Buka Hatimu Kembali Untukku

Buka Hatimu Kembali Untukku
Menyesal


__ADS_3

Sementara Nicolas  masih di apartemen  bersama Linda.


“Mi, tolong katakan dengan jujur apa yang sebenarnya aku lakukan pada Ines."


“Ko, kamu harus berusaha mengingat semua malam itu,” ujar Bu Linda.


“Aku tidak bisa mengingatnya Mi,” keluh Nicolas , ia belum bisa mengingat semua yang terjadi.


Linda menatap putranya dengan  dalam, “Jangan mabuk-mabuk lagi Ko,” ucapnya dengan lembut, “mabuk selalu membawamu dalam masalah besar,” sambungnya lagi.


“Apa Aku benar-benar melakukannya?”


Linda mengangguk kecil, “ Ines bilang ... Kamu bahkan berpikir dia Naura dan kamu selalu menyebut nama Naura.”


“Astaga.” Nicolas menutup wajahnya dengan kedua tangan, ia merasa malu dan syok atas apa yang di lakukan .


“Ko, Ines mengalami trauma karna pernah mengalami kejahatan saat kecil,” ucap Linda.


“Jadi luka tusuk itu …?”


“Dia yang melukai dirinya sendiri saat kamu melakukannya, beruntung pagi Itu Mami membawanya ke rumah sakit dengan cepat,” ujar Linda.


Linda akhirnya menceritakan semuanya pada Nicolas apa yang terjadi malam itu dengan Ines, ia juga menceritakan kalau Ines sengaja menutupi wajah aslinya.


“Aku  merasa bersalah Mi,” ucap nicolas dengan wajah  lesu. Ia mersa sangat malu saat Maminya menceritakan tentang kelakuannya saat mabuk saat itu.


“Ko, Ines gadis yang baik … apa yang dikatakan Oma saat itu bohong, Pak Darto tidak pernah mengancam keluarga kita.”


“Lalu …?” tatapan Nicolas serius.


“Darto hanya menawarkan saja, dia tidak pernah mengancam. Oma yang berbohong.”


Nicolas terdiam, kenapa ia sangat membenci Ines ada penyebabnya, Marisa mengarang cerita kalau perusahan mereka akan bangkrut dan Darto akan menjual saham di perusahaan, kalau Nicolas tidak mau menikah dengan Ines. Begitulah cerita yang dikarang Marisa untuk mengelabui cucunya dan keluarga.


Tapi saat Ines di rumah sakit Bu Narti  menceritakan kejadian yang sebenarnya, Linda tahu kalau sang ibu mertua membohongi mereka semua demi menutupi kesalahannya sendiri. Marisa penyebab bangkrut perusahaan, ia yang telah salah memilih pemimpin perusahaan menyebabkan perusahaan hampir gulung tikar.


“Jadi Oma membohongiku selama ini?" tanya Nicolas dengan mata memerah.


“Bukan hanya kamu Nak, kita semua.”


“Mami, sudah tau kalau ibu mertuamu jahat dari dulu, kenapa Mami dan Papi tidak keluar saja dari rumah  itu. Kalau Mami sama Papi meninggalkan perusahaan itu dan kita pindah ke London, hidupku dan Novi jauh lebih baik,” ujar Nicolas, kini ia menyalahkan kedua orang tuanya yang mau dikendalikan Omanya.


“Nak, masalahnya tidak sesederhana itu. Almarhum Opa menyerahkan perusahaan ke Papi, selama ini mereka berdua yang membangun itu dengan kerja keras.”

__ADS_1


“Buktinya Oma memberikan pada anaknya kesayangannya, padahal  ia tidak tahu apa-apa,” ucap Nicolas dengan emosi.


Semenjak Nicolas pulang ke Indonesia memang banyak masalah, setelah dikhianati sang kekasih, lalu dipaksa menikah. tidak cukup sampai di sana, perusahaan mereka hampir bangkrut, akibat kelakuan Paman Nicolas.


Lalu ia dan papinya  bekerja keras untuk memperbaiki, puncaknya malam itu. Saat Naura dan teman-temannya ada di sana menertawakan pernikahannya dengan gadis kampung pilihan Omanya.


Nikolas semakin mabuk melakukan hal yang buruk pada Ines,  di dalam bar ia juga sudah mempermalukan sang istri di depan teman-temannya Nicolas menyebut istrinya ATM berjalan untuk keluarganya, menyebut Ines monyet berwajah hitam yang ia temukan di hutan saat ia datang ke desa. Kalau saja Axell tidak mengajaknya pulang  Nicolas akan mengoceh sepanjang malam.


