Bunda Untuk Aira

Bunda Untuk Aira
Salah Paham


__ADS_3

Happy Reading.......


*************


Sudah seminggu ini hubungan Salma dan Irsyad sedikit renggang. Salma setiap hari mengirim pesan untuk Irsyad awalnya dibaca tapi kemudian tidak pernah di baca maupun di balas.


Ada rasa takut untuk Salma yang pernah juga mengalami hubungan LDR dengan masa lalunya yang menyakitkan. Kepercayaan yang dia jaga harus di balas dengan sebuah pengkhianatan.


"Kok mas Irsyad nggak balas pesanku ya?",tanya Salma pada dirinya. "Semoga tidak ada masalah apa-apa. Positif thinking Salma calon suamimu tidak seperti mantanmu. " Salma berbicara untuk menyemangati dirinya sendiri.


Tok....tok...tok... (Pintu kamar Salma di ketuk dari luar)


"Nak kamu jadi ke rumah bu Ronah ?" Tanya bu Murti dari luar kamar.


Salma turun dari ranjangnya dan menuju pintu untuk membukanya.


Ceklek.....


"Jadi bu nanti agak siangan." Jawab Salma setelah pintu terbuka.


"Ya udah nanti itu ada pisang Ambon satu sisir dan brownies yang di buat kemarin kamu bawa sekalian kesana." Pinta bu Murti kepada Salma.


"Siap bu, ini Salma mau siap-siap dulu."


"Ya udah ibu ke bawah dulu mo melanjutkan menanam sawi di belakang." Pamit bu Murti.


Bu Murti berjalan menuruni tangga menuju teman belakang dimana ada sepetak tanah kosong yang dimanfaatkan beliau untuk menanam sayuran. Sedangkan Salma menutup kembali pintu dan bersiap untuk mandi.


Kemarin Aira menelpon Salma. Dia kangen dengan bundanya dikarenakan satu minggu kemarin Salma di sibukkan dengan kegiatan di sekolahnya. Akhirnya Salma menjanjikan Aira untuk mengunjungi nya di hari minggu.


Setelah selesai bersiap-siap, Salma turun ke lantai bawah untuk mengambil pisang dan brownies yang akan dia bawa ke rumah Aira.


Sebelum berangkat, Salma pamit dengan ibu dan ayahnya yang sedang asyik berkebun di taman belakang.


Salma mengendarai sepeda motor menyusuri jalan menuju ke rumah Aira. Tidak lupa buah tangan yang ia bawa di taruh di depan.Is mengendarai sepeda motor nya dengan kecepatan sedang. Karena jalanan yang tidak terlalu ramai, Salma pun sampai tepat waktu.


**********


Rumah Aira


"Ayah kapan ayah pulang lagi, Aila udah kangen cama ayah .." Tanya Aira kepada ayahnya lewat video call.

__ADS_1


"Belum tahu sayang, do'akan ayah ya biar cepat pulang kembali dan bertemu dengan putri ayah yang cantik." Jawab Irsyad kepada putrinya.


"Aila juga nggak nakal lo ayah." Aira pun mengabarkan kepada ayahnya jika dia telah mematuhi nasehat ayahnya. Di samping Aira, ada bu Ronah yang menghampiri.


"Gimana nak tentang pengajuan kamu,sudah selesai belum?"


"Belum bu, ini Irsyad masih sibuk jadi belum tanya lagi ke kantor." Elak Irsyad kepada ibunya.


"Jangan......". Sebelum bu Ronah melanjutkan bicaranya ia mendengar pintu depan di ketuk.


"Aira lanjut bicara sama ayah dulu ya, oma mau buka pintu sepertinya ada tamu." Pamit bu Ronah kepada cucunya dengan menyodorkan HP nya untuk di pegang Aira.


Aira melanjutkan bicaranya dengan Irsyad. Bu Ronah menuju depan untuk membuka pintu. Pagi ini Nisa dan bi Ijah di berikan waktu libur agar mereka bisa menikmati liburan mereka. Sehingga di rumah hanya ada pak Jaka, bu Ronah dan Aira.


Ceklek.......


"Assalamualaikum bu, " sapa Salma dengan meraih tangan bu Ronah untuk dia cium.


" Waalaikum Salam, lo nak Salma sudah datang. Ayo masuk nak ." Ajak bu Ronah.


"Iya bu terimakasih, Aira kemana bu ?" Salma tengak - tengok mencari keberadaan Aira.


"Di ruang keluarga lagi telponan sama ayahnya."


