Bunda Untuk Aira

Bunda Untuk Aira
Senyumnya..


__ADS_3

"Assalamualaikum mbak, perkenalkan saya Irsyad Pratama ayah Aira. " Irsyadpun memperkenalkan diri dengan mengulurkan tangannya ke Salma. Tidak lupa masih dengan senyuman khas darinya yang membuat jantung Salma Dag dig dug...


"Kenapa ini jantungku ya Allah."Ucap Salma dalam hatinya. Sejenak Dia terpesona dengan Irsyad.


"Eh..wa...walaikumsalam salam mas, saya Salma Azzahwa tante dari temannya Aira. Salmapun menerima uluran tangan Irsyad sebagai tanda perkenalan dengan sedikit gugup. "Pasti masnya lupa ma diriku, ah wajar saja ini juga sudah lama kejadian nya. " Batin Salma yg sedikit kecewa karena Irsyad tidak mengenali nya.


"Aira sering cerita tentang mbak Salma sama saya, waktu mbak menemukan Aira tersesat dan juga mengajak anak saya berjalan-jalan Terimakasih banyak atas bantuan mbak Salma dan mengajak Aira jalan-8. " Ucap Irsyad kepad Salma.


"Sama-sama mas, saya juga senang kok mas bisa mengajak Aira jalan-jalan. Panggil saya Salma saja mas." Pinta Salma kepada Irsyad.


"Oh ya mbak..... eh maksud saya Salma. "


Salmapun membalas Irsyad dengan senyuman.


"Oh ya onty lupa, Aina coba tadi bekal untuk Aira kamu ambilkan di dalam tas kamu."


"ok onty." Aina menaruh tas frozennya di depan dan membukanya untuk mengambil bekal di kotak biru untuk Aira.


"Kok malah merepotkan mbak... eh Salma."....


" Tidak merepotkan kok mas, tadi Aina bilang kalau Aira suka roti dan selai Stroberi jadi sekalian sy buat kan buat Aira. Apalagi Aina jika istirahat selalu bersama Aina." Sambung Salma masih dengan senyum tipis di bibirnya. untuk menyembunyikan kegugupannya.


" Ayo Aira bilang apa dulu sama onty dan teman Aira sayang." ucap Irsyad


"Makacih Aina onty cantik, makacih Aina." ucap Aira sambil mengambil bekal dari tangan Aina. Tidak lupa Aira juga mendekat ke arah Salma dan memeluk kaki Salma karena tinggi tubuh Aira hanya sepinggang Salma.


"Sama2 sayang." Salma pun menerim pelukan Aira dan mengelus atas kepala Aira. " Sekarang Aira dan Aina masuk ya, bentar lagi bel berbunyi lo." bujuk Salma kepada Aira dan Aina. Airapun melepaskan pelukannya dari kaki Salma.


" Iya sayang bentar lagi bel berbunyi lo." Irsyadpun ikut menambahi membujuk Aira dan Aina.


"Ciap ayah," ucap Aira sambil bergaya hormat seperti biasanya. " Aila dan Aina macuk dulu ya yah onty cantik, ayo Aina kita macuk dulu." Pinta Aira sambil menarik tangan Aina.


"Onty Aina macuk dulu ya cama Aina." pamit Aina kepada Salma.


"Iya sayang, Aira dan Aina harus belajar rajin ya." ucap Salma sambil mengelus atas kepala Aira dan Aina bergantian tidak lupa ia pun mencium pipi Aina dan Aira bergantian.


Sikap Salma pun tak luput dari penglihatan sepasang mata, ya Irsyad dari tadi memperhatikan interaksi Salma dengan kedua bocah kecil di depannya. Irsyad tersenyum penuh arti.


"Aku tidak pernah melihat putriku se bahagia ini sebelumnya, apalagi dengan orang asing yang baru dia kenal." Irsyad membatin setelah melihat interaksi putrinya dengan Salma.


" Ayah, onty kami macuk dulu ya, "Acalamualikum " pamit Aira dan Aina bersamaan.


"Dada...ayah...dada onty......." Aira dan Aina pun melambaikan tangannya dan mulai masuk ke dalam sekolah.


Sedangkan Salma dan Irsyad masih di depan gerbang. Setelah anak-anak masuk, suasana pun menjadi canggung. Yang tadi ramai karena celoteh cedel khas Aira dan Aina dan sekarang suasana menjadi sunyi.


" Emmm mbak...eh maksud saya Salma setelah ini mo pulang ?" Irsyad berbasa-basi untuk mencairkan suasana .


