
Ines memutuskan pulang ke Indonesia setelah Axell mengirim catatan kesehatan Hendra, sebagai dokter Ines tahu bagaimana keadaan Hendra. Keadaanya tidak baik, data tahan tubuhnya tidak bisa lagi melawan penyakit yang menggerogoti. Ines susah memikirkan hal yang buruk kalau suami sahabatnya tersebut tidak akan bertahan lama lagi, ia membuka laptop dan mencari dokter yang pernah menangani penyakit yang sama seperti yang dialami Hendra.
Namun jawaban mereka semua hampir sama, penyakit langka dan obatnya belum ditemukan. Ines merasa sangat sedih karena tidak bisa melakukan apa-apa. Ines menelepon Axell ia tahu lelaki itu punya banyak teman dokter yang hebat-hebat.
“Dia tidak bisa bertahan lama, Dok Aku sudah ke Jepang kemarin membawa hasil pemeriksaan Hendra, tapi sepertinya … tidak bisa lagi,” ujar Axell pagi itu saat Ines masih di Jerman.
“Apa Dokter sudah tahu sebelumnya tentang penyakit dr. Hendra?” tanya Ines.
“Belum, hanya saja belakangan ini dia selalu memintaku menjaga Marta, Aku tidak tahu kalau dia sakit parah, aku butuh bantuan dr. Ines,” ujar Axell.
“Baiklah, Kami akan pulang,” jawab Ines.
Tidak lama kemudian Heru juga mengabari kalau Amber menangis terus tidak diperbolehkan menjenguk Hendra dan ia tidak punya teman.
“Nes … pulanglah Marta membutuhkan kamu di sini,” ujar Heru.
“Bagaimana keadaanya?”
“Dia sangat buruk,” jawab Heru.
“Baiklah, kami akan pulang sama Bibi juga.”
Sepanjang perjalanan pulang ke Indonesia Ines hanya banyak diam memikirkan nasib sang sahabat dan keadaan Hendra membuatnya banyak pikiran. Ines berpikir ia dokter tapi tidak bisa menyembuhkan Hendra.
“Apa semua baik-baik saja, kamu diam saja Nak?” tanya Bu Narti yang duduk di samping Ines.
“Bi, Aku berpikir kalau Marta pasti merasa sangat sedih, kondisi Hendra semakin memburuk.”
Apa tidak ada obat yang bisa menyembuhkan dia?” tana Bu Narti/
“Dia mengalami penyakit langka Bi, belum ada obatnya , papanya meninggal karena penyakit itu juga.” Ines menghela napas berat.
Apa yang mereka bicarakan ternyata di dengar Nicolas, ia akhirnya paham kenapa Ines meminta pulang , ternyata bukan karena bujukan atupun rayuan yang di berikan Nicolas.
*
Setelah sekian lama penerbangan mereka tiba Heru yang datang menjemput kaget melihat Nicolas bersama Keanu.
__ADS_1
‘Aku berharap ini awal yang baik untuk mereka berdua’ Heru membatin.
“Dia habis dikasih makan Apa Bu?” tanya Heru saat melihat Ines bersikap tenang, ia tidak keberatan saat Nicolas mengendong Keanu saat tidur.
“Dia dikasih vitamin ‘C’,” ucap Bu Narti tersenyum, mereka berdua berbisik-bisik saat Ines berjalan duluan menuju mobil.
Apa yang dilakukan Nicolas saat di peternakan di Jerman pada Ines ternyata di lihat Bu Narti, tetapi ia tidak menyinggung ataupun mengungkit sama siapapun, ia berpikir apa yang di lakukan Nicolas saat itu salah satu cara ampuh untuk menjinakkan hati Ines yang keras. Walau Ines membiarkan Nicolas mengendong putranya tapi matanya selalu melirik ke arah Nicolas, ia mengawasi apa yang di lakukan Nicolas.
“Kita langsung ke rumah sakit Nes?” tanya Heru.
“Kita ke rumah saja dulu, antar Keanu ke rumah.”
“Aku tidak mau, aku mau sama Om saja.”Keanu memeluk lengan Nicolas.
‘Biarkan saja Nes … biarkan dia bersama papanya, kamu tidak bisa menjauhkan mereka terus menerus’ ucap Ines memperingatkan otaknya yang terus memberontak.
“Baiklah, kita ke rumah sakit.”
“Nes … apa aku boleh membawa Keanu bertemu Papi sama Mami? Dari kemarin mereka sudah bertanya terus,” ucap Nicolas.
