Buka Hatimu Kembali Untukku

Buka Hatimu Kembali Untukku
Memilih Sonia


__ADS_3

Setelah  Suroto berhasil mengalahkan Heru dan Ines, Lelaki gemuk itu mendatang Nicolas dengan marah.


“Aku sudah bilang padamu , kalau kalian kalah. Tapi kalau wanita itu masih berani macam-macam padaku Aku akan membela perut istrimu yang hamil itu dan mengeluarkan anakmu dari dalam.” ujar Suroto mengancam Nicolas dengan ancaman yang mengerikan.


'Kalau bukan karena melindungi istri dan anakku, Aku sudah membunuhmu bajingan' maki Nicolas dalam hati.


Nicolas hanya mengepal tangannya dengan kuat, saat lelaki itu mengancam Ines dan keluarganya yang lain.


“Apa yang kamu inginkan sekarang. Bukannya kamu sudah mendapatkan harta keluargaku?”


“Ups … jangan marah, Aku belum mendapatkan perusahaan dan rumah sakit  milik Pak Darto atau milik istrimu.”


“Jangan Coba-coba merebutnya ataupun menyentuh keluargaku,” ujar Nicolas.


“Ok, Aku tidak akan melakukannya. Tapi dengan syarat nikahi Sonia,” ujar lelaki jahat itu lagi.


“Baiklah, tapi ijinkan Aku bertemu Heru.”


“Baik,” ujar lelaki itu dengan senyuman kemenangan, ia bersiul-siul dan berjoget-joget kecil sembari meninggalkan Nicolas.


                      *


“Kenapa? Kami bisa membantumu, kami sudah berjalan sampai sejauh ini,” ujar Heru, ia kecewa saat Nicolas memintanya berhenti menjual harta Ines untuk melunasi hutang keluarganya.


“Aku yang menyebabkan kekacauan ini dan aku ingin menyelesaikan," ujar Nicolas.


“Tapi bagaimana Ines…? Bagaimana istrimu dan anakmu?” tanya Heru dengan kemarahan yang di tahan, baru kali ini dia merasakan emosi yang hampir meledak.


“ Aku yakin dia bisa mengurus dirinya dan putranya , karena dia sudah pernah melalui yang lebih sulit dari ini,” ucap Nikolas terlihat tidak berdaya, tetapi sebenarnya ia tahu kalau pembicaraan mereka disadap.


“Lebih dari mana, ini pertama baginya dan dia membutuhkanmu,” ujar Heru  dengan sorot mata yang tajam


“Maafkan Aku."


Pak!


Maka satu tamparan keras melayang di pipi Nikolas


Ruangan itu terdiam sejenak melihat kemarahan Heru pada Nikolas


Linda hanya bisa memandang pasrah pada pilihan yang dibuat anaknya, bahkan tidak ada yang menyangka Ia akan menyerah dan memilih menikah dengan Sonia.


 Heru merasakan hal sama,  dia berpikir dia akan  berjuang bersama untuk mengalahkan Suroto. Namun mereka  semua tidak tahu kalau Nicolas memilih jala sulit itu demi menyelamatkan semua keluarganya. Ia taku dengan ancaman Suroto yang akan menculik Keanu.

__ADS_1


 Rio melihat pertama kalinya Heru  semarah itu, biasanya dia akan bersikap tenang di setiap masalah, tapi kali ini emosi itu seperti tidak terkontrol lagi dan meluap begitu saja.


“Kamu sudah berjanji padaku saat itu Bro, kalau kamu tidaka menyakitinya lagi,” ujar Heru.


“Maaf tolong mengerti,” ujar Nicolas.


“Cukup sampai di sini. Jangan berharap kamu bisa menemui anakmu dan istrimu nanti.” Heru berdiri.


Nikolas hanya berdiam tanpa berani menatap ke dalam mata Lelaki itu, Heru sudah seperti pengganti Darto untuk keluarganya ia yang jadi pemimpin untuk setiap ada masalah.


Ia  meninggalkan ruangan itu dengan perasaan amarah dan kecewa bahkan hatinya sedih , walau sudah dia kehilangan muka di depan semua orang,


Bagaiman aku menjelaskan semua ini pada Ines, Heru mengusap dagunya dengan putus asa, dan mengusap bulir bulir air dari pelupuk matanya,


Rio yang di duduk di depan bisa merasakan perasaan Keru ada banyak beban yang dipikul Marta dan Ines dalam masalah, hatinya ikut menangis, perjuangan mereka sia sia selama ini, bahkan Ines mempertaruhkan nyawa demi suaminya.


