
Happy Reading....
🌹🌹🌹🌹
"Eh bang Adyan maaf, aku kira abang nggak jadi ngikutin kamu. " Ucap Tisha.
"Hem." Adyan pun menjawab dengan deheman untuk menyembunyikan kekesalannya.
Dion yang melihat wajah Adyan pun tertawa di dalam hatinya.
"Nah tahu rasa cemburu juga kan, dulu aja nyakitin sepupu gue, sekarang gantian gue yang akan buat loe bucin dah sama sepupu gue. " Ucap Dion didalam hatinya. Dia hanya memperlihatkan senyuman smirk saja.
"Eh Sya, kamu mo lihat film apa? " Dion pun bertanya kepada Tisha ketika sudah sampai di dalam bioskop.
"Film romantis dong kak. " Jawab Tisha dengan raut bahagia.
"Ya udah ayo kita lihat list filmnya, biar kamu bisa milih sendiri. " Ucap Dion kembali dengan menarik tangan Tisha dengan mesra.
Adyan pun mengikuti kemana Tisha dan Dion berjalan. Hingga berhenti di depan stand untuk membeli tiket bioskop.
"Pilih yang mana Sya? " Tanya Dion dengan suara lembut mendayu.
"Yang itu aja deh kak, kayaknya itu romantis banget deh filmnya. " Jawab Tisha dengan menunjuk salah satu film di layar monitor dengan telunjuk jarinya.
"Okey."
"Mbak pesan 2 tiket ya di kursi nomor ini. " Ucap Dion kepada mbak petugas dengan menunjukkan kursi yang ingin mereka tempati.
"Loh kok dua, aku juga ikut nonton dong. " Sela Adyan yang tak di pesan kan tiket film.
"Abang juga mo ikut nonton? " Tanya Tisha setelah mendengar protes dari Adyan. Dia pun tersenyum geli.
"Ya iya, kan tugasku menjaga kamu. " Jawab Adyan dengan datar.
Tisha dan Dion pun tersenyum geli mendengar jawaban Adyan.
"Bilang aja cemburu, gitu aja pakai bohong. " Ucap Tisha mengejek Adyan dalam hatinya.
"Nah mulai panaskan? " Dion pun ikut mengejek Adyan dalam hatinya. Dia pun tersenyum miring mengejek Adyan.
__ADS_1
"Jadinya 3 ya mas. " Tanya petugas cantik itu kembali untuk memastikan.
"Iya mbak. " Balas Dion dengan ramah.
"Jadinya seratus lima puluh ribu ya. " Ucap mbaknya kembali dengan mencetak bukti pembelian.
"Baik mbak. " Jawab Dion dengan menyerahkan uang 2 lembar berwarna merah.
Mbaknya pun menerima dan menyerahkan 3 tiket beserta kembaliannya.
"Terimakasih mas." Ucapnya dengan sopan.
Dion, Tisha dan Adyan pun membalas dengan senyuman ramah. Mereka bertiga mencari tempat duduk di kursi tunggu untuk menunggu pintu bioskop di buka.
"Giliran kamu tu beli pop corn sama minuman buat teman nonton. Tadi tiket udah gue yang bayar. " Jiwa pelit Dion pun muncul dan menyuruh ke Adyan.
"Okey." Balas Adyan datar.
Adyan dengan terpaksa pun berjalan menuju stand penjualan pop corn. Sedangkan Tisha dan Dion duduk di kursi tunggu.
"Kak Dion jahat banget deh. " Ucap Tisha kepada Dion. Jangan lupa dengan wajah cemberut nya.
"Biarin Sya, untuk nguji dia itu. Ini baru tahap awal, dan aku pastikan suatu saat dia bakalan deh bucin banget ma kamu. " Balas Dion santai dengan pandangan tak mau lepas dari Adyan.
"Kita lihat aja entar. " Jawab Dion dengan senyum miringnya.
Adyan pun membawa 3 cup pop corn medium dan 3 soft drink menuju ke arah Tisha dan Dion berada. Tapi sebelum sampai, Tisha dan Dion sudah beranjak karena pintu bioskop sudah di buka.
