
**********
Irsyad kembali ke rumah dengan piluh keringat yang membasahi dahi dan kaosnya pun tampak basah keringat yang mencetak tubuh atletisnya.
Dia mampir sebentar ke kantin yang di kelola oleh bu Ida salah satu ibu Persit disana.
"Assalsmualaikum bu Ida,saya bungkus nasi 3 ya. Yang dua nasi campur sama ayam dan bergedel,jangan lupa di kasih sambal. Yang 1 sama sayur sop ayam dan bergedel tanpa sambel ya bu" Ucap Irsyade memesan makanan.
"Waalaikum salam pak Irsyad,tumben baru kelihatan pak. Ini juga pesan makanannya kok banyak."Jawab bu Ida.
"Iya ni bu kemarin baru pulang kampung jadi nggak kesini bu. Tadi malam baru datang. Kalau nasinya buat istri dan anak saya bu karena sekarang mereka ikut saya kesini." Jelas Irsyad.
"Loh pak Irsyad sudah menikah kembali pak,wah selamat pak semoga bapak dan istri menjadi keluarga yang sakinah dan mawadah pak dan ibu sama putrinya betah disini "Jawab bu Ida yang kaget dengan berita yang dia dengar.
"Amin terimakasih bu Ida atas do'anya."
"Sama-sama pak,kapan-kapan ajak kesini pak biar berkenalan dengan saya."
"Insyaallah bu nanti kalau ada waktu kami mampir kesini."
"Besok sudah jarang ni pak beli makan disini soalnya sudah ada yang masakin."Goda bu Ida.
"Bu Ida bisa saja,kalau istri nggak sempat masak pasti beli makannya juga disini bu."Jawab Irsyad.
Bu Ida pun membungkuskan nasi pesanan Irsyad,karena kantin lumayan rame ketika mendengar Irsyad sudah menikah kembali pun juga memberikan selamat dan do'a untuk keluarga kecil Irsyad.
Setelah membayar makanan pesanannya, Irsyad pulang menuju rumah dinasnya. tidak lupa dia juga membawa sekantong plastik yang berisi nasi bungkus yang dia pesan untuk dia,istri dan anaknya.
"Assalsmualaikum dek."Ucap Salma ketika masuk rumah. Tidak lupa dia mencopot sepatunya di depan teras. Disana ada sepasang kursi beserta meja yang biasanya di gunakan untuk mengobrol dengan teman Irsyad yang berkunjung.
"Waalaikum salam mas,sudah pulang mas ?" Jawab Salma dengan menghampiri suaminya yang masih membawa sapu yang di gunakan untuk membersihkan rumah. Tidak lupa dia mencium tangan suaminya.
"Iya dek,ini nasi buat sarapan kita nanti." Ucap Irsyad dengan menyodorkan bungkusan plastik kepada sang istri.
"Ya mas,biar Salma ambil piring dan minum dulu di dalam."
"Princess belum bangun sayang ?"
"Belum mas,habis ini biar Salma bangunin."
Irsyad masuk kerumah bersama sang istri,ketika Irsyad meregangkan otot kakinya di ruang tamu, Salma pun masuk ke dapur untuk mengambil piring dan membuat teh buat sang suami.
Setelah selesai,Salma kembali ke depan untuk menaruh piring dan teh di meja tamu.
"Mas Salma bangunin Princess dulu ya ?" Pamit Salma.
"Ya dek, mas di sini dulu buat selonjoran." Jawab Irsyad.
Salmapun masuk ke kamar untuk membangunkan Aira. Di ranjang,Salma melihat jika putrinya masih tertidur nyenyak mungkin karena rasa lelah kemarin karena bermain dengan sepupunya di rumah orang tua Irsyad.
"Sayang,ayo bangun yuk. Udah pagi lo masak anak cantik bunda belum bangun." Ucap Salma membangunkan Aira dengan menepuk lembut pipi Aira.
"Emmmm.....jam belapa bunda ?" Jawab Aira dengan masih memejamkan matanya.
__ADS_1
"Sudah jam setengah 7 sayang,ayo bangun terus kita sarapan dan nanti Aira bisa lihat luar rumah lo sayang. Disini banyak teman loh." Bujuk Salma.
"Ayah mana bun?"
