
Maaf sebelumnya jika masih banyak Typo yang bertebaran. Karena ini pengalaman pertama saya dalam menulis. Dan terimakasih support pembaca yang memberikan semangat sehingga saya pun bersemangat mencari ide untuk menulis.🤗😇😇.......
***
Sekitar pukul 8 pagi Salma sampai di tempatnya mengajar. Ia memarkirkan sepeda motornya di tempat parkir khusus karyawan dan guru. Sekolah tempat mengajar Salma adalah salah satu sekolah menengah pertama terfavorit di kotanya. Salma sangat beruntung bisa di terima menjadi pengajar di sana. Banyak tes yang Salma jalani ketika mendaftarkan diri di sekolah ini. Suasananya yang nyaman dan teman-teman mengajar nya yang tamah membuat Salma betah dan senang bisa mengajar di sana.
Setelah memarkirkan motornya, Salma berjalan masuk ke sekolah. Jarak tempat parkir dan ruang guru lumayan jauh. Sekitar 300 meter. Untuk menuju ke sana, Salma melewati beberapa kelas penghubung ke ruang guru.
Dia berjalan menyusuri setiap koridor penghubung jalan dengan menyunggingkan senyumannya ketika melewati kelas-kelas menuju ruang kantornya. Karena ini masa jeda semester, jadi siswa-siswa masih banyak yang berada di luar kelas. Siswa-siswa menyapanya, ia pun membalas sapaan siswanya dengan menganggukkan kepalanya. Salma yang terkenal ramah membuat banyak siswa mengenali nya. Apalagi setelah pertemuan yg tak di sengaja dengan sosok laki-laki di masa lalu nya. Menambah kebahagiaan tersendiri untuknya. Merubah mood dia menjadi lebih baik. Di ibaratkan, seperti banyak kupu- kupu berterbangan di kepalanya. Irsyad adalah sosok yang pertama kali dapat meruntuhkan dinding hatinya. Mungkin bisa di sebut cinta pandangan pertamanya.
Setelah sampai ruang guru, Salma masuk dan tidak lupa menyalami setiap guru yang ada di ruangan. Itu sudah menjadi kebiasaan di sana. Kebiasaan ini mempererat silaturahmi antar guru yang mengajar di sana.
"Eh bu Salma sudah datang, ini nilai komputer untuk kelas 2 A ya bu." ucap pak Reza, rekan mengajar Salma sambil menyerahkan nilai yang sudah di print kepada Salma.
"Oh ya pak Reza, terimakasih." Salma menerima nilai yang diberikan pak Reza dengan tersenyum ramah.
Salma diberikan amanah untuk menjadi wali kelas 2A hampir selama 2 tahun ini.Dia sosok wali kelas yang sangat di kagumi muridnya. Kesehajaan. keramahan dan sikap berbaur dengan muridnya menyebabkan kelas yang di ampun nya menjadi kelas terfavorit di kelas 2. Banyak prestasi yang di dapatkan oleh anak didiknya, menambah nilai plus untuk Salma.
Salma pun melanjutkan jalannya menuju tempat duduknya. Salma duduk di pojokan sebelah sahabat terbaik Salma di sekolah, yaitu bu Intan, bu Intan adalah guru matematika yang usianya 2 tahun dibawah Salma. Mereka selalu bercerita kesedihan maupun kebahagiaan yang di alami. Bisa di sebut sebagai bestfriend nya Salma setelah Tania. Karena Salma sudah sejak di kampus mengenal Intan, sehingga mereka sangat akrab di saat berada di sekolah. Bicara tentang Tania, sekarang Tania tinggal di Kota B yang jaraknya lumayan jauh dari kota dimana Salma tinggal. Tania sudah menikah dan mempunyai 1 orang putra yang menggemaskan. Dia menikah dengan teman sekelas Salma dan Tania dibangku kuliah. Sejak dulu Revan suka denga kebanyolan Tania, tapi karena takut ditolak dan hanya dianggap sebagai teman oleh Tania membuat Revan tidak pernah mengungkapkan perasaannya. Baru setelah lulus kuliah dan sudah mapan dengan pekerjaannya, Revan mulai mendekati Tania setelah tahu Tania sudah putus dengan pacarnya. Meskipun Tania sekarang jauh dari Salma karena di boyong Revan, Tania masih menyempatkan diri berkomunikasi dengan bertukar cerita dengan Salma . Intan itu adik tingkat Salma tetapi berbeda Jurusan. Dia mengambil jurusan Matematika di kampusnya.