"Sini bang, aku bantu bawa. " Tawar Tisha dengan mengambil 1 cup pop corn dan 1 gelas soft drink dari tangan Adyan. Dion pun juga sama mengambil bagian nya di tangan Adyan. Akhirnya mereka berjalan menuju ke pintu bioskop membawa makanannya masing-masing.
Mereka bertiga berjalan beriringan dengan Tisha berada di tengah. Diapit oleh 2 laki-laki yang tampan hingga membuat para cewek-cewek di bioskop iri dengannya. Karena menganggap dia ngedate dengan 2 laki-laki sekaligus.
Setelah petugas melihat bukti tiket, mereka bertiga pun segera masuk bergantian. Mereka segera mencari tempat duduk sesuai nomor yang mereka pesan. Untung kursi mereka sebaris.
"Kamu yang tengah aja ya Sya. " Pinta Dion.
"Okey kak. " Jawab Tisha.
Dion pun berjalan menuju kursi yang paling pojok dan di ikuti Tisha dan Adyan setelahnya.
__ADS_1
Film pun mulai di putar. Para penonton sudah duduk dengan manis di kursi mereka masing. (Jadi kangen lihat film di bioskop) 😓😓😓
Pandangan Adyan tak mau teralihkan dari Tisha. Menurutnya saat ini Tisha lebih menarik daripada film di layar.
Apalagi ketika melihat Tisha yang berdempelan dengan Dion, hati Dion pun sedikit panas melihatnya.
"Coba lihat itu deh kak, pemain yang cowok ganteng banget. " Puji Tisha kepada pemeran utama.
"Masih gantengan gue kali Sya. " Jawab Dion dengan menyombongkan dirinya. Tapi nggak papa dia sombong, karena memang dia memiliki wajah yang tampan.
"Ini, gue kok malah kayak kambing congek cuma lihatin mereka berdua. " Gerutu Adyan dalam hatinya.
Film pun mulai menampilkan adegan romantis dimana pemeran utama cowok dan cewek yang akan melakukan kissing. Semua penonton pun berteriak histeris tak terkecuali Tisha.
Adyan secara reflek menutup mata Tisha ketika adegan itu berlangsung.
"Ish abang, kenapa mata aku di tutup. " Protes Tisha dengan berusaha memindahkan tangan Adyan dari matanya.
"Adegannya nggak boleh di tonton kamu. " Jawab Adyan dengan berbisik di telinganya Tisha.
Dion yang melihat kekonyolan Adyan pun tertawa lepas. Dia nggak nyangka jika masih ada orang seperi Adyan. Apalagi ini jaman modern, melihat hal seperti itu sudah biasa dan bukan hal yang tabu lagi.
"Tisha udah gedhe kali bang bukan anak kecil lagi. " Protes Tisha kembali dengan cemberut setelah tangan Adyan terlepas dari matanya. Tapi dia sudah tak bisa melihat adegan itu kembali.
"Coba tu lihat di belakang, ada yang nonton film ini di usia lebih muda dari Tisha, dan mereka biasa saja. " Dion pun mencoba membela Tisha.
Adyan pun menoleh kebelakang dan melihat banyak anak muda seusia Shakila yang tampak biasa melihat film ini. Malah mereka menikmati adegan tersebut.
Aduanpun malu dengan menggaruk tengkuknya yang tak gatal.
"Kalau tahu gini, tadi nggak usah ikut nonton. Bisa tu duduk di depan nunggu kita nonton. " Gerutu Tisha yang masih bisa di dengar oleh Adyan dan Dion.
"Ya maaf, kan aku cuma menjaga kamu agar nggak lihat hal yang tak baik seperti itu. " Jawab Adyan dengan polos.
"Namanya juga film romantis bro, ya pasti lah ada adegan seperti itu. " Dion pun ikut menjelaskan.
"Kalau nggak mau lihat seperti itu, tadi harusnya abang pilih film kartun buat anak-anak saja. " Ucap Tisha kembali.
Adyanpun tersenyum kaku mendengar ucapan Tisha. Dia pun merasa tak enak melihat Tisha yang cemberut karena merasa terganggu.
__ADS_1
🌹🌹🌹🌹
Nah loh Tisha nya ngambek kan??? Gara-gara abang Adyan sih... 🤣🤣🤣