"Ayah sudah di depan nak,sudah menunggu kita buat sarapan." Tambah Salma dengan mengelus rambut Aira.
"Ayo bunda." Jawab Aira setelah terkumpul seluruh nyawanya.
"Tapi kita ke kamar mandi dulu ya,putri bunda harus cuci muka dan gosok gigi dulu. Ni bau acem sih." Goda Salma dengan mengendus tubuh Aira.
"Hihihi.....geli bunda." Jawab Aira karena merasa kegelian."Tapi gendong bunda." Tambah Aira manja dengan merentangkan kedua tangannya.
"Princess bunda manja banget sih... " goda Salma tapi tetap menggendong putrinya.
Merekapun keluar kamar menuju kamar mandi. Setelah mencuci muka dan gosok gigi,mereka menuju ruang tamu untuk sarapan bersama. Di sana Irsyad sudah menyiapkan nasi yang di belinya di piring.
"Pagi ayah." Sapa Aira yang masih dalam gendongan Salma.
"Pagi juga princess ayah,ayo sekarang kita sarapan ni udah ayah belikan makanan."Ajak Irsyad."Bun tolong ambilkan mangkok buat sayur sop nya Aira tadi di pisah sama bu Ida." Pinta Irsyad kepada Salma.
Salma kembali ke dapur setelah menurunkan Aira di kursi samping suaminya untuk mengambil mangkok.Kemudian dia kembali lagi ke ruang depan.
Salma menuangkan sayur ke mangkok untuk Aira.
"Sekarang,sebelum makan princess ayah memimpin baca do'a dulu ya biar makanan yang kita makan di berkahi Allah." Pinta Irsyad kepada putrinya.
"Siap ayah,ayo bunda kita berdoa dulu."Ajak Aira dengan mengangkat kedua tangannya untuk siap berdoa. Sedangkan Salma dan Irsyad juga mengikutinya.Setelah menikah,mereka sudah sepakat untuk bekerjasama dalam menanamkan pendidikan agama ataupun lainnya bersama-sama. Mereka ingin melihat tumbuh kembang putri mereka menjadi anak yang sholehah yang tidak pintar dalam pendidikan umum saja tapi diimbangi dengan pendidikan agama untuk bekal dia kelak.
Artinya: "Ya Allah, semoga Engkau berkenan memberikan berkah (kemanfaatan) kepada kami atas apa yang telah Engkau anugerahkan kepada kami dan semoga Engaku berkenan menjaga kami dari siksa api neraka yang menyakitkan".
Merekapun mulai sarapan setelah Aira selesai membaca doa. Tidak lupa Salma menyuapi putrinya sebelum dia memakan sarapannya. Dia ingin putrinya tidak merasa kekurangan kasih sayang setelah tinggal bersama dia yang sebelumnya tinggal bersama mertuanya.
Meskipun bukan lahir dari rahimnya,chemistry antara dia dan Aira sudah terbangun sebelum dia menikah dengan Irsyad. Sebisa mungkin Salma akan mempertahankannya meskipun esok hari dia akan mempunyai anak yang lahir dari rahimnya sendiri. Dia tidak akan membeda-bedakannya.
"Dek,nanti habis sarapan mas asa apel pagi dulu habis itu mas ke kantor dulu sebentar kemarin di panggil atasan mas."Pamit Irsyad setelah menyelesaikan sarapannya. Pasti tahu sendiri ya,bagi prajurit ketika menempuh pendidikan pasti di ajarkan makan cepat untuk menghargai waktu latihan sampai-sampai tidak sempat menelan langsung saja di dorong dengan minum air putih agar cepat turun ke lambung.
"Ya mas,nanti biar Salma yang bersih-bersih rumah dulu." Jawab Salma yang masih setia menyuapkan makanan ke Aira.
"Semoga nanti tidak lama biar kita bersih-bersih bersama agar cepat selesai."
"Nggak pa-pa mas,insyaallah Salma masih mampu kok beres-beres rumah sendiri. Mas fokus aja dengan tugas mas."
"Terimakasih dek,oh ya untuk waktu berkunjung nanti malam saja ya setelah sholat magrib karena biasanya kalau siang pada nggak di rumah." Ajak Irsyad.