“Aku menyesal Mi, aku sangat menyesal. Tidak tahu kalau sudah berbuat seperti padanya,” ucap Nicolas.


“Dia istrimu Ko, perbaiki hubungan kalian walaupun  kamu tidak pernah mencintainya,” ucap Linda.


“Mi, bantu aku untuk bertemu, Aku ingin minta maaf dengan tulus.”


“Ko, Mami sudah memikirkannya jangan temui dulu, biarkan kalian seperti ini saja, itu akan lebih baik.”


“Maksud Mami?”


“Ko, berpisah jauh lebih baik dari pada kamu  tertekan dan merasa terbebani. Mami akan mengurus perpisahan kalian, tapi jangan pulang ke rumah.”


Nicolas diam, ia menatap wajah Maminya dengan tegang, kalau biasanya orang tua akan meminta anak-anaknya untuk bersatu, tetapi Linda memilih cara yang berbeda, ia tahu kalau Nicolas masih mencintai Naura mantan kekasihnya, ia ingin Nicolas sendiri yang menentukan pilihannya.



“Apa  Mami marah?”


“Aku tidak ingin melakukan hal yang lain Mi, Aku hanya ingin bertemu dan meminta padanya, kalau sudah seperti ini ... Aku janji akan menjaga Ines," tutur Nicolas.


"Kamu yakin ...?"


"Ya Mi, Aku sudah salah, Aku akan memperbaiki semuanya."


Di sisi lain.


Saat Ines dan Marta lagi duduk santai, Hendra datang ke  sana, setelah Hendra tahu kalau Ines seorang dokter, Hendra mengajaknya untuk melakukan acara sosial untuk korban  bencana di Jawa Barat.


Hendra dan komunitas dokternya sering melakukan acara sosial. Maka itu hari itu Henra mengajak ia dan Marta untuk ikut.


“Tenang, aku sudah izin sama seniormu,” ucap Hendra melirik Marta.


“Benar Dok?” tanya Marta  gembira.


“Ya, tanya saja kalau tidak percaya. Aku juga sudah minta izin … .” Hendra melirik Ines.

__ADS_1


“Siapa  Dok?”


“Bu Narti … dia yang memintaku untuk mengajakmu pergi ke acara  kami.”


“Baiklah, Aku mau,” ucap Ines.


Karena dukungan Marta dan Hendra, Ines akhirnya  bersedia menunjukkan wajah aslinya.  Awalnya memang ia tidak mau Marta menyembunyikan bedak magic yang selalu dipakai Ines.


“Kita akan  pergi ke korban bencana Nes,” ucap Marta.


“Lalu …?” Ines balik bertanya.


“Di sana banyak  anak-anak yang ikut dalam bencana korban.”


“Ya betul.  Lalu apa masalahnya, Ta?”


“Untuk menghibur anak-anak korban bencana diapain?” Marta bertanya lagi.


“Dihibur.”


“Ya, kalau yang menghibur dan yang mengobati mereka orang dengan wajah hitam kayak kuali gosong , kira-kra mereka mau tidak?” Marta menatap wajah sahabatnya.


“Tapi anak-anak di panti, mereka terhibur melihatku,” ucap Ines membela diri.


“Itu Beda Nes, mereka semua sudah mengenal kamu dari sejak mereka kecil. Kalau mereka tidak mengenal anak-anak pasti sudah takut. Jadi coba tunjukkan wajah cantikmu  dan  hibur mereka, Aku yakin mereka akan melupakan kejadian  sulit itu,”  bujuk Marta dan anggukkan sama Hendra.


“Wajah cantik tidak jadi patokan untuk menjadi menarik,” balas Ines.


“Wajah putih sudah jadi hal nomor satu, untuk mengukur kecantikan seseorang,” pungkas Marta.


“Kamu mau kan menghibur anak-anak itu.”


Ya. Aku mau Ta …tap-”


“Tidak ada tapi-tapian intinya mau,” ujar wanita itu lalu ia membawa  tas makeup miliknya.


“Ini untuk apa?”


“Ini untuk mempercantik wajahmu, kalau biasanya kamu menyamar jadi jelek, saat ini aku ingin menyulap mu jadi cantik hanya  dengan satu polesan,” ucap Marta ia mengeluarkan lipstik warna nude.


Setelah  dibujuk, akhirnya Ines setuju, kini wajahnya sudah  berubah bukan lagi gadis kampungan berwajah jelek. Marta juga memilih beberapa pakaiannya untuk ia pakai, akhirnya Ines tampil sebagai gadis cantik


Apakah Ines mau memaafkan Nicolas setelah meninggalkannya?

__ADS_1


Bersambung


Jangan lupa like vote dan komentar ya terimakasih


__ADS_2