"Eh bu, dari tadi tak lihatin, dari awal masuk ruangan sampai duduk senyum2 sendiri ." tanya Intan dengan rasa penasarannya. karena tak biasanya temannya seperti ini.
" Entar deh, kalau kita sudah tidak sibuk aku critain." jawab Salma masih dengan senyum yang tersungging di bibirnya.
"Tapi nggak kesambet kan dirimu,haahhaa. " canda Intan.
"Auu....." teriak Intan , tega banget sih nyubit segala." protes Intan
" la dirimu tega banget doain temannya kesambet, sahabat lagi bahagia gini di bilang kesambet." grutu Salma sambil mengerucutkan bibirnya.
__ADS_1
"Ya makanya cerita kali, kan diriku tidak tau kenapa kamu bahagia." jawab Intan
"Entar dech, aku mo nyelesaikan rekap nilai ini dulu." ucap Salma sambil menghidupkan laptop nya.
" ok.." Intan pun memberikan tanda melengkungkan jari telunjuk dengan ibu jari sebagai tanda setuju.
Salma menjeda sebentar pekerjaannya dan mengambil ponsel di dalam tasnya. Ia mengetik sesuatu untuk Tania.
" Tan kamu sibuk nggak " send to Tania. Salma menaruh kembali hp nya di meja sambil menunggu balasan dari Tania.
Setelah beberapa saat, hp Salma bergetar tanda pesan masuk. Karena Salma memang selalu mensillent hpnya ketika di sekolah.
"Baru bersih2 ni bu, maklum lah ibu rumah tangga nggak kayak lo bu guru. kikikikiki.
btw tumben2 nan ni pagi2 wa gue." balas Tania
"Cerita apa nyak ( tania tetap sama asal jeplak saja kalau memanggil Salma.) gue penasaran nich "...
" Kan dirimu lagi sibuk, ntar aja dech."
" Ealah ni anak bikin penasaran saja, sekarng aja deh mumpung si Bintang tidur ni dan bersih-bersihnya gue lanjut nanti." desak Tania
"Kamu masih inget nggak cowok 7th yang lalu yang pernah aku critain ma kamu ?"
"Cowok mana ???? " kan dirimu crita cowok cuma tentang si ******** itu ma gue.."
"Masak lupa sih bu, bukan si itu."
"Bentar,gue mikir dulu."
__ADS_1
"Tania is writing message"
Salma menaruh kembali hpnya di meja sambil menunggu balasan dari Tania.
drrt...drtt
Hp Salma berbunyi kembali.
"Jangan bilang cowok yang pernah nolongin kamu di bus kota ???????"
"Good ingat juga dirimu 😘😘😘😘😘😘😘"
" Btw kenapa dengan dia, nolongin dirimu lagi. terus kapan dirimu ketemu. kan dirimu bilang kalau terakhir ketemu dia 2 minggu setelah pertemuan pertama kalian. " Cerocos Tania
" Iya emang pertemuan terakhir ma dia 2 minggu setelah kita ketemu. itupun kamu tau kan boro2 mo kenalan, lihat aq aja dia nggak. "
" Terus kapan lo ketemu dia lagi ?????"
"Tadi pagi waktu nganterim keponakanku ke sekolah, terus ketemu dia juga lagi nganterin anaknya di sekolah. "
"Maksudnya si cowok itu udah nikah n punya anak gitu???????"
"Ntar lagi ya Tan, ni aku lanjut bikin nilai dulu. Nanti aku lanjut cerita lagi."
"Eh sowak, malah bikin penasaran saja. Ok gue juga mo lanjut bersih2 dulu. tapi lo hutang penjelasan ma gue. "
" Ok nanti aku jelasin."
Salma pun menaruh kembali hpnya di dalam tas dan melanjutkan pembuatan nilai. Tapi dari tadi Intan memperhatikan gerak-grik Salma yang menggunakan Hp nya tidak seperti biasanya.
__ADS_1