
**Happy Reading.......
**********
Irsyad kembali ke rumah tepat pukul 12 siang. Tidak lupa dia membawa makanan untuk makan siang bersama kelurga kecilnya. Maklum karena belum sempat membeli perabota rumah tangga. Rencananya habis apel tadi dia akan mengajak istri dan anaknya untuk pergi ke supermarket dekat sini,tapi rencananya gagal karena ternyata dia harus bertemu dengan komandannya.
"Assalsmualaikum"..Ucap Irsyad di depan pintu rumah dinasnya yang terbuka.
"Wa'alaikumsalam mas,sudah pulang?" Jawab Salma dengan mencium tangan suaminya dan juga mengambil alih bungkusan di tangan suaminya.
"Ya dek,maafin mas ya tadi ingkar janji untuk bantuin adek bersih-bersih rumah." Ucap Irsyad menyesal.
"Nggak pa-pa mas,Salma juga bisa kok selesaikan sendiri bersih-bersih nya terus juga nggak terlalu banyak yang harus dirapikan."Jawab Salma dengan senyum.
"Terimakasih dek,"Ucap Irsyad dengan tersenyum."Oh ya princess mana dek ?"
"Tu lagi nonton kartun kesukaannya."Tunjuk Salma ke arah Aira di depan tv.
"Ya udah mas kesana dulu."
"Ya mas,biar Salma ambil piring dan minum dulu buat makan siang kita."
Irsyad dan Salma masuk ke dalam rumah bersama. Irsyad menuju ruang tamu sedangkan Salma menuju dapur untuk membuatkan minum suami dan mengambil piring.
"Wah anak ayah sedang asyik." Sapa Irsyad.
"Ayah...." Teriak Aira kegirangan melihat ayahnya pulang. Diapun berdiri dan menghampiri ayahnya untuk bersalaman.
"Jangan lari sayang,nanti jatuh." Jawab Irsyad dan mengangkat putrinya ke gendongan setelah selesai bersalaman.
"Kata bunda besok kamal Aira mau di cat biru ya yah kayak bajunya Elsa."Rajuk Aira dengan manja.
"Siap tuan putri ayah yang cantik,nanti kita beli cat nya ya."Jawab Irsyad dengan menoel hidung mancung Aira.
"Oh ya yah,tadi Aila cama bunda ketemu tante Losa di depan katanya nanti Aila di suluh maen sama Lio anak tante Losa."Cerita Aira.
"Benarkah?,tadi udah ketemu tante Rosa ya?"
"Iya mas,tadi nggak sengaja Salma ketemu mbak Rosa di depan waktu buang sampah. Terus kita saling berkenalan dan ngobrol sebentar."Jelas Salma yang ikut obrolan antara putri dan ayahnya.
"Bagus dek kalau kalian sudah saling berkenalan."
"Orangnya baik dan enak mas buat ngobrol."Tambah Salma
"Ya memang mbak Rosa orangnya baik dek,besok adik bisa minta bantuan sama beliau jika ada kesulitan."Jawab Irsyad.
"Anak tante Losa baik nggak yah ?" Tanya Aira.
"Baik kok sayang,nanti Aira bisa bermain sama Rio. Tadi ayah juga sudah daftarin Aira sekolah dimana Rio juga sekolah disana. Jadi nanti kalian juga bisa maen bareng."Jelas Irsyad yang mendudukkan putrinya di kursi.
"Hole,Aira mo sekolah lagi."Teriak Aira kegirangan dengan meloncat -loncat dari kursi yang ia duduki.
"Sayang nanti jatuh loh,ayo duduk yang rapi nak kita mo makan siang dulu." Pinta Salma yang melihat putrinya loncat-loncat,dia takut Aira jatuh saking semangatnya mendengar sekolah.
"Maafin Aila bunda, Aila cenang bisa sekolah lagi jadi bisa ketemu teman-teman balu."Ucap Aira setelah duduk rapi.