 ‘Tapi kenapa dia melepaskan tangannya begitu saja semuda itukah?


“Apa, apa yang di pikirkan lelaki itu?’ tanya  Rio tidak habis pikir


“Apa yang koko pikirkan?” tanya Novi pada Nicolas, Harusnya koko menerima tawaran itu Pikirkan perasaan ines, Sebentar lagi dia akan lahiran kak Ko”


“Uda Vi biarkan  dia berpikir sendirian,” ujat Linda


Narti menangis mendengar kabar kalau Nikolas akan menikahi Sonia wanita penyihir itu dari pada Anak dan Istrinya.


“Dia melakukannya? Dia kembali mengingkari janji,” ujar Narti.


“Bu, biarkan saja, Aku akan menjaga Ines dan Marta,” ujar Heru.


Tapi Ines bersikap santai, karena  ia yang meminta Nicolas untu menikah dengan Sonia, semua itu mereka lakukan agar Keanu dan  dirinya selamat.


“Bagaimana denganmu Nes?” tanya Bu Narti.


“Tidak apa-apa, Nicolas tidak punya pilihan lain.”


Heru memutar arah kendaraanya kearah yang lain, memutuskan pulang besok kerumahnya ia ingin menenangkan pikiran, setelah pulang barulah ia duduk bersama mereka semua.


“Katakan  saja,”kata Ines dengan tenang.


“Nikolas sepertinya menolak bantuan kita, dia memilih menyelesaikan sendiri.”


Ines hanya diam.

__ADS_1


“Itu artinya dia memilih wanita itu? dari pada anak dan istrinya?” tanya Bu Narti.


“Iya” jawab  Heru disertai anggukan.


“Tapi kenapa? “ Bu Narti menangis,” apa yang salah dengan  Ines  Kenapa hidupnya begitu menyedihkan, kutukan apa menyelimutinya ,Apa salahnya,” ujar Bu Narti


Tapi walau hati Ines tenang tapi  anak dalam rahimnya seolah-olah  mengerti kalau Nicolas akan menikahi wanita lain,  Ines memegang perutnya, karena  si bayi dalam  rahimnya berputar-putar dan menendang.


Ines akhirnya di larikan ke rumah sakit, Hampir dua jam Ines  merasa kesakitan suasana semakin panik dan khawatir, dokter butuh persetujuan dari suaminya untuk penanganan selanjutnya,


Dan Nikolas dan kelurganya berada di rumah Sonia untuk rencana acara pernikahan sesuai yang sudah di sepakati, Kabar Ines masuk ke Rumah sakit sampai juga ke telinga Nikolas dan kelurganya,


“Ko” kak Ines masuk rumah sakit,” ucap Novi  pada Nicolas yang duduk bersila bersama Keluarga Sonia.


“Biarkan saja,” ucap Nicolas, tapi dalam hati ia ingin berlari memeluk istrinya.


Hati Nicolas sangat sakit mendengarnya tetapi, ia tidak ingin menggagalkan rencana yang sudah mereka disepakati.


'Bersabarlah sayang tunggu Aku membalas mereka semua'


Ia keluar mencari udara segar, merasa sesak di dadanya, Sonia datang mengekor dari belakang,


“Kamu yakin? tidak peduli pada istrimu?” tanya Sonia dengan niat menyelidiki Nikolas,


”Tidak,” jawab Nicolas antara mulut dan hati sebenarnya saling bertolak belakang.


Tapi Sonia dan kelurganya belum percaya begitu saja Dengan Niat yang tiba- tiba menikahi Sonia,


“Tapi apa tujuanmu sebenarnya, bukannya kamu bilang kamu sangat mencintai Istrimu?”


“Rasa cinta bisa berubah jadi monster jika kepercayaannya di khianati,” ucap Nicolas.


“Apa yang terjadi?” tanya Sonia.


“Dia selingkuh dengan lelaki lain,” ujar Nicolas tetapi tatapan  matanya sangat sinis menatap Sonia ingin rasanya ia ingin cepat-cepat menikahi wanita ini agar ia bisa mencekiknya sampai mati


Sonia tersenyum licik


‘ Wanita itu tersingkir dengan sendirinya , tanpa aku harus mengotori tanganku menyingkirkannya’ ucap Sonia dengan senyuman  sinis.


"Kalau kita sudah menikah nanti, aku akan setia sayang," ujar Sonia, ia ingin menyentuh wajah Nicolas, lelaki itu buru-buru menghindar rasanya ia jijik melihat Sonia karena sikapnya yang jahat.


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2