
Irsyad terbangun setelah mendengar bunyi alarm dari Hpnya. Rasanya baru sebentar dia tertidur. Tapi dia tetap bangun karena ingat dengan kewajibannya sebagai seorang muslim. Sebelum membangunkan istri dan anaknya yang tampak tidur terlelap,Irsyad menuju ke kamar mandi untuk mandi terlebih dahulu. Apalagi ini sudah menjadi kebiasaan dia mandi sebelum subuh.
Banyak manfaat yang bisa kita dapat dengan mandi sebelum subuh. Menurut agama Islam dan pakar kesehatan,mandi sebelum subuh bagus untuk kesehatan diantaranya bahwa mandi di pagi buta akan membuat sistem peredaran darah membaik. Selain itu, mandi pagi buta juga dapat mengaktifkan sistem saraf untuk bekerja dengan lebih baik.
Mandi sebelum subuh juga mengurangi stress dan memperbaiki mood kita. Bagi wanita,mandi sebelum subuh bisa membuat kulit wajah menjadi cerah dan awet muda.
Itulah yang membuat Irsyad membiasakan dirinya untuk mandi sebelum subuh. Meskipun entah nanti setelah olahraga dia akan mandi kembali.
Setelah mengumpulkan seluruh nyawanya, Irsyad berjalan menuju luar kamar menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya. Setelah selesai,dia kembali ke kamarnya untuk membangunkan istrinya.
"Dek,ayo bangun sudah mo subuh." Panggil Irsyad membangunkan istrinya dengan handuk masih berada di lehernya.
"Iya mas, ini Salma sudah bangun." Ucap Salma setelah membuka kedua matanya.
"Mas sudah mandi ya?" Tanya Salma yang mulai menyandarkan kepalanya di kepala ranjang untuk mengumpulkan seluruh nyawanya. Diapun mencium bau harum sabun dari arah suaminya.
"Sudah dek, mandi sebelum subuh bagus loh buat kesehatan.Jadi mas biasakan mandi sebelum subuh meskipun nanti habis apel dan giat pagi mas mandi lagi. Sekarang adek mandi dulu gih biar segar terus nanti baru bangunin Aira." Jelas Irsyad kepada istrinya.
"Siap komandan." Jawab Salma dengan siap hormat meniru Aira.
Irsyad yang melihat istrinya pun tersenyum dan menghampirinya dan mendekati istrinya,mereka saling pandang dan wajah Irsyad mulai mendekat ke wajah istrinya. Irsyad mulai mencium bibir istrinya,karena Salma hanya diam dan tak bergerak karena serangan mendadak dari suaminya,Irsyadpun menggigit bibir bawah Salma. Setelah istrinya memberikan celah untuk membuka mulutnya,Irsyad mengambil kesempatan untuk mengeksplor mulut Salma. Salma mulai terbiasa dan membalas ciuman suaminya hingga napas mereka terasa sesak,baru Irsyad melepaskan ciumannya.
Salmapun termegap-megap. Setelah dirasa dia bisa bernafas normal kembali dia mulai protes kepada suaminya.
"Mas,ih ini mulut Salma masih bau baru bangun tidur juga." Protes Salma kepada Suaminya.
"Morning kiss dek,biar mas nanti bersemangat buat apel pagi."Jawab Irsyad dengan terkekeh.
"Untung Aira belum bangun,kalau sudah pasti aku malu banget dengan sifat ayahnya."Batin Salma.
"Ya udah Salma mau ke kamar mandi dulu."Pamit Salma kepada Irsyad turun dari ranjang dan mengambil handuk di almari dan tidak lupa membawa baju ganti dengan daster panjang berlengan pendek.
__ADS_1
Salmapun keluar menuju kamar mandi. Setelah selesai,dia masuk kembali dengan handuk melilit dirambutnya yang masih basah karena keramas.
"Mas tunggu Salma bangunin Aira duku,nanti ajak dia ambil wudhu buat sholat sekalian."Pinta Salma.
Irsyad pun menganggukkan kepalanya dan menunggu Aira bangun dengan duduk di tepi ranjang.
"Aira sayang,princess bunda bangun yuk buat sholat subuh nanti habis sholat boleh tidur lagi." Ucap Salma membangunkan putrinya dengan menepuk halus pipi Aira.
"Emmm..bental bunda Aila masih ngantuk."Jawab Aira dengan masih memejamkan matanya.
"Nanti boleh bobok lagi loh,tapi kita sholat dulu ya udah di tunggu ayah lo."Tambah Salma.
Airapun mulai membuka matanya sambil mengucek-nguceknya.
"Emmmm....bunda ini di lumah siapa?" Tanya Aira yang merasa asing dengan rumah yanf baru dia tempati.
