
Happy Reading....
🌿🌿🌿🌿
"Tadi udah sekalian biar nggak nunggu lama. Tapi santai pesanannya tak sesuaikan dengan lidah kita. " Jawab tante Nita dengan gelak tawa.
"Terima kasih loh mbak " Ucap bunda Salma.
"Oh iya ini kok tumben mbak Nita mengajak saya makan di sini? " bunda Salma pun bertanya karena memang belum tahu pasti apa yang akan tante Nita bicarakan.
"Begini mbak, sebenarnya saya mengajak mbak bertemu karena ingin membahas hubungan putra putri kita. Apa mbak tahu jika Tisha dan Adyan punya hubungan? " Jawab tante Nita mengawali pembicaraannya.
"Emmm, sebenarnya saya belum yakin mbak mereka ada hubungan. Tapi kemarin malam, Illa itu bilang sama saya jika abangnya sedang bertukar pesan dengan Tisha mbak. Dan saya belum dengar langsung apa itu benar apa nggak dari mulut abang. " Bunda Salma pun ikut menimpali.
"Aku tahu juga tadi malam mbak. Waktu mau ke bawah ambil minum dan nggak sengaja dengerin Tisha telpon dan menyebut nama Adyan di sana. Dan dari kata-katanya, seperti anak muda yang di mabuk cinta. " Tante Nita pun ikut terkekeh mengingat percakapan sangat putri dan Adyan lewat telpon.
"Masak mbak, saya nggak kebayang loh anak saya yang super dingin bisa juga mau menelpon perempuan. Baru kali ini loh mbak saya tahu Adyan mau telpon-telponan saya perempuan dan ternyata wanita itu Tisha yang saya masih ingat dulu selalu Adyan jauhi. " Bunda Salma pun ikut mengingat sikap Adyan yang super dingin jika ada pertemuan keluarga dan ada Tisha di sana.
__ADS_1
"Aku juga ingat itu mbak, mbak tahu nggak Tisha itu udah naksir Adyan sejak dulu. Sejak mereka SMA. Tapi ya itu dulu Adyan dingin banget dan kayak nggak suka sama Tisha. Sampai pernah itu waktu SMA, Tisha pulang ke rumah dengan keadaan nangis dan nggak mau keluar kamar sampai satu minggu. Waktu aku tanya, ternyata dia di tolak sama putra mbak itu. " Tante Nita akhirnya menceritakan apa yang terjadi sama Tisha. Baru kali ini beliau berani membukanya karena beliau dulu merasa sungkan karena takut malah akan berakibat meregang nya hubungan kekeluargaan antara mereka.
"Ya Allah, benarkah mbak? " Bunda Salma pun kaget dengan apa yang sudah Adyan lakukan.
"Saya nggak menyangka loh, jika abang bisa bersikap seperti itu. Memang nggak di pungkiri mbak banyak cewek yang deketin abang tapi sama sekali nggak pernah ia gubris katanya dulu dia masih ingin fokus mengejar karirnya buat bisa seperti abangnya Mario dan ayahnya. Banyak juga putri rekan ayahnya yang dengan meminta bantuan orang tuanya untuk dekat dengan Adyan, tapi ayahnya dan saya nggak ingin memaksakan sebuah hubungan mbak. Yang akan menjalankan kan mereka, jadi meskipun setinggi apa pangkatnya kami sebagai orang tua tidak goyah. Karena kebahagian putra dan putri kami itu yang utama. " Tambah bunda Salma.
"Benar mbak, aku pun jika mau bisa loh minta tolong mbak buat jodohin putra dan putri kita dari dulu, tapi aku sadar mbak pengalamanku yang lalu buat pelajaran aku. Aku nggak ingin putri satu-satunya yang kami miliki harus mengalami kejadian yang sama gara-gara ego kami. " Ucap tante Nita dengan wajah sedih.
"Maaf ya mbak, saya nggak bermaksud mengingatkan kejadian yang menyakitkan buat mbak." Bunda Salma merasa bersalah dengan perkataannya.