" Ti..ti..tidak mas, habis ini saya ke sekolahan tempat saya ngajar. " jawab Salma dengan rasa gugupnya. "Ni kenapa aq jadi gagu gini ya." Batin Salma.


" Oh maaf, saya kira Salma mau langsung pulang. " ucap Irsyad dengan menggaruk belakang kepalanya yang tidak gatal.


"Sekali lagi terimakasih ya Ma, sudah merepotkan kamu ".


"Saya tidak merasa di repot kan kok mas, santai saja."ucap Salma." Kalau begitu saya pamit dulu ya mas karena ini sudah siang." Pamit Salma sambil melihat jam yang ada di tangannya.

__ADS_1


"Oh ya silahkan, sekali lagi terimakasih."


"Sama-sama mas."


Salma pun mulai mendekati motornya dan memakai helmnya kembali. Setelah lengkap,Salma mulai menstater motornya dan mengendarai sepeda motornya. Sebelumnya dia juga berpamitan kepada Irsyad.


" Kalau begitu saya pamit dulu mas Irsyad, Assalamualaikum." Ucap Salma sebelum menjalankan sepeda motornya. Tidak lupa dia membunyikan klakson dan tersenyum pada Irsyad.


" Waalaikum salam, hati-hati" Irsyad pun menjawab salam dari Salma dan tidak melupakan senyum di bibirnya yang membuat Salma meleleh.


Salma pun meninggalkan sekolah Aira menuju sekolahnya dengan mengendarai sepeda motornya dalam kecepatan sedang. Senyuman tidak lepas tersungging dari bibirnya. Dia tidak menyangka bisa di pertemukan kembali dengan sosok laki-laki yang pertama kali mengganggu pikiran Salma. Apakah laki-laki itu jodohnya ??? Entahlah biarkan takdir Allah yang berjalan.


Irsyad, setelah kepergian Salma iapun masuk kedalam mobilnya yang terparkir di sebelah gerbang. Dia ingat dengan pesan ibunya untuk mengantarkan ibunya beebelanja. Setelah memakai safety belt, Irsyad mulai menjalankan mobil dengan kecepatan sedang membelah ramainya jalan menuju kerumahnya.


Di dalam mobil, dia menghidupkan musik agar suasana mobil tidak sunyi. Dia memilih lagu dari Perfect – Ed Sheeran


I found a love for me


Kutemukan cinta untukku


Darling just dive right in


Sayang, selami saja dan ikuti jejakku


And follow my lead


Kutemukan wanita, cantik dan manis


Well I found a girl beautiful and sweet


Kutemukan wanita, cantik dan manis


Oh, aku tak pernah tau kaulah seseorang yang menungguku


‘Cause we were just kids when we fell in love


Karena kita masih kecil saat jatuh cinta


Not knowing what it was


Tak mengerti cinta itu apa


I will not give you up this time


Aku tak akan menyerah kali ini


But darling, just kiss me slow, your heart is all I own


Tapi sayang, cium aku perlahan, Hatimu satu-satunya yang kumiliki


And in your eyes you’re holding mine


Dan di matamu aku adalah milikmu


Baby, I’m dancing in the dark with you between my arms

__ADS_1


Sayang, aku berdansa dalam gelap denganmu di antara kedua lenganku


Barefoot on the grass, listening to our favorite song


Tanpa alas kaki di rumput, mendengarkan lagu favorit kita


When you said you looked a mess, I whispered underneath my breath


Saat kau bilang kau berantakan, aku berbisik pelan


But you heard it, darling, you look perfect tonight


Tapi kau mendengarnya, Sayang, kau terlihat sempurna malam ini


Well I found a woman, stronger than anyone I know


Kutemukan wanita, lebih kuat dari siapa pun yang kukenal


She shares my dreams, I hope that someday I’ll share her home


Dia masuk ke mimpiku, aku berharap suatu hari nanti aku akan satu atap dengannya


I found a love, to carry more than just my secrets


Kutemukan cinta yang menjaga lebih dari rahasiaku


To carry love, to carry children of our own


Menjaga cinta, menjaga anak kita sendiri


We are still kids, but we’re so in love


Kita masih kecil tapi kita sangat mencintai


Fighting against all odds


Berjuang menghadapi segala rintangan


I know we’ll be alright this time


Aku tahu kita akan baik-baik saja kali ini


Darling, just hold my hand


Sayang, genggam saja tanganku


Be my girl, I’ll be your man


Jadilah gadisku, dan aku akan jadi priamu


I see my future in your eyes


Aku melihat masa depan di matamu


Irsyad ikut bersenandung sesuai nada dan lirik yang dia dengar. Sesekali dia juga ikut menggerakkan tangannya di atas kemudi.

__ADS_1


__ADS_2