Buka Hatimu Kembali Untukku

Buka Hatimu Kembali Untukku
Bucin


__ADS_3

Hari-hari bahagia  mereka jalani bersama, Nicolas dan Ines menikmati indahnya pacaran setelah menikah, makan malam romantis, jalan-jalan ke tempat yang belum pernah Ines jalani, Ines juga hobi menikmati keindahan alam dari ketinggian.


"Kenapa Aku jadi suka naik gunung ya, padahal dulu tidak terlalu begitu suka,"ujar Ines setelah mereka sampai di puncak gunung Rinjani, bersama team pecinta alam.


"Hobiku menular ke kamu sayang,"sahut Nicolas merentangkan tangan setelah sampai di puncak gunung yang berlokasi di Pulau Lombok Nusa Tenggara Barat itu, salah satu gunung berapi tertinggi di Indonesia.


"Ini pertama kalinya Aku mendaki gunung setinggi ini," ujar Ines menyeka keringat yang membasahi wajahnya.


"Ini salah satunya impian dan kali ini terwujud, terimakasih sayang sudah bantu mewujudkan impianku. Ini indah sekali," ujar Nicolas mengarahkan lensa kameranya ke arah pemandangan yang luar biasa itu.


"Capek tapi sepadan dengan pemandangan yang sangat indah ini," ujar Ines.


Tak pernah terpikirkan olehnya kalau ia bisa menaklukkan gunung Rinjani, salah gunung berapi tertinggi di Indonesia, ia kuat mendaki karena ada Heru dan Nicolas yang membantu berjalan.


"Kamu hebat sekali Bu Dokter," puji Heru.


"Sayang sekali Marta tidak bisa ikut, dulu Hendra dan Marta mereka berdua punya impian bisa menaklukkan gunung cantik ini," ujar Ines.


"Hendra sudah tenang di dunia barunya, sementara Marta dia lagi sakit, kita doakan dia sehat agar bisa mendaki bersama lain waktu," ujar Heru


Ines mengangguk, semua Nicolas lakukan untuk sang istri. Lelaki tampan itu benar-benar jatuh cinta pada istrinya, semakin ia mengenal Ines semakin ia menemukan kehangatan dalam diri Ines. Ternyata semua sikap baik dan sikap ceria  istrinya tidak kelihatan selama ini karena terbungkus oleh banyak trauma, kehilangan kedua orang tua di depan matanya itu pertama, diculik dan mengalami pelecehan itu kedua, menikah dan dikhianati sang suami itu yang ketiga. Patah hati, dendam mengubah sosok Ines dari anak yang ceria jadi anak pendiam dan dingin.


Tetapi semua itu telah berlalu di Nicolas sudah menjadikannya ratu dalam hatinya memberinya cinta dan perhatian setiap hari setelah beberapa bulan setelah  berbaikan dengan Nicolas Ines  terlihat sangat berbeda wajahnya lebih banyak tersenyum.


“Aku mencintaimu Ines Pratama!” teriak Nicolas saat mereka berdua  mendaki.


“Aku juga mencintaimu Nicolas!” balas Ines suara   mereka bergema, Ines semakin tertawa dan terus mengulanginya.


“Kita akan  melakukan ini samai kita tua nanti sayang.”


“Kamu yakin?” tanya Ines.


“Yakin, setiap ada waktu Aku akan membawamu liburan dan jala-jalan,” ujar Nicolas tiba-tiba jadi suami yang bucin.


“Tidak ada wanita lain di hatimu?”


“Tidak akan ada,” jawab Nicolas dengan tegas.


“Kalau ada?”


“Tinggalkan Aku dan jangan maafkan Aku lagi.”


“Janji ya ….” Ines mengarahkan  jari kelingkingnya sebagai tanda perjanjian.


“Janji.” Nicolas tersenyum dan mendaratkan satu ciuman di bibir Ines.


"Bucin akut," ujar Heru memutar bola dan meninggalkan mereka berdua.


Bapak satu anak itu, menepati janjinya setiap ada libur dari kantor ia akan reservasi satu restoran untuk makan-makan untuk keluarganya, terkadang dinner berdua dengan Ines.

__ADS_1


*


Tetapi kebahagian mereka berdua membuat seseorang kepanasan.


Naura jadi gila, ia tidak terima kalau Nicolas hidup bahagia dengan Ines.


“Aku di sini gila karena dia, aku menderita,” tangis Naura dalam kamar saat melihat postingan Nicolas di media sosialnya, terlihat jelas kalau bapak satu anak itu begitu bahagia bersama Ines.


“Aku tiada dapat menerima ini,” ujar Naura, ia bahkan rela melakukan apapun.


Hingga muncul satu ide dalam otaknya, Nicolas pernah punya kekasih saat kuliah dulu,  bernama Sonia, namun wanita itu  menghilang.


