
"Keegoisan dalam sebuah hubungan tak kan membuat hubungan tersebut menjadi langgeng"
*************
Sebuah berumah tangga, harus ada saling keterbukaan dan kepercayaan untuk membuat hubungan itu berjalan langgeng sesuai janji awal ijab qobul itu di ikrarkan.
Salma menyadari masih banyak kekurangan yang dia miliki untuk menjadi seorang istri sekaligus ibu. Masih ada sikap peralihan di dalam dirinya dari yang hanya memikirkan dirinya sendiri,sekarang ada 2 hati yang harus dia jaga.
Salma belajar dari permasalahan kemarin,dia dan suaminya harus saling terbuka dan memahami satu sama lain. Kemarin dia juga sempat bertanya kepada mbak Rosa sahabat barunya di sini,mbak Rosapun memberikan penjelasan yang sama dengan suaminya bahwa Irsyad tidak pernah dekat dengan perempuan lain. Dia memang sempat mengantar Mona tapi hanya beberapa kali bukan seperti penjelasan Nita dan Mona. Mbak Rosa juga menasehati Salma agar tidak mengambil mentah-mentah pendapat orang lain apalagi jika orang tersebut dari awal tidak suka dengan keberadaan kita,pasti ada niat buruk terhadap kita.
Flashback
"Mbak Rosa hari ini sibuk nggak ?" Tanya Salma ketika melihat mbak Rosa di depan rumah.
"Nggak mbak ada apakah gerangan?" Jawab Rosa setelah menghampiri Salma di rumahnya.
"Saya ingin tanya sama mbak,tapi di dalam saja ya?" Ajak Salma.
"Siap mbak,ayo ..."Jawab Rosa.
Rosa dan Salma puj masuk ke rumah dinas Irsyad. Mereka duduk di ruang tamu. Tidak lupa Salma mengambilkan minum dan cemilan buat Rosa.
"Kalau boleh tahu mau bicara apa mbak ?" Tanya Rosa kepada Salma yang duduk disampingnya setelah mengambilkan minum untuk dia.
"Gini mbak saya ingin tanya,kan mbak Rosa sudah lama tinggal di sini jadi pasti tahu keseharian mas Irsyad kah mbak?"
"Ya mbak Salma saya memang sudah lama disini sebelum Irsyad pindah sini saya sudah disini dulu kebetulan suami sama om kan dekat wong mereka teman di waktu pendidikan. Memangnya ada apa mbak ?"
"Kalau mbak tahu nggak sebelum menikah sama saya,apakah mas Irsyad pernah dekat sama perempuan mbak disini?"
"Setahuku nggak pernah mbak,om itu selalu habisin waktu senggang nya di pos sih mbak sama om-om yang jaga atau sama mo Aryo atau juga ikut badminton di gelora. Dan selama ini perempuan yang pernah di ajak kesini ya cuma mbak saja."Apa ada yang mengganggu mbak ?" Tanya Rosa karena penasaran.
"Sebenarnya kemarin saya sempat sedikit ada ke salah pahaman mbak sama suami karena perkataan mbak Nita."_Jelas Salma.
"Memangnya wanita sombong itu bicara apa mbak sama mbak Salma?"
"Katanya saya merebut mas Irsyad dari temannya. Sebelum menikah suami saya sering ngantar temannya pulang dan mereka juga dekat."
__ADS_1
"Itu bohong mbak,om nggak pernah dekat sama temannya. Dia aja tu yang pingin deketin temannya sama temannya. Apalagi setelah tahu status om,dia genjar banget deketin temannya sama om. Om pernah tu bicara sama suami saya kalau tidak enak di dekatin temannya itu karena terlalu agresif. Kalau mengantar pulang,saya kurang tahu mbak tapi saya pernah lihat om nganterin pulang itu juga karena desakan dari mbak Nita bukan kemauan om mbak."Jelas Rosa.
"Saya takutnya apa yang dikatakan mbak nita benar mbak tentang saya merebut calon orang,dulu saya juga pernah mengalami nya mbak jadi takutnya saya nyakitin orang lain."
"Mbak itu terlalu baik,kan saya pernah bilang jangan pernah menelan mentah-mentah pendapat orang lain sebelum mencari kebenarannya mbak. Dulu om itu jadi kesayangan ibu-ibu di sini untuk di jodohkan sama adik,teman atau saudaranya. Ya seperti mbak Nita ini. Tapi om nggak pernah menanggapinya. Dan satu lagi mbak nggak usah menanggapi mbak Nita itu,dia itu nggak hanya sombong tapi juga julas aku aja nggak suka mbak sama dia."
"Hus mbak nggak boleh bilang gitu,dia kan tetangga kita."
"Memang kenyataannya seperti itu mbak,aku dari dulu nggak pernah dekat sama dia dan sekarang aky senang mbak ketemu mbak Salma disini yang bisa di jadikan teman dan saudara."
"Alhamdulillah mbak,saya juga senang ketemu mbak. Mungkin kalau nggak ada mbak saya nggak tahu bagaimana cara adaptasi disini."
"Udah mbak,mbak nggak usah di pikirin aku jamin 100% kalau om itu nggak pernah dekat sama perempuan lain disini. " Tambah Rosa dengan memakan cemilan yang di hidangkan Salma.