Tiba-tiba suasana hening mata mereka semua tertuju pada sosok sang bintang , saat hati semua orang sudah bisa menerima Nicolas dan saling memaafkan , tapi tidak untuk Ines ia masih sepenuhnya bisa memberikan maaf pada Nicolas dan keluarganya. Bu Narti menatap Ines wanita itu menganggukkan memberi sgnal untuk Ines setuju.
“Oh.” Mata Nicolas melotot tidak percaya,” benarkah? Terimakasih Nes, Papi pasti akan senang,” ujar Nicolas.
“Apa kamu tidak ikut ke rumah ibu mertuamu Nes,” ujar Bu Narti.
“Tidak,” jawab Ines dengan tatapan mata sinis.
“Baiklah, mungkin lain kali, biarkan Keanu sama Daddynya yang pulang ke rumah dulu,” ujar Bu Narti
Ines diantar ke rumah sakit , sementara Bu Narti ke rumah dan Keanu sama Nicolas menuju rumah keluarganya, ia ingin memberi kejutan untuk keluarganya tanpa memberi tahu terlebih dulu. Saat tiba di rumah keluarga Nicolas. Ternyata Novi sedang mengobrol dengan seorang tamu yang tidak diharapkan. Tetapi kedatangan Keanu dan Nicolas sukses membuat wanita itu kaget.
*
“Sana berikan salam sama gugu kamu,” bisik Nicolas , ia meminta Keanu mengangetkan Novi yang sedang duduk di depan rumah.
“Gugu apa Om?” tanya Keanu dengan polos, bahkan ia masih memanggil Nicolas sebagai Om, sebenarnya ada rasa sedih setiap kali anak tampan itu memanggilnya dengan panggilan Om. Tetapi ia tidak ingin marah, ia yakin seiring berjalannya waktu Keanu akan tahu kalau ia bapa kandungnya.
__ADS_1
“Gugu itu Bibi. Gini saja … panggil bibi saja,” bujuk Nicolas, Keanu menurut ia berjalan mendekat dan memanggil
“Bibi!” Keanu berdiri.
“OH … ?Keanu! Mami ada Keanu!” teriak Novi, ia berlari menghampiri Keanu yang berdiri bersama susternya.
Linda berlari mendengar teriakan Novi menyebut nama cucu yang ia rindukan selama ini, ia berdiri menutup mulut dengan telapak tangan, seolah-olah tidak percaya dengan apa yang ia lihat, tidak lama kemudian Nicolas muncul, tapi kebahagian mereka sedikit terusik dengan tamu yang sedang mengobrol dengan Novi . Tamu yang datang itu adalah Naura wanita yang beberapa kali hampir menghancurkan hidup Nicolas di masa lalu.
“Oh, cucuku.” Linda memeluk Keanu dengan erat.
“Ko … ba-bagaimana caranya kamu membawa dia ke sini?” tanya Novi kaget.
“Kami datang bersama Mommynya,” ucap Nicolas menatap sinis wanita pengganggu yang bertamu ke rumahnya.
Beberapa tahun Nicolas mengusir Naura dari kehidupan, tapi tiba-tiba wanita licik itu muncul lagi di saat Ines mulai sedikit melunak.
“Mami kenapa dia ada di sini lagi? Bagaimana kalau Ines melihatnya lagi?” tanya Nicolas menarik tangan Maminya ke dalam rumah.
“Mami juga tidak tahu Nak, tiba-tiba saja dia datang tadi.”
“Suruh dia pergi Mi dan katakan padanya jangan muncul lagi di ke sini,” ujar Nicolas.
“Mami tadi sudah minta dia untuk jangan datang lagi ke sini, tapi dia bilang hanya ingin bertemu Novi mengajaknya untuk bekerja sama lagi seperti dulu.”
“Lalu apa Novi mau?”
“Mami tidak tau.”
Keluarga Nicolas sangat bahagia setelah kedatangan Keanu, sebelum di minta pulang oleh Novi, Naura bertanya tentang anak lelaki yang datang bersama Nicolas, karena selama ini ia tahu kalau Nicolas hidup sendiri .
“Dia siapa?” tanya Naura saat Keanu dibawa masuk oleh Linda.
“Dia keponakanku, dia anak Koko dan Ines.”
“Ha …? Bukannya saat itu Nico bilang Ines keguguran?” tanya Naura kaget.
“Tidak, dia masih hamil, saat itu dia memang hampir keguguran, tapi sekarang dia sehat,” ucap Novi .
__ADS_1
Tatapan mata Naura melirik dengan sinis, tidak tahu apa yang dipikirkan wanita itu. Tetapi Linda, Novi sudah sepakat akan membantu Nicolas untuk mendapatkan Ines kembali.
Bersambung.