Bunda Untuk Aira

Bunda Untuk Aira
Engagement 2


__ADS_3

Happy Reading......


*******


Setelah kedua belah keluarga duduk berhadapan, tidak terkecuali Irsyad dan Salma yang saling malu-malu ketika kedua mata mereka bertemu. Apalagi posisi Salma di pas depan Irsyad, membuat jantungnya berdetak tak beraturan. Dan si cantik Aira tak mau lepas dari gendongan Salma. Sejak Salma di jemput oleh Arin dan kedua sahabatnya , Aira tidak sabar untuk menghampiri calon bundanya.


Banyak pasang mata yang memperhatikan interaksi dari Aira dan Salma. Termasuk dari kedua adik Irsyad.


"Coba lihat deh dek Aira tampak nyaman sekali di pangkuan mbak Salma." Ucap Sinta kepada adik iparnya.


"Beber mbak, calon kakak ipar juga tampak tulus yang terpancar dari matanya." Jawab Nadira.


"Semoga mereka hidup bahagia ya dek."


"Amin..... mbak."


"Ehemmm.....(Pak Jaka berdehem untuk membuka pembicaraan)


"Assalamualaikum Wr.wb." Pak Jaka mengucapkan salam kepada semua orang.


"Waalaikumsalam wr.wb."


"Bismillahirrahmanirrahim, saya selaku orang tua dari ananda Irsyad Syahputra pertama-tama kami mengucapkan terimakasih kepada bapak Handoko beserta keluarga yang telah menerima kami untuk bersilaturahmi ke kediaman bapak.. Kedua kalinya. niat kedatangan kami sekeluarga ingin melamar putri bungsu bapak ananda Salma Azzahwa untuk putra sulung kami ananda Irsyad Syahputra. Sebelumnya kami juga ingin mengatakan kepada bapak dan keluarga bahwasanya putra saya bukanlah seorang single, dia pernah menikah dan sekarang sudah mempunyai putri kecil yang sangat cantik. Apakah bapak beserta keluarga mau menerima putra kami ?" Pinta pak Jaka kepada keluarga Salma.


Dari keluarga Salma di wakili oleh kakak sulung dari pak Handoko untuk menjawab lamaran daru keluarga Irsyad.


"Waalaikum salam, terimakasih kembali atas kunjungan dan silaturahim pak Jaka beserta keluarga yang bersedia datang kerumah adik saya yang sederhana ini. Saya selaku wakil dari keluarga adik saya Handoko, perkenalkan dahulu saya Jono pakdhe dari Salma. Merupakan penghormatan bagi saya dapat mewakili keluarga adik saya untuk menerima lamaran dari keluarga bapak. Kami sekeluarga sangat senang dan bahagia karena niat baik bapak dan keluarga, tapi semua saya serahkan kepada keponakan saya Salma. " Jawab pakdhe Jono.


"Nduk Salma.." Panggil pakdhe Jono

__ADS_1


"Iya pakdhe.." Jawab Salma dengan menghadap kearah pakdhe nya.


"Apakah kamu bersedia menerima lamaran dari nak Irsyad ?, dan apakah kamu bersedia menerima status nak Irsyad beserta adanya putri cantik nak Irsyad ?" Tambah pakdhe Jono.


Semua mata pun memandang ke arah Salma. Termasuk Irsyad yang harap-harap cemas menunggu jawaban dari Salma.


"Huh...... (Salma menarik dan mengambil nafas untuk mengurangi geroginya). Bismillahirrahmanirrahim, saya Salma Azzahwa menerima pinangan dari keluarga mas Irsyad untuk saya. Insyaallah saya akan menerima kekurangan dan kelebihan mas Irsyad. Dan saya juga menerima kehadiran gadis kecil yang berada di pangkuan saya. Insyaallah saya akan menyayangi dia seperti putri saya sendiri. Semoga mas Irsyad juga mau menerima kekurangan saya dan mau membimbing saya untuk menjadi yang lebih baik lagi. "Jawab Salma lantang sambil membelai pipi Aira yang masih setia di oangkuannyaa.


"Alhamdulillah" Ucap syukur semua keluarga.


"Nak Irsyad apakah ada yang ingin nak Irsyad tambahkan ?" Tanya pakdhe Jono .


"Assalamualaikum WR.WB."


"Waalaikum salam Wr.wb." Ucap seluruh keluarga.


"Terimakasih sudah mau menerima saya yang banyak kekurangan ini beserta putri cantik saya. Kita memang sama masih banyak kekurangan, tapi marilah kita perbaiki kekurangan ini bersama-sama, menjalani hidup kita bersama dan saling melengkapi. Ijinkan saya untuk menjadikan dek Salma menjadi makmum saya di keluarga kecil saya. Insyaallah saya akan membahagiakan dek Salma beserta putri saya sekuat tenaga saya. Dan terimakasih sudah menerima dan menyayangi putri saya. Ada satu pertanyaan yang ingin saya ajukan kepada dek Salma, apakah dek Salma bersedia jika setelah kita menikah dek Salma ikut saya dimanapun saya berada ketika menjalankan tugas saya sebagai seorang abdi negara, Apakah dek Salma bersedia saya tinggal jika suatu saat Negara tercinta kita memanggil mas untuk berperang ?, Dan maukah dek Salma menjaga putri saya ketika saya tinggal bertugas ?" Pinta Irsyad panjang kepada Salma dengan memandang lekat Salma di depannya.


