
Setelah Heru dan Rio menyusun sebuah rencana akhirnya Ines bisa lolos dari incaran penjahat yang akan menculiknya, bahkan penjahat suruhan Sonia dan ayahnya sampai datang ke Jerman. Namun, Rio dam Heru menyebabkan rumor seolah-olah mereka hilang di taman wisata pinus di Jerman. Padahal Ines kembali ke Indonesia. Ia masuk ke rumah sakit di mana Maminya Nicolas dirawat.
“Aku sangat merindukanmu, sangat,” bisik Nikolas tangannya memegang menyentuh wajah Ines dan menciumnya dengan lembut.
Ines menatap dalam ke manik berwarna coklat milik sang suami, ada ketulusan di balik tatapan matanya
“Aku juga,” jawab Ines sembari menangis, ia memikirkan bagaimana perjuangan mereka agar bisa lolos dari para penculik itu. Nikolas buru buru mengusap air mata, tidak ingin rasanya dia melihat air mata dari istrinya.
“Jangan menangis Mommy, kamu wanita yang kuat,” ujar Nicolas
“Aku takut Ko, Aku takut kamu terluka,” ujar Ines.
Nicolas memeluknya dan memendamnya di dadanya dan sepertinya jagoan kecilnya ikut merasakan rasa rindu itu, dia menggeliat dan menendang- nendang perut Ines, bahkan kulit perut Nikolas merasakan tendangan yang kuat saat dia memeluk erat tubuh istrinya, tangannya mengusap lembut perut Ines.
"Apa kabar jagoan,” sapa Nikolas mengajak berbicara jagoannya, mendengar sapaan itu seperti dia mengerti itu suara ayahnya membuatnya menendang lebih keras lagi membuat Ines merasa sakit.
” Aaa.” Tangannya mengusap perut.
“ Kenapa Sayang? Apa kamu merasa sakit?” Ia panik melihat Ines memegang perut.
“Tidak, dia menendangnya terlalu kencang mungkin karna mendengar suara kamu.”
"Oh, jagoanku aku juga rindu padamu dan Abang Keanu dan Amber," ucap Nicolas mengusap dengan lembut.
“Kita tidak punya banyak waktu,” ujar Ines mengingatkan suaminya yang melupakan tujuannya karna terlalu bahagia bertemu dengannya dan calon anak mereka.
“ Oh Aku sampai lupa. Bagaimana kamu bisa kesini, aku sudah sempat berpikir terjadi apa apa pada kamu di Jerman.” Wajah Nikolas lagi lagi-lagi sendu hampir mau menangis dan dia buru buru menyingkirkan sebelum jatuh.
“Aku tidak banyak waktu Ko untuk menjelaskannya yang pasti kami semua selamat, besok aku yang mengoperasi Mami, percayalah.
__ADS_1
...Ikuti semua sesui kemauan wanita itu, jagan menolak apapun yang dia perintahkan, kalau dia memintamu menikahinya lakukan saja.Aku sama Heru akan membantu sebisa mungkin,” ujar Ines , “ ini alat untuk ita bisa berkomunikasi, tapi agak menyakitkan untuk bisa kamu menyimpannya, aku akan memasukkan chip ini ke lapisan kulitmu, karena itulah aku ada di sini ,” ujar Ines....
“Tidak apa-apa apa Nes, Lakukan saja,” ujar Nikolas.
“Aku akan memasang alat ini di lapisan kulit telapak tangan.” Ines menyayat sedikit telapak tangan Nikolas dan memasukkan alat komunikasi canggih tersebut ke tangan suaminya, rasa sakit dan darah segar mengalir dari telapak tangannya Nikolas.
Tetap ia tidak mempedulikannya bahkan tidak merasakan, kalau alat itu bisa membantu menyelamatkan mereka dari genggaman Suroto, ia akan melakukannya.
Ines menjelaskan cara kerja alat itu, alat yang diberikan pada Nicolas bisa jadi semacam alat komunikasi bisa jadi computer
Tombol alat itu dari pengaturannya on/ of nya jari jarinya, dan layarnya jadi telapak tangannya, Ines harus memasang alat itu menghindari penyadapan komunikasi yang di lakukan orang suruhan Suroto dan bisa tidak terdeteksi di alat sensor karna tertutupi jaringan kulit dan aliran darah.