__ADS_1
"Bunda maafin tapi ada syaratnya..."
"Apa bunda Syalatnya?"
"Aira harus habisin makanan ini dulu."
"Siap bunda."Ucap Aira dengan mengangkat tangannya sebagai tanda hormat. "Tapi Suapin bunda ya...."Rengek Aira.
"Tentu,tapi bunda ambilin makan buat ayah dulu ya."
Irsyad melihat interaksi putri dan istrinya dengan tersenyum. Dia sangat bahagia melihat pemandangan ini setiap harinya. Semoga tidak akan ada halangan yang menghampiri kehidupan mereka.....
"Mas ini makanannya,ayo di makan dulu."Pinta Salma setelah membukakan bungkusan makanan untuk suaminya.
"Terimakasih dek,habis sholat nanti kita jadi pergi ya..."
"Ya mas,nanti Salma mandiin Auri dulu. Maaf ya mas tadi Salma masih bersih-bersih jadi belum sempat mandiin Aira."
"Nggak pa-pa bun,yang penting bunda jangan terlalu capek."Balas Irsyad dengan tersenyum.
Mereka makan siang dengan menu warung sederhana bersama-sama. Aira si kecil pun tidak rewel dengan menu makanan yang ayah belikan,apalagi ketika di rumah omanya banyak menu yang terhidang di sana.
"Bunda,besok masakin Aila sup ayam sepelti biasa ya. Aila mo maem masakan bunda." Rengek Aira setelah melahap habis makanannya.
"Iya sayang,maaf ya hari ini bunda belum masak. Insyaallah besok bunda masakin menu kesukaan Aira."Jawab Salma.
"Bun,biar ayah yang mandiin Aira saja bunda selesaikan makan dulu."Ucap Irsyad yang melihat istrinya sedang memakan makanannya setelah selesai menyuapi putrinya.
"Ya yah,terima kasih ya."
"Ok yah, bunda Aila mandi dulu ya."Pamit Aira.
Akhirnya Aira masuk ke dalam untuk mandi bersama ayahnya. Sedangkan Salma sedang menghabiskan makanannya. Salma bersyukur menikah dengan Irsyad,tidak hanya laki-laki tersebut adalah cinta pertamanya tapi Irsyad juga mau saling bekerjasama dalam merawat Aira maupun melakukan pekerjaan rumah. Dia sosok yang hangat dan sayang keluarga. Wajar dengan apa yang di katakan mbak Rosa tentang suaminya,bahwa banyak ibu-ibu yang nge fans suaminya. Inilah keberuntungan untuk Salma dapat dinikahi Irsyad,mungkin dia harus bersiap-siap menebalkan telinganya menghadapi fans suaminya. Salma tersenyum membayangkan kemungkinan ini.
Setelah melaksanakan sholat berjamaah dan mengganti pakaian mereka,Irsyad mengajak istri dan anaknya keluar rumah untuk membeli perlengkapan untuk rumah dinasnya. Mereka bersama-sama keluar rumah. Hari ini Irsyad mengajak keluarga kecilnya dengan mengendarai motor sederhana sebagia alat transportasi dia selama dinas di sini. Dia sudah memikirkan untuk membeli mobil cukup untuk keluarga kecilnya.
Ketika keluar rumah,mbak Rosa bersama suami dan anaknya juga baru pulang dari bepergian. Dari putranya yang masih memakai seragam sekolah,pasti mbak Rosa baru pulang menjemput putranya.
"Eh mbak Rosa,baru pulang jemput ya mbak?" Sapa Salma ketika keluar rumah.
"Ya mbak ni barusan jemput Rio."Jawab Mbak Rosa."Pah Kenalin ini mbak Salma istri om Irsyad."Tambah Rosa.
"Wah diam-diam sudah bawa istri aja suh?" Tanya Irfan kepada Irsyad.
"Iya ni suh,baru tadi malam sampai jadi belum sempat saya ajak silaturahmi."Jawab Irsyad.