"Benar mbak, masa lalu itu memang menjadi pelajaran yang sangat berharga buat kita. Dulu kalau saya juga tidak mengalami hal yang menyakitkan seperti mbak, pasti saya tidak akan bertemu dengan mas Irsyad dan Aira. Dan sekarang hidup kami sangat bahagia. " Bunda Salma pun juga mengingat masa lalunya. Dimana dia di khianati mantan tunangannya dan akhirnya bisa bertemu kembali dengan cinta pertamanya yaitu ayah Irsyad. Butuh waktu hampir 10 tahun mereka bisa di pertemukan kembali.
"Oh ya kita memang punya masa lalu yang sama ya mbak, Sama-sama di khianati. Tapi bedanya mbak bertemu cinta pertamabak, tapi aku harus lebih ikhlas memaafkan suami yang sudah mengkhianati ku. Semoga esok Tisha tidak akan mengalami hal yang sama dengan kita mbak. " Harapan tante Nita.
"InsyaAllah mbak, jika memang Adyan berjodoh sama Tisha. Saya bisa menjamin jika putra saya tidak akan pernah mengkhianati Tisha, karena sifatnya sama persis dengan ayahnya yang dingin dan juga bertanggung jawab. Apalagi dia putra satunya kami, sifatnya sungguh menghargai wanita karena dia sadar dia punya adik perempuan. " Bunda Salma membela Adyan karena beliau sangat hafal sikap sang putra.
"Dan apa mbak setuju jika Tisha menjadi calonnya Adyan? "
__ADS_1
"Kalau saya mbak sangat setuju, biar kita menjadi keluarga seperti janji kita dulu waktu sama-sama di kota Kecil. Aura sudah menjadi menantu almarhumah mbak Rosa meskipun beliau tidak melihat kebahagiaan putranya tapi saya yakin om Irfan dan mbak Rosa akan bahagia disana. Dan sekarang putraku Adyan sedang ada hubungan dengan putri mbak, saya tambah senang mbak soalnya Tisha itu cantik, baik dan cerewet jadi bisa itu mengimbangi Adyan yang super diam. " Bunda Salma pun ikut menyetujui hubungan Adyan dan Tisha.
"Oh ya mbak, kalau boleh tahu Tisha wisuda kapan mbak? " Bunda Salma bertanya tentang kuliah Tisha.
"Ini sudah buat skripsi mbak, InsyaAllah kalau nggak ada halangan tahun ini dia lulus mbak. "
"Sebenarnya, saya lebih suka putra putri saya itu tidak terlalu lama saling mengenal mbak. Atau istilah sekarang berpacaran, mbak kan tahu sendiri bagaimana sekarang anak-anak muda itu berpacaran. Meskipun saya yakin mereka berdua tidak akan sampai ke hal yang tidak baik, tapi sebagai orang tua lebih baik dj segerakan mbak biar tidak berdosa. " Bunda Salma pun mencoba memberikan sarannya.
"Kalau aku sama mbak dengan mbak Salma. Kalau memang mereka sudah serius, lebih baik di segerakan. Apalagi untuk pekerjaan, Tisha juga sudah punya usaha dan alhamdulillah juga sudah berkembang. Apa gini aja mbak, kita lihat hubungan mereka 1 bulan ini, kita perhatikan dan coba mencari tahu dulu bagaimana hubungan mereka apa benar-benar ada hubungan atau tidak. Nanti takutnya, kita sudah serius bahas hubungan mereka, ternyata mereka berdua tidak ada hubungan. "
"Benar juga mbak. Coba nanti saya minta bantuan Shakila buat cari tahu tu hubungan mereka, mbak kan tahu sendiri gimana jiwa keponya Illa. Pasti dia seneng deh kalau dapat tugas ini. " Bunda Salma pun akhirnya menyetujui saran dari tante Nita.
"Aku kaget loh mbak, kok bisa Illa itu sikapnya beda banget sama kakak-kakanya. "
🌿🌿🌿🌿
Assalamu'alaikum, mohon maaf baru up. Tadi pagi udah ngetik dan hampir selesai. Tapi nggak tahu aplikasi berhenti sendiri dan nggak bisa di buka, hilang semua deh tulisannya Awalnya saya kira ada masalah dengan hpku, sampai aku reset lagi. Dan ternyata tadi sore buka ig, ternyata tadi memang ada trouble beberapa aplikasi. Apa kakak2 juga mengalaminya? "
__ADS_1