Dia berani mengambil resiko melakukan semua itu demi Niko orang yang di cintai, menurut Rio orang yang mereka hadapi atau yang menahan suaminya bukanlah hanya sebatas penjahat biasa. Dia terlibat dalam jaringan bisnis gelap dan illegal, makanya pengawal yang di minta mengawasi Nikolas terlihat sudah berpengalaman dan susah untuk ditaklukkan. Kedua orang lelaki yang bertugas mengawal Nicolas bahkan menyadap ponsel milik Nicolas.
Suroto ingin uang dan perusahaan yang dipimpin Gunawan, sementara putrinya Sonia ingin Nicolas menjadi miliknya bahkan sudah mempersiapkan sebuah pesta untuk pernikahannya nanti. Sonia benar-benar wanita yang tidak tahu malu.
Ia menyeret keluarganya Nikolas bukan hanya sebatas karna ingin di jadikan menantu, tetapi sudah merembet kemana -man, termasuk bisnis yang pernah di jalankan Duha dan Deon, dua orang itu yang berbuat tetapi Nicolas dan Gunawan yang menerima akibatnya.
Tangan rasanya sangat sakit, setelah di memasang alat itu tetapi ia menahan , suster memberi kode kalau penjaga itu sudah datang membawa Vitamin dan makanan untuk Nikolas.
Ines meminta Nikolas berbaring kembali dan meminta suaminya untuk mengabiskan makanannya dan meminum vitaminnya, Niko berpikir tidak membutuhkan semua itu lagi karna obat sesungguhnya sudah dia dapatkan dari istrinya. Ines memberi kode agar Suaminya tetap di arena permainan jika ingin menang, maka dia menurut.
Ines mengingatkannya, jangan terlalu bersemangat, nanti akan menimbulkan kecurigaan untuk para pengawal .
*
Ines akan melakukan operasi untuk Linda
Maka hari itu Nikolas bersemangat karena yang menangani maminya adalah istrinya sendiri, Niko merasa hidup kembali , tentu saja setelah melihat istrinya.
__ADS_1
Setelah mengambil darahnya, ia angkut kembali pulang dan di masukkan dalam kamar ia kembali menjadi tawanan cinta untuk si iblis betina Sonia, tapi kali ini , Nicolas bersikap tenang.
Dia mengikuti instruksi dari istrinya, yang bisa dia lakukan hanya menunggu. Saat malam tiba, sesekali dia melihat telapak tangannya, yang di plester luka , untuk menutup bekas sayatan Ines, untuk memasukkan benda kecil yang berbentuk chip tersebut. Rasa saki akhirnya terobati karena alat komunikasi berfungsi. Saat tengah malam alat kecil itu mereka bisa berkomunikasi dan tanpa terdeteksi orang-orang Suroto, sambungan telpon Nico sudah di sadap, bukanya hanya dia semua anggota kelurganya juga.
Jadi tawanan membuat tidak bisa melakukan apa apa, tapi sekarang harapannya ada lagi Heru akan berusaha menyelamatkan kelurganya, dan mengeluarkan ayahnya dari penjara, Harapan ada pada istrinya saat ini.
\*
Setelah beberapa hari kemudian akhirnya kasus Gunawan di sidangkan.
Tapi Suroto ternyata lawan yang tanggung untuk Heru. Baru sidang pertama saja mereka sudah keok.
Lelaki gembrot itu punya bekingan yang kuat di kepolisian, baik di kejaksaan, uang masih mengalahkan keadilan dan hukum bisa dibeli bagi orang berkantong tebal seperti Suroto.
Walau sudah memiliki bukti dan saksi Heru dan rekan- rekannya , mereka kalah dalam pengadilan maka harapan Nikolas untuk menyelamatkan keluarganya kandas.
Tapi atas permintaan Ines Heru rela menjual asetnya- asetnya untuk melunasinya terlebih ingin melepaskan Suami dari jeratan Sonia, namun bukan uang yang di inginkan Sonia melainkan sang suami, Ines tidak tahu kalau Sonia adalah Naura, Namun Nicolas suda mencurigainya, sayang ia tidak punya bukti.
“Dia penjahat kelas atas, Nes,” ujar Heru.
“Siapa dia sebenarnya. Kenapa semua penegak hukum seolah takut padanya?” tanya Rio.
“Mafia yang mengendalikan pasar gelap.”
“Pantas saja dia tidak bisa tersentuh,” ujar Rio mereka semua terdia saat kalah di persidangan atas kasus hutang piutang keluarga Nicolas
Heru dan Rio dua anak muda yang berani, mereka berani melawan Suroto di pengadilan, walau pada akhirnya kalah karena penegak hukum berpihak pada Suroto.
Bersambung
__ADS_1