"Jangan lupa makan-makan ni suh buat rayain nikah kalian."Pinta Irfan.
"Pah,malu-maluin saja. Nggak usah dengerin deh om,tiap hari juga makan kok."Jawab Rosa.
"Kan beda mah,makan tiap hari dengan makan traktiran."Ucap Irfan kepada istrinya.
"Apa bedanya,makanan pasti juga tetap makanan bedanya paling namanya saja."
Salma hsnya tersenyum melihat berdebatan antara suami istri di depannya.
__ADS_1
"Maaf ya mbak,suami saya itu kalau masalah makanan memang nomor 1 makanya tu purit buncit."Ledek Rosa.
"Biarin buncit yang penting mamah sayang sama papa."Jawab Irfan dengan mesra.
"Kalau mau mesra-mesraan nanti suh di dalam,disini masih ada anak di bawah umur."Ucap Irsyad.
"Hehe,maaf suh.Kapan ni makan-makannya."Ucap Irfan yang masih ingat tentang masalah makanan.
"Santai suh,nanti setelah selesai bersih-bersih rumah kita mau mengatakan acara syukuran kecil-kecilan di sini." Jelas Irsyad.
"Bagus itu om nanti biar aku bantu mbak Salma nyiapinnya." Jawab Rosa antusias.
"terimakasih ya mbak."Ucap Salma sangat senang.
"Sama-sama mbak,sebagai tetangga kita harus tolong menolong mbak apalagi kita sama-sama jauh dari keluarga,jadi tetangga sebelah kita sini yang akan jadi keluarga kita."Jawab Rosa menjelaskan.
"Alhamdulillah mbak saya senang bisa kenal mbak Rosa dan om Irfan."
"Mama,ini siapa ?" Tanya Rio melihat ke arah Aira.
"Oh ya sampai lupa kita, Rio kinalin ini tante Salma istri om Irsyad dan itu Aira anaknya om Irsyad. Besok Rio harus ajak Aira maen ya?" Pinta Rosa.
"Hi Aira aku Rio,nanti kita maen bareng ya. Di ujung sana ada plosotan dan kolam renang loh." Ucap Rio yang antusias mendapat teman baru.
"Hi Lio namaku Aila,Aila seneng mo di ajak Lio maen."Jawab Aira yang juga antusias.
"Mah....mah kok manggilnya Lio sih kan namaku Rio."Protes Rio yang tidak terima Aira salah menyebut namanya.
"Hehe...maaf ya Rio,Aira belum bisa bilang R jadi susah nyebut nama Rio." Jelas Salma dengan terkekeh mendengar protes dari Rio.
Aira cemberut ketika di bilang belum bisa bilang R.
"Gitu ya tan,ya udah besok Rio ajarin Aura deh biar bisa bilang Rrrrrrrr."
"Hole,makasih Lio." Jawab Aira dengan senyum.
"Suh,mbak Rosa kami permisi dulu ya mau ke supermarket M buat beli perlengkapan rumah."Pamit Irsyad.
"Ya suh hati-hati."
"Mbak Rosa,om kami permisi dulu ya"Tambah Salma." Ayo Aira sayang kita pergi dulu nanti maen lagi sama Rio." Ajak Salma.
"Ya mbak,hati-hati."
"Ok tante,nanti habis pulang boleh ya Aira maen sama Rio?"
"Boleh dong sayang."Jawab Salma.
"Lio Aila pergi dulu ya." Pamit Aira.
Setelah berpamitan kepada keluarga Irfan,Irsyad mengajak istri dan anaknya pergi ke supermarket M mengendarai sepeda motor yang sudah terparkir di depan rumah dinasnya. Sedangkan keluarga Irfan masuk ke dalam rumah.
**To be Continue........
Note:
__ADS_1
Jangan lupa ya vote dan like nya, apalagi besok sudah hari senin pengumpulan vote dari pembaca. Mohon bantuan vote dan like nya agar author lebih bersemangat lagi dalam menulis 😇😇😇😇**