
Malam itu niatnya akan jadi malam yang menyenangkan untuk Nicolas karena ia berpikir akan menyatukan cinta mereka kembali, tetapi semua tidak berjalan sesuai keinginannya . Saat ingin berduaan dengan sang istri ternyata kedua kurcaci itu menganggu, mereka berdua tiba-tiba minta tidur bareng mereka. Bukan hanya ingin minta tidur, mereka juga tidak memperbolehkan mereka berdua tidur dekat-dekat. Keduanya minta tidur di tengah-tengah jadi mereka berdua tidak ada waktu bermesraan.
“Mom … suruh mereka tidur cepat bisik Nicolas lagi.” Nicolas memintanya tidur di samping.
“Bagaimana caranya?”
“Bilang saja Aku lagi sakit kepala,” bisik Nicolas.
Ines berpindah tempat duduk disamping suaminya menyelimuti sebagian kakinya, hubungan mereka yang kaku selama ini perlahan mencair tanpa mereka sadari, semua itu karena kedua anak-anak lucu itu.
“Anak-anak, Daddy sakit, kepala akan bertambah pusing kalau kalian terus masih bercanda,” ujar Ines dengan suara lembut.
Nicolas sudah berpura-pura seperti orang kesakitan berharap kedua anak itu pergi, ternyata mereka.
“Baiklah Mommy kami akan tidur.”
“Bagaimana kalau Abang sama Adik tidur kamar masing-masing,” bujuk Nicolas.
“Mau tidur sama Daddy sama Mommy saja!” seru Keanu melompat ke atas punggung Nicolas yang sedang tidur telungkup.
‘Aduh gawat’ Nicolas membatin dengan wajah pasrah.
Sementara Ines menahan tawa, ia kehabisan kata-kata membujuk keduanya, mereka berdua akhirnya mengalah menunggu kedua anak itu tidur. Tetapi setelah beberapa lama menunggu mereka tidur, Namun bukannya tidur mereka berdua malah asik bercanda dibawah selimut. Nicolas tidak tahan lagi ia pergi ke kamar mandi terpaksa main solo lagi dengan bantuan sabun mandi.
Keluar dari sana wajahnya lelah berkeringat melihat anak-anak masih belum mau tidur , bapak satu anak itu memilih tidur dan pulas sampai pagi, cara suntik-suntikan malam itu terpaksa gagal lagi karena ada anak-anak yang menganggu.
Sat Nicolas bangun, ia menoleh ke samping hanya Keanu yang masih tidur di sampingnya sementara Ines sudah bangun lebih awal. Melihat putranya tidur dengan pulas, ia memeluknya dengan erat memberi kecupan di wajah Keanu, berhubung sekolah mereka libur saat Sabtu jadi ia membiarkan si ganteng Keanu tidur lebih lama.
Bisa memeluk jagoannya dan sudah berbaikan dengan Ines, hal yang paling membahagiakan untuk Nicolas, semua serasa mimpi baginya, saat Ines masuk ke kamar lagi Nicolas menjadikan kedua lengannya di belakang kepala lalu menatap Ines degan santai, matanya mengikuti kemanapun Ines bergerak.
‘Kenapa dia melihatku seperti itu, Ines menatap wajahnya di kaca menyelidiki tubuhnya tidak ada yang aneh dalam penampilannya maupun di wajahnya. Ia heran kenapa suaminya menatapnya dengan tatapan aneh seperti itu.
__ADS_1
“Apa ada yang aneh pak Nicolas?” tanya Ines kedua alisnya saling menungkik.
“Tidak ada. Hanya saja kamu sangat cantik, Aku seperti melihat seorang bidadari-bidadari” puji Nicolas tersenyum tersenyum nakal, mengedidkna mata genit kearah istrinya.
‘Apa ini modus lagi? Soalnya kan tadi malam dia belum mendapatkan apa yang dia mau’ Ines susah tahu trik Nicolas ia akan merayu sampai klepek-klepek.
Benar saja Nicolas berdiri dan memeluk Ines dari belakang, memberinya kecupan-kecupan sayang, di pipi, kepala, di kuping di semua tempat yang bisa dijangkau bibirnya,
“Ha … dugaanku benar,” ujar Ines melepaskan pegangan tangan dari pinggang.