"Ya mbak terimakasih ya atas masukannya. Insya Allah kemarin buat cobaan saya aja disini agar saya lebih belajar memahami suami saya."Ucap Salma dengan tersenyum.
Flash End
********
Sore ini Sama bersama ibu-ibu kompleks asrama sedang berkumpul di lapangan. Mereka akan berlatih voly untuk acara lomba HUT Persit. Tidak hanya lomba olahraga saja tapi ada juga lomba merias wajah,membuat tumpeng dan membuat ketrampilan yang bernilai setiap kompi.
"Bunda,Aila sama Lio maen kesana ya ?" Pamit Aira kepada Salma setelah melihat banyak perkumpulan anak-anak yang asyik bermain bersama.
"Boleh,tapi jangan nakal ya sayang."Jawab Salma membungkuk untuk mensejajarkan tubuhnya dengan Aira,dia juga memegang pipi Aira.
"Mama Rio boleh kan maen sama Aira ?" Gantian Rio meminta izin kepada mamanya.
"Boleh dong jaga Aira ya sayang. Mama sama tante mau kesana dulu."Jawab Rosa dengan senyum.
Setelah pamit,Aira dan Rio bergabung dengan teman seusianya untuk bermain bersama. Sedangkan Salma dan Rosa berjalan menghampiri ibu-ibu yang sudah asyik berkumpul. Mereka juga tidak segan menyapa ibu-_ibu. Meskipun suami Salma dan Rosa mempunyai jabatan di kompi,mereka tidak pernah sungkan untuk bergabung dengan ibu-ibu yang lain.
"Selamat sore bu,maaf ya kami agak terlambat datangnya." Ucap Salma menyapa ibu-ibu disana.
"Selamat sore bu Irsyad dan bu Irfan. Nggak pa-pa bu ini juga belum di mulai latihannya." Jawab Bu joko. (Biasanya tinggal di asrama selalu menyebutkan nama suaminya ya😊)
"Iya bu kamu kesana dulu ya bu untuk menyapa yang lainnya."Pamit Salma dengan tersenyum.
__ADS_1
"Mari ibu-ibu" Tambah Rosa.
"Ya bu silahkan."Ucap Ibu-ibu di sana.
Salma dan Rosa pun berjalan menghampiri Nita bersama grupnya untuk menyapa. Bagi Salma,meskipun Nita selalu culas terhadapnya dia akan tetap bersikap ramah untuk menghormati suaminya.
"Sore bu." Sapa Salma.
"Ehem.....eh mbak Maya padahal kita kan baru pulang kerja udah on time tu sampai sini,eh kok bisa ya ada yang hanya dian di rumah datangnya terlambat."Ucap Nita untuk menyindir Salma.
"Iya sih jeng,kita aja dibelain datang tepat waktu loh."Jawab Maya dengan memandang Salma sinis.
"Maaf ya mbak Nita dan mbak Maya kami memang pengangguran,tapi kami juga punya kewajiban untuk melayani suami kami apalagi kami juga punya anak yang harus kamu rawat." Jawab Rosa yang nggak suka dengan ucapan Nita.
"Sudah mbak."Ucap Salma lirih dengan memegang pundak Rosa untuk tidak meladeni perkataan Nita.
"Maaf ya mbak Nita mbak Rosa,kami sudah datang terlambat. Insyaallah besok kami akan datang tepat waktu."Ucap Salma.
"Iya nggak hanya janji saja tapi juga harus tu di laksanakan."Tambah Nita ketus.
"Iya mbak,kalau begitu kami permisi dulu untuk kesana."Pamit Salma dengan menarik tangan Rosa.
Nita dan Maya hanya melihat Salma dengan tatapan tak suka. Setelah sedikit menjauh dari Nita,Salma mendengar kasak kusuk nggak enak tentang dia.
"Kok om Irsyad bisa milih dia sih,padahal dokter Mona adalah perempuan yang sangat sempurna. Eh malah di tinggalin dengan memilih perempuan yang biasa saja."Ucap Maya yang masih bisa di dengar Salma dan Rosa.
"Nggak tau tuh,paling dia pakai cara licik agar di nikahin om Irsyad."Jawab Nita mengombori grupnya.
"Sabar ya mbak,biarkan mereka berbicara apa dan tidak suka sama mbak Salma. Masih banyak orang yang suka kok sama mbak."Ucap Rosa menenangkan Salma.
"Iya mbak,Insyaallah saya akan selalu sabar mbak. Pasti suatu saat Allah akan menunjukkan kebenarannya."Jawab Salma lembut dan tersenyum.
"Beruntung nya om Irsyad menikahi mbak yang baik dan sabar. Semoga Allah selalu memberikan kebahagian buat kalian." Do'a Rosa ketika melihat ketabahan Salma.
************
**Note :
__ADS_1
Alhamdulillah jumpa lagi sama tulisan Author,semoga kalian suka ya.....😇😇😇😇😇**
Tetap jangan lupa like dan vote nya ya biar tambah semangat ni nulisnya. Boleh juga loh kasih saran dan masukannya 🤗🤗🤗🤗