Salma melihat kearah kedua orang tuanya untuk meminta persetujuan. Pak Handoko dan bu Murti pun menganggukkan kepalanya.


"Insyaallah Salma akan mengikuti dimanapun mas Irsyad bertugas. Dan saya akan menjaga Aira jika mas sedang bertugas di medan perang. Saya paham betul tugas mas diatas segala. Cinta mas yang pertama adalah negara tercinta kita ini. Insyaallah Salma akan menerima dan akan meninggalkan pekerjaan Salma untuk mengikuti dimanapun mas berada." Jawab Salma.


Bu Murti dan bu Ronahpun berkaca-kaca mendengar ucapan Salma. Bu Murti meskipun bersedih jika putri bungsunya akan pergi jauh mengikuti dimanapun calonya bertugas, bu Murti juga bahagia karena akhirnya putri bungsunya dapat menemukan kebahagiaan nya setelah kegagalan yang pernah dialaminya di masa lalu.


Bu Ronah dan Irsyad maju kedepan disusul oleh Salma dan bu Murti. Tidak ketinggalan Aira juga mengikutinya. Bu Murti membuka kotak bludru berisi 2 cincin emas putih. Irsyad mengambilnya dan memasangkan nya ke jari manis kanan Salma. Salma pun juga memasang kan cicin ke jari manis kanan Irsyad. Mereka memamerkan kedua tangan mereka yang terpasang cincin kehadapan keluarga dengan senyum yang bahagia.


Tidak ketinggalan Aira yang berdiri ditengah-tengah Irsyad dan Salma. Nadira dan seluruh keluarganya mengabadikan moment ini dengan senyuman yang merekah. Tania dan Intan juga mengabadikannya. Mereka meneteskan air mata bahagianya. Mereka tahu tentang cerita masa lalu Salma yang membuat sahabat mereka terpuruk, tetapi saat ini mereka sangat bahagia melihat senyuman kebahagiaan yang terpancar dari wajah Salma.


"Semoga mereka hidup bahagia ya, aku bahagia banget melihat Salma senyum seperti ini." Ucap Tania kepada Intan.

__ADS_1


"Iya mbak, aku juga sangat bahagia melihat mbak Salma seperti ini. Sudah banyak kesakitan yang mbak Salma terima, semoga ini awal dari bahagianya." Jawab Intan.


"Terimakasih ya nak sudah menerima putra dan cucu ibu." Ucap Bu Ronah dengan memeluk sayang calon menantunya.


"Terimakasih tante sudah bersedia memilh Salma menjadi calon pendamping mas Irsyad." Jawab Salma dalam dekapan bu Ronah.


"Kok tante sayang, panggil ibu ya." Protes bu Ronah.


"Maaf tan...eh ibu." Jawab Salma kikuk.


Salma, Irsyad dan Aira pun tersenyum bahagian.


"Aila cekalang boleh panggil bunda ?" Pinta Aira polos kepada Salma. Aira saat ini berada di gendongan ayahnya.


"Boleh sayang, Aira sekarang panggil onty bunda ya." Jawab Salma dengan mencium pipi Aira.


"Hole....hole Aila punya bunda. Oma opa Aila punya bunda." Teriak Aira kegirangan.


Salma dan Irsyadpun saling berpandangan dab tersenyum melihat tingkah Aira. Setelah acara dokumentasi, semua keluarga berkumpul ke ruang tengah dimana sudah banyak hidangan yang tersedia disana. Mereka menikmati makanan yang sudah dihidangkan. Tidak terkecuali Aina, Aira,Adam ,Pradit,Bayu dan Raihan yang saling bercengkrama dengan akrabnya. Mereka bisa berbaur dengan menikmati hidangan yang sudah disediakan diselingi dengan candaan mereka.


" Terimakasih ya dek sudah mau menerima mas." Ucap Irsyad yang sedang duduk bersama Salma dengan menikmati Sate yang diambilkan Salma.


"Sama-sama mas, Salma juga bahagia bisa di lamar mas dan diterima Aira menjadi bundanya." Jawab Salma dengan senyuman tipis yang terpatri di wajah ayunya.


"Ya Allah semoga pilihanku saat ini tepat untuk menjadikan wanita di hadapanku untuk menjadi ibu untuk anak-anakku. "Batin Irsyad dengan melihat senyuman di wajah Salma.


Note :


Hai....hai para reader setia Bunda Untuk Aira, part ini saya tulis dengan melting banget. Semoga kalian suka ya dengan tulisan saya yang geje ini. heheh.... ide langsung muncul deh setelah membaca komentar dari para Reader. Terimakasih banyak atas dukungannya. Dan mohon maaf ya jika masih banyak kesalahan dalam penulisan. Jangan lupa vote, like dan komennya... 😍😍🤗😇

__ADS_1


__ADS_2