"Salma ngikut mas aja,tapi Salma juga senang jadi Salma bisa bersih-bersih rumah dulu."
"Oh ya nanti kalau sudah beres semua,mas mau ada syukuran dikit untuk acara pernikahan kita dan untuk memperkenalkan adik dan Aira. Jadi nanti kita adakan pengajian kecil-kecilan."Jelas Irsyad.
"Untuk makanannya bagaimana mas?"
"Adek tenang saja,nanti semua mas yang ngatur adik tinggal terima beres nya saja." Jawab Irsyad dengan senyum yang menampilkan ketampanannya .
"Baik kalau begitu mas, sekarang gi mas siap-siap katanya mau apel pagi."
__ADS_1
"Ya udah mas mau mandi lagi soalnya gerah, Aira sayang maem sama bunda dulu ya."
"Siap ayah,nanti Aila juga mo bantu bunda belsih-belsih ." Jawab Aira.
"Anak pintar,sekarang habisin gi makanannya ayah mau kedalam dulu." Pamit Irsyad dengan mengacak-acak rambut putrinya.
Aira pun menganggukkan sebagai tanda setuju karena mulutnya masih penuh dengan makanan yang barusan bundanya siapkan di mulutnya.
"Ye... anak bunda pinter sarapannya habis. Sekarang minum dulu ya dan gantian bunda yang sarapan Aira tunggu dulu." Puji Salma.
"Bunda, Aila boleh nonton Tv?" Rengek Aira setelah selesai meminum air putih di depannya.
"Boleh sayang,biar bunda hidupkan TV nya. Airaa mau nonton apa ?" Jawab Salma dengan meraih remot TV di bawah meja.
"Mau lihat kaltun spongebob bunda."Pinta Aira.
"Siap tuan putri."Jawab Salma dengan menekan tombol remot untuk mencari channel yang Aira mau.
Setelah ketemu,Salmapun melanjutkan sarapannya. Selang beberapa menit,Irsyad sudah rapi dengan seragam kesehariannya untuk memulai giat apel pagi ini.
"Dek mas berangkat dulu ya." Pamit Irsyad.
"Iya mas,biar Salma antar ke depan." Jawab Salma setelah selesai dengan sarapannya.
"Aira ayah kerja dulu ya sayang,jangan nakal."Nasehat Irsyad kepada putrinya yang asyik dengan tontonan kartun kotak berwarna kuning kesukaan nya.
"Ciap yah,Aila akan jadi princess yang baik."Jawab Aira menghadap ke ayahnya.
Irsyad yang gemas pun mengacak-acak rambut putrinya dan mencium gemas kedua pipi putrinya.
"Oh ya mas sampai lupa,untuk sekolah Aira bagaimana mas ?"
"Nanti biar mas hubungi kepala sekolahnya dek,kita sekolahin Aira di TK yayasan sini saja dek biar dekat jika kamu antar jemput. Apalagi adek belum hafal daerah sini."
"Salma setuju saja mas,semakin cepat kita mendaftarkan Aira sekolah,semakin cepat juga Aira beradaptasi dengan lingkungan sini." Jawab Salma setelah selesai membereskan bekas sarapan mereka.
"Betul dek,adek juga harus cepat beradaptasi. Ya udah mas berangkat dulu. Aira salim dulu nak." Pinta Irsyad.
Aira pun salim kepada ayahnya dengan mencium tangan Irsyad. Setelah berpamitan dengan putrinya,Irsyad di antar istrinya menuju teras depan.
"Mas berangkat dulu,jangan caoek-capek. Bersih-bersih saja yang adek bisa yang berat nanti biar mas saja." Nasehat Irsyad.
"Ya mas,hati-hati." Jawab Salma dengan mencium tangan Irsyad.
Irsyadpun membalas dengan mencium kening istrinya sebelum meninggalkan rumah."*Ya Allah bahagianya hamba pagi ini........
*********
**Jangan lupa buat vote dan like nya ya. Dan bagi yang ingin tahu kapan cerita up bisa lo gabung ke grup Bunda untuk Aira. Di sana kakak-kakak bisa juga saling berkenalan dengan yang lainnya...
Terimakasih buat kakak-kakak yang selalu setia menunggu kelanjutan cerita Aira ya....
Always keep your health ya....😇😇😇😇***
__ADS_1