“Dugaan apa, Aku hanya ingin memeluk istriku, saat bangun tadi Aku piki Aku hanya bermimpi bisa tidur di kamarmu, setelah bisa memelukmu seperti ini barulah Aku yakin kalau ini bukan mimpi.”
“Baiklah, setelah memelukku ini bukan mimpi sekarang bisa melepaskan? nanti Bibi masuk .”
“Biarkan saja,” balas Nicolas.
“Malu, Ko,” ucap Ines ia kembali memanggil sang suami dengan panggilan Koko sama seperti mereka baru menikah dulu.
‘Apa dia menangis? Kenapa dia jadi cengeng seperti itu’ Ines membatin.
“Apa kamu menangis?”
“Maaf kalau Aku cengeng, selama enam tahun aku selalu merindukan bisa berkumpul dengan anak dan istriku, melihat sikap yang dingin selama ini Aku sempat berpikir kalau kamu tidak akan pernah memberikan aku kesempatan. Namun Aku tetap berjuang, terimakasih sudah mau memaafkan ku, Aku mencintaimu,” ujar Nicolas banjir mata, mendengar kata-kata tulus dari Nicolas Ines ikut berurai air mata.
‘Apa ini mendengar cinta tulus dari seorang pria, Apa itu mungkin?’ tanya Ines dalam hati, karena selama ini ia tidak percaya adanya cinta tulus.
“Apa aku menyakitimu?” tanya Ines membalikkan tubuhnya menatap wajah Nicolas yang berurai air mata.
“Sangat, Aku sangat menderita selama enam tahun, penderitaan terbesarku karena penyesalan, Aku menyesal tidak bisa mempertahankan mu.”
“Maaf ucap Ines, memegang wajah sang suami secara seca spontan ia mendaratkan bibirnya di bibir Nicolas, ini untuk pertama kalinya melakukan hal itu sepanjang hidupnya, ia mengecupnya dengan lembut, begitu dalam dan akhirnya saling berbalas melepaskan segala kerinduan dalam hati kedua insan itu, segala dendam sakit hati, kebencian dalam hati Ines akhirnya ia lepaskan. Nicolas memegang pinggang istrinya dan terus menikmati bibir Ines.
__ADS_1
“Mommy ….!?”
Mereka berdua terdiam dan menoleh bersamaan ke arah asal suara, Keanu duduk si sisi ranjang menonton kedua orang tuanya saling kissing panas.
“Astaga Aku lupa,” ujar Nicolas melepaskan tangannya dari pinggang Ines,
“Eh, jagoanku sudah bangun,” ujar Nicolas mengendong Keanu membawanya ke balkon satu tangannya memeluk pundak istrinya, wajah Nicolas sangat bahagia menatap langit, bibirnya mengucap syukur pada pemilik hidup karena memberinya kesempatan untuk bersama keluarga kecilnya.
“Daddy sama Mommy tadi lagi ciuman?” tanya Keanu menatap bibir Nicolas dan bibir Ines.
“Eh …” Ines tertawa malu.
“Itu tanda cinta dari Daddy untuk Mommy, Jagoan,” ucap Nicolas mencoba menjelaskan .
“Aku jug sayang sama Mommy boleh aku melakukannya sama Mommy.”
“AAA?” Ines hanya bisa tertawa .
“Berbeda Bang, cara menunjukkan kasih sayang seorang anak sama orang tua dan cara suami.” Nicolas mencoba menjelaskan dengan cara yang bijak, ia juga memberi edukasi untuk putranya.
“Bedanya?” tanya Keanu.
“Anak cukup memberi ciuman di pipi kedua orang tuanya dan mencium tangannya.”
“Kalau suami istri baru boleh di bibir,” ucap Ines.
Keanu masih terlihat bingung dengan penjelasan orang tuanya, memang seharusnya anak kecil tidak boleh melihat kiss bibir orang tua mereka. Namun Nicolas dan Ines tidak sengaja, mereka berdua hanya kebablasan.
Bersambung.
Kakak yang baik jangan lupa kasih Vote, like, komen ya di setiap bab agar author nya semakin semangat, baca juga karyaku yang lain terimakasih
__ADS_1