"Lo kan dari kemarin-kemarin Irsyad memang nggak ada giat tugas nak. Jadi tiap hari bisa menghubungi Aira." Jelas bu Ronah yang menuju dapur untuk membuat minuman buat Salma.


Deg....deg.... Jantung Salma seperti berhenti berdetak setelah mendengar penjelasan dari calon mertua nya.


"Jika memang mas Irsyad nggak sibuk, mengapa tidak mau membalas pesan dariku ?" Tanya Salma di hatinya. "Apa aku ada salah sama dia?" Salmapun asyik dengan pikirannya sendiri dan tidak mendengarkan ucapan bu Ronah.


"Nak....nak...." Panggil bu Ronah dengan menyenggol lengan Salma.


"Eh iya bu." Jawab Salma yang kaget setelah di senggol bu Ronah.


"Kamu kenapa nak, ibu lihat kok kamu melamun. Sampai ibu panggil berkali-kali nggak nyaut. Apa ada masalah?" Tanya bu Ronah yang heran dengan Salma.


"Eh...... tidak apa-apa kok bu." Jawab Salma dengan gagap. "Ini tadi ada sedikit dari ibu,Bu." Salma menyerahkan oleh-oleh yang dia bawa kepada bu Ronah.


"Malah repot-repot nak. Ya udah ini di potong di bawa ke ruang tengah. Aira suka sekali dengan brownies." Pinta bu Ronah.


Salma pun menganggukkan kepalanya dan membantu bu Ronah memotong brownies dan di taruh nya di piring. Setelah itu dia membawanya ke ruang tengah.

__ADS_1


"Bunda...."Teriak Aira setelah melihat bundanya datang. " Ayah bunda sudah datang yah."Ucap Aira.


"Oh bunda ke situ ya nak. ya udah ayah tutup dulu ya telponnya nanti ayah telpon lagi."Pamit Irsyad. Sebenarnya Irsyad masih ingin berbicara dengan putrinya, setelah mendengar Salma datang ia ingin segera mengakhiri telponnya.


"Ya udah ayah. Acalamualaikum." Aira menutup telponnya setelah Ayahnya mematikan layanan video call.


"Loh kok telponnya sudah sayang?" Tanya Salma yang merasa aneh dengan Irsyad yang langsung mematikan telponnya ketika dia datang. Salma menaruh minuman dan brownies yang dia potong di meja.


"Sudah bunda, Asyik ada blonis." Ucap Aira kegirangan melihat makanan kesukaannya. Dia mengambil sepotong dan memakannya.


"Kenapa mas Irsyad seperti menghindar ? Apa aku punya salah ?" , coba aku akan menghubungi dia." Ucap Salma di hati nya.


"Pelan-pelan sayang makannya." Pinta Salma menasehati Aira.


"Ciap bunda."


Salma mengeluarkan Hp nya dan mencoba mengirim pesan kepada Irsyad.


"Assalamualaikum mas, Salma ingin tanya mengapa mas tidak pernah membalas pesan dari Salma ? Padahal kata ibu mas lagi tidak sibuk. " Send Irsyad.


Salma menunggu balasan dari pesan yang dia kirim sambil bercanda dengan Aira.


10 menit tidak ada balasan padahal posisi Irsyad sedang online. Pikiran Salma pun kemana-mana. Ada rasa takut yang melingkupinya. Akhirnya dia kembali mengirim pesan.


"Kenapa pesan Salma nggak di balas mas, padahal mas juga sedang online."


"Apa Salma punya salah sama mas Irsyad, jika memang Salma ada salah tolong bilang Salma mas tentang kesalahan Salma jangan diamkan Salma seperti ini." Lanjut Salma yang belum mendapat balasan.


Hati Salma menjadi tidak karuan ketika pesan yang dia kirim hanya di baca oleh Irsyad.


"Ya Allah sebenarnya ada apa ini, tolong berikan kekuatan buat hamba untuk lebih bersabar." Do'a Salma di hatinya.


Salma tetap melihat layar Hpnya sambil menanggapi celoteh Aira. Meskipun perasaannya tidak karuan, dia masih bisa menyembunyikan mimik wajahnya.


"Mas Irsyad is typing....." Salma semang ketika melihat layar Hp jika Irsyad sedang menulis pesan untuknya


"Kamu bisa jelasin maksud foto ini ?" Irsyad membalas pesan Salma dengan mengirim foto yang kemarin dia terima.


"Astagfirullah hal adzim...........


**Note. :

__ADS_1


Alhamdulillah bisa up lagi ya. Jangan lupa vote, like dan komennya ya biar author lebih semangat menulis. 🤗🤗**


__ADS_2