**


Beberapa bulan kemudian.


Demi mendapatkan Nicolas kembali, ia melakukan operasi dan mengubah wajahnya menjadi Sonia bukan hanya wajah yang ia ambil bahkan kehidupan Sonia juga ia curi.


                           


Nicolas baru saja keluar dari ruang rapat.


“Pak, ada seorang wanita yang ingin menemui bapak,” ujar Tissa sekretarisnya.


“Siapa?”


“Namanya Mbak Sonia Pak.”


“Suruh masuk.”


“Baik pak.”


Saat ia sibuk  memeriksa tumbukan file di atas mejanya sebuah ketukan terdengar dari pintu.


“Masuk!”


“Selamat siang,” sapa seorang wanita suara itu milik Naura tetapi wajahnya berubah, Nicolas  menoleh ke tamu.


‘Dia …?”


“Siang juga silahkan duduk.” Nicolas bersikap sopan, ia meminta tamunya untuk duduk.


“Apa kamu tidak mengenalku?” tanya Sonia.


‘Wajahnya Sonia tapi suaranya milik Naura’ Nicolas  membatin


“Tidak, maaf ,” jawabnya lagi ia pura-pura tidak mengenal wanita yang datang dari masa lalunya tersebut.


“Aku Sonia … temanmu saat kuliah dulu,” ujar wanta itu menjelaskan panjang lebar. Tapi Nicolas menanggapinya dengan santai karena bagi lelaki tampan itu masa lalu hanyalah masa lalu yang membuatnya bahagia hanyalah saat ini.

__ADS_1


“Maaf, saya tidak mengingatnya, tapi apa ada yang penting menemui saya?” tanya Nicolas dengan santai, melihat gelagat tidak baik dari wanita itu Nicolas merasa dia punya niat jahat.


“Tidak, hanya bertamu.”


“Oh, kalau ingin bertamu datanglah ke rumah, di sana ada istriku yang akan menyambut mu juga,” ujar Nicolas.


‘Berhenti mengatakan dia istrimu  … Aku yang seharusnya di sana’ ucap Sonia dalam hati.


“Apa ada yang lain Mbak Sonia?”


“Ada, maksudku tidak ada., baiklah kapan-kapan Aku datang bertamu ke rumahmu untuk melihat anak dan putramu,” ucap Sonia kebablasan.


“Kamu sudah melihat putraku?” Nicolas  mengangkat alisnya sebelah.


“Tidak, aku baru melihatnya.” Ia menunjuk  foto Keanu yang ada di atas  meja Nicolas.


“Oh, dia putraku sebentar lagi dia mau masuk sekolah dasar,” ujar Nicolas tersenyum bahagia.


“Bagaimana dengan Mbak, apa sudah menikah?”


“Sudah, eh belum,” jawabnya terlihat  gugup setiap kali menjawab pertanyaan Nicolas.


“Maksudnya …?” Nicolas semakin curiga.


“Pernah menikah tapi gagal.”


“Oh, ikut prihatin, semoga dapat pengganti yang lebih baik,”  ujar Nicolas mendoakan wanita yang mengaku bernama Sonia itu.


‘Ya kamu penggantinya Ko, Aku akan melakukan apapun yang penting bisa mendapatkan mu kembali, kamu hanya milikku tidak ada yang bisa merebut dariku’ ucap wanita itu dalam hati, obsesinya untuk memiliki Nicolas akan mendorongnya melakukan apapun.


“Ya,” jawab Sonia tetapi tatapan matanya tidak lepas dari wajah Nicolas.


“Saya minta maaf, tapi sebentar lagi saya ada rapat.”


“Apa kamu tidak perduli padaku?”


“Maaf maksudnya?” tanya Nicolas  balik bertanya.


“Kita kan pasangan kekasih saat aku menghilang saat itu, apa kamu tidak bertanya kenapa Aku pergi? Padahal Aku berharap kamu bertanya itu padaku,” ujar  Sonia.


Nicolas menghela napas panjang, dari awal  ia sudah  berpikir kalau wanita itu punya tujuan tertentu.


“Saya berpikir tidak perlu Mbak Sonia, karena itu hanya masa lalu dan saya sudah melupakannya.”


“Kamu melupakannya, tapi Aku  belum.”


“Maaf saya tidak ingin membahas masa lalu, karena saya sudah  berkeluarga,” ujar Nicolas dengan tegas.


Setan  sepertinya tidak ingi  melihat  manusia bahagia, hingga ia mengirimkan seseorang pasukannya untuk merusak kebahagian orang  tersebut, saat Nicolas lagi  menikmati masa-masa indah bersama Ines ada  godaan yang mencoba merusak kebahagian mereka.

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2