"Ini sekarang rumah kita sayang,Aira akan tinggal disini sama ayah dan bunda." Jelas Irsyad kepada putrinya.
"Putri bunda yang cantik,kita harus banyak bersyukur sayang masih bisa mendapat tempat tinggal untuk tidur dan berteduh,coba Aira lihat banyak loh teman-teman Aira yang tidur di jalan karena tidak punya rumah."Jelas Salma lembut kepada Aira.
"Benar kata bunda sayang,ini kan kita tinggal di rumah dinas ayah bukan rumah ayah jadi ya rumahnya kecil sayang. Tapi nanti sebelah ada kamar kosong buat Aira kita hias bagus sesuai selera Aira deh biar putri ayah yang cantik ini betah." Tambah Irsyad. Dia memaklumi sikap putrinya karena memang Aira belum pernah sama sekali melihat ataupun diajak untuk singgah dimana dia bertugas.Jadi wajar jika Aira kaget dengan kamar yang dia tidurinya tampak asing dengan ukuran kecil dengan cat warna hijau lumut ciri khas rumah tentara AD.
"Maafin Aila ayah,bunda. Aila mau kok tinggal disini."Ucap Aira dengan rasa takut.
"Nggak pa-pa kok sayang, ayah sama bunda maklum kok. Sekarang Aira bangun dan ambil wudhu dulu sama ayah biar bunda siapkan mukena buat Aira untuk sholat berjamaah.
"Iya bunda,ayo ayah kita wudhu."
"Ayo sayang." Jawab Irsyad dengan menggandeng tangan putrinya setelah Aira turun dari ranjang. Mereka pun berjalan menuju kamar mandi.
Setelah selesai dan kembali ke kamar, Irsyad dan keluarga kecilnya mulai melaksanakan sholat berjamaah dengan khusuk. Tidak lupa Irsyad dan Salma membaca Al Qur'an bersama setelah selesai sholat. Sedangkan Aira yang masih mengantuk kembali melanjutkan tidurnya.
__ADS_1
***************
Setelah selesai membaca Al-Quran,Irsyad memakai baju olahraga dan tidak ketinggalan memakai sepatu olahraga nya untuk lari pagi di lapangan asrama. Apalagi hampir 1 minggu ini karena di sibukkan dengan acara nikahnya,dia tidak sempat untuk berolahraga.
"Dek,mas mau lari keliling lapangan dulu buat pemanas." Pamit Irsyad kepada sang istri.
"Iya mas,tapi nanti kita sarapannya bagaimana mas kan kira belum belanja."
"Nanti habis lari biar mas beli sarapan seadanya di kantin dulu,besok baru adik masak jika perabotan sudah lengkap." Jelas Irsyad.
"Kalau untuk buat minuman,di dapur ada teh atau kopi kan mas ?" Tanya Salma.
"Ada dek,gasnya juga masih ada nanti adek rebus air saja." Jelas Irsyad.
"Ya mas, biar Salma rebus air dulu." Jawab Salma.
"Ya udah kalau begitu mas pamit dulu,Assalamualaikum." Pamit Irsyad. Tidak lupa dia menyodorkan tangannya untuk di cium sang istri ketika bepeegian yang sudah menjadi kebiasaan mereka setelah menikah.
"Waalaikum salam mas." Jawab Salma dengan mencium tangan suaminya.
Irsyad pun keluar dari rumah dinasnya menuju lapangan di dalam asrama untuk berlari pagi. Ini sudah menjadi kebiasaan mereka di asrama untuk menjaga kebugaran tubuh mereka. Apalagi jika sedang berada di medan tugas,kesehatan tubuh adalah kunci utama mereka dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Dan banyak dari mereka mengorbankan nyawa mereka di medan tugas karena kecintaan mereka dengan Tanah Air.
Sedangkan Salma,dia menuju dapur setelah suaminya keluar rumah untuk merebus air. Dia akan membuat teh untuk suaminya setelah kembali berolahraga. Tidak lupa dia juga akan membuatkan susu untuk putri kecilnya.
"Pagi yang baru,rumah baru dan dengan semangat baru semoga pagi ini awal yang indah untuk membangunkan kebahagiaan keluarga kecil ku."Batin Salma denga tersenyum setelah menaruh panci yang berisi air di kompor yang sudah di nyalakannya.....
**Note :
Alhamdulillah bisa up lagi ya, hayo yang belum vote, bantu author untuk vote nya ya biar lebih tambah semangat lagi buat lanjut nulisnya. Dan like nya juga ya.....🤗😇😇😇😇**
Tetap keep your health ya.......
__ADS_1