.


Mata Keanu menatap mereka bergantian dengan raut wajah bingung, ia berpikir kenapa tiba-tiba Linda menangis saat ingin ia pergi.


“Baiklah, Aku akan izin dulu sama Mommy baru datang lagi, aku juga ingin menjenguk Papi,” ujar Keanu, ia menarik tangan suster untuk pergi dari sana.

__ADS_1


“Nanti kamu  datang Akong akan tunjukkan kolam ikan ,” ucap Linda, ia masih berusaha membujuk Keanu  supaya jangan pergi.


“Sudah Mi, nanti kami akan datang lagi,” ujar Nicolas ia mendekat.


“Bagaimana kalau Ines membawanya lagi ke Jerman, padahal Mami belum puas bermain dengannya. Mami juga belum memasak makanan kesukaan Keanu, tidak bisakah  kamu mengantarnya besok saja menginap satu malam saja,” ucap Linda dengan wajah sendu.


Nicolas tidak tega melihat wajah sedih  Maminya, jadi ia menelepon  Ines.


“Ya?”


“Nes … Apa boleh Keanu  Aku antar besok ke rumah?” tanya Nicolas, ia bukannya takut pada Ines namun ia tidak ingin wanita  itu semakin membencinya dan salah paham padanya.


“Kenapa?” tanya Ines.


“Mami sama Papi masih ingin bersamanya malam ini katanya, ingin makan masakan kesukaan Keanu.”


“Ayam kecap, perkedel,  soto ayam.”


“A-apa?” tanya Nicolas  memperjelas pendengarannya.


“Tadi bilang mau masak masakan kesukaan Keanu kan? ya itu kesukaannya,” ucap Ines.


“Oh, baiklah.” Nicolas tersenyum.


“Baiklah Ratu, aku tutup telepon ya.” Nicolas  tersenyum senang saat Ines mengijinkan Keanu bersama keluarganya malam itu.


“Bagaimana Ko?” tanya Linda saat Nicolas masuk ke dalam rumah.


Ia berpura-pura diam menatap semua anggota keluarganya bergantian, sengaja membuat mereka   menunggu dengan wajah tegang.


“Tidak bisa ya?” tanya Linda dengan wajah sendu.


“Mami harus masak, ayam kecap, soto ayam, perkedel.”


“Apa? Jadi boleh?” Wajah wanita itu langsung bersemangat.


“Ya, boleh.”


Novi langsung memeluk Keanu, bocah tampan itu menatap keluarga Daddy-nya dengan wajah bingung , karena mereka semua bergantian memeluk dan mengecup pipinya.


“Kata Mommy, kita di sini dulu ya, besok baru pulang, Amber juga masih di kampung  besok dia baru datang, dia mau ke sini.” Keanu diam,  ia hampir menangis karena ia sudah sempat  ingin pergi.


“Mommy yang bilang loh ... Navi kamu juga di sini, jangan takut,” bujuk Novi.

__ADS_1


Karena ia hampir mau menangis terpaksa Nicolas melakukan panggilan video call pada Ines, barulah ia diam, sementara maminya berkutat di dapur, ia memasak makanan kesukaan Keanu. Nicolas ayah yang  sabar dalam menjaga anak. Saat Keanu merengek minta bertemu mommy nya ia membawanya ke kamar, mengeluarkan barang-barang lama miliknya ada banyak permainan lama yang dulu ia koleksi saat ia masih kecil. Keanu langsung diam, pikirannya teralihkan dengan koleksi mainan Daddynya.


Saat keluarganya  bermain dalam suana gembira, lagi-lagi wanita itu datang lagi. Padahal Naura  tadi siang sudah ia cuekin tapi kali ini wanita itu datang lagi.


“Ko maaf … Naura datang lagi, dia ingin bicara dengan koko katanya sebentar.”


“Itu orang sudah gila kali ya, Apa dia tidak punya rasa malu lagi?” Nicolas lama-lama geram sama Naura, ia  bukannya bersimpati Nicolas malah semakin benci dan menyesal pernah  berhubungan dengan Naura.


“Biar Mami saja yang bicara dengannya.” Linda  menemui Naura.


“Mi, aku hanya ingin bicara sama Nicolas sebentar saja.”


“Nak Naura, dia sudah bilang tidak ingin bertemu kamu lagi, sekarang ada putranya bersamanya.”


“Aku tidak mau pergi sebelum dia mau bicara denganku,” ucap Naura saat Linda menyebut putra Nicolas.


“Nak Naura kamu tahu kan, Nicolas tidak punya perasaan sama kamu, kenapa kalian tidak baik-baik  berpisah dan menemukan pendamping masing-masing,” ucap Linda, wanita itu tidak lagi membela Naura.


“Karena itulah Mi, Aku ingin bicara baik-abik dengannya lalu Aku akan menghilang lagi.”


“Dulu juga kamu mengatakan seperi itu Nak, tapi nyatanya kamu datang juga ke sini,” ujar Linda.


“Kali ini beda Mi.” Naura mengotot tidak mau pergi, walau sudah di tolak dari bahasa yang lembut sampai yang kasar tetap saja wanita itu tidak mau pergi.


“Saya tidak mau harus berkata apa lagi Nak,  Saya juga wanita, mengerti perasaan seorang wanita. Tetapi kali ini kamu itu sudah terlalu memaksa,” ujar Linda bersikap tegas.


“Mami dulu mendukungku, kenapa sekarang tidak agi?”


“Itu dulu sebelum Saya tahu kamu selingkuh dengan Tomi, sekarang saya sudah tau, tidak akan menyodorkan anak saya ke dalam jurang,” ujar Linda.


“Aku tidak mau pergi sebelum Nicolas menemui ku.” Ia duduk di sofa dan melipat tangan.


“Ini sudah malam, kamu kembali besok saja.”


“Besok sudah punya cerita yang berbeda lagi Mami, hari ini Aku  hanya ingin bertemu Nico.”


Karena Naura tidak mau pergi Linda masuk lagi ke dalam rumah.


“Dia tidak mau pergi, wanita itu keras kepala,” ujar Linda kesal.


Nicolas berdiri dengan wajah mengeras,  sebenarnya ia tidak ingin berurusan dengan wanita itu, apalagi lagi dipuncak kerja kerasnya untuk mendapatkan hati Ines, ia takut istirnya  mengetahui Naura datang ke rumah saat Keanu ada di rumah.


 Bersambung

__ADS_1


Kakak yang baik bantu like, komen dan vote ya


__ADS_2