Bunda Untuk Aira

Bunda Untuk Aira
Masa lalu


__ADS_3

Happy Reading.......


Pagi ini, Setelah Salma bangun untuk sholat subuh dia bergegas menuju dapur untuk membantu ibunya menyiapkan sarapan untuk ketiga bocah kecil yang berada di rumah nya.


"Pagi bu,"ucap Salma menyapa ibunya.


"Kamu ngagetin saja nduk." Jawab bu Murti yang kaget dengan kehadiran Salma.


"Hehe.... maaf bu, hari ini mau masak apa bu ?"


"Kita bikin bubur ayam saja buat sarapan pasti anak-anak suka." Ucap bu Murti sambil mengaduk bahan bubur yang sedang di masak dalam panci.


"Salma bantu apa ni bu ?"


"Kamu bikin kuahnya saja. Itu ayamnya juga sudah ibu goreng tinggal di suwir tipis-tipis."


Salma mulai menyiapkan bahan untuk membuat kuah bubur. Dia mengambil bawang putih, bawang merah,merica ketumbar, kemiri dan kunyit. Setelah bumbu halus, Sama memasukan bumbu ke wajan yang sudah ada minyak panasnya. Tidak ketinggalan dia memasukkan daun salam, daun jeruk, lengkuas dan serai untuk menambah aroma kuah. Setelah wangi Salma memasukkan air kaldu ayam dan di tambah gula dan garam secukupnya.


Setelah selesai semua, Salma menata bubur di mangkok dengan di beri suwiran ayam, daun bawang dan bawang goreng di atas nya. Dia meletakkannya di atas meja makan.


"Bu, Salma bangunin Aina dan Aira dulu ya..." Pamit Salma.


" Ya sana, ibu juga mau ke kamar dulu lihat Adam udah bangun apa belum." Jawab bu Murti.


Salma berjalan keatas menuju kamarnya untuk melihat kedua bocah cantik yang tidur bersamanya.


"Selamat pagi tuan putri- putri yang cantik." Sapa Salma dengan menggerakkan tubuh Aina dan Aira bergantian. Dia juga membuka gorden kamarnya agar matahari pagi masuk.


Karena dirasa tidurnya terganggu dan tampak terganggu karena matahari, Aina dan Aira mulai sedikit-sedikit membuka matanya. Mereka mengucek-ngucek matanya.


"Celamat pagi onty, celamat pagi bunda." Sapa Aira dan Aina bersama.


"Selamat pagi juga sayang, sekarang ayo kita mandi dulu baru sarapan. Onty sudah masak bubur ayam lo buat kalian." Ajak Salma setelah membereskan kasur tang mereka tiduri tadi malam.


"Hole Aina cuka bubul ayam." Teriak Aina.


"Aila juga cuka." Tambah Aira yang tidak mau ketinggalan.


"Ya udah sekarang kita ke kamar mandi dulu yu sebelum sarapan."


Aira dan Aina mulai beranjak dari temoat tidur yang di ikuti Salma dengan menenteng dua handuk. Salma memandikan mereka be dua bergantian. Aira dan Aina mandi di selingi bercanda. Mereka bermain ciprat air yang membuat baju Salma ikut basah. Salma hanya menanggapi tingkah kedua bocah tersebut dengan tersenyum.


Setelah selesai memandikan mereka, Salma mengajak kedua bocah ke atas ranjang. Dia menggantikan baju bergantian. Setelah Aira dan Aina memakai baju santai dan rambut di kucir oleh Salma. Salma menyuruh mereka menunggu karena Salma akan berganti pakaian.


" Bentar ya sayang, onty bunda mo ganti baju dulu karena basah."


Aira dan Aina menganggukkan kepalanya.


"Ayo sayang kita turun." Ucap Salma setelah berganti pakaian.


Merekapun turun menuju ruang makan. Disana sudah ada bu Murti, pak Handoko dan tentunya si ganteng Adam.


"Selamat pagi cucu-cucu nenek yang cantik." Sapa bu Murti ketika melihat mereka datang.


"celamat pagi nenek, kakek abang Adam." Jawab Aira dan Aina. Kemudian mereka duduk di kursi berdampingan.


Salma mulai menuang kuah diatas bubur yang sudah tadi dia racik. Di tambah kerupuk di atas nya untuk menambah nafsu makan bagi yang melihatnya.



Setelah selesai sarapan, Aira,Aina dan Adam bermain di taman kecil di belakang rumah pak Handoko. Disana ada 1 ayunan dan pohon jeruk dan mangga. Ada bangku kecil yang dapat di gunakan untuk duduk menikmati sejuknya pepohonan.

__ADS_1


Salma masuk kedalam untuk mengambilkan semangkok ice cream, jus Stroberi beserta cemilan untuk mereka bermain.


Sebelum membawanya ke belakang, Salma mengambil Hpnya, karena berkutat dengan menyiapkan sarapan dan merawat Aira dan Aina dia lupa dengan HP nya. Dia menaruhnya di saku celana trainingnya. Kemudian kembali membawa nampan di belakang. Ada meja kecil yang bisa digunakan untuk menaruh nampan.


Sebelum memanggil anak-anak untuk menikmati ice cream dan cemilan yang ia bawa, Salma memotret keceriaan mereka dan mengumggahnya di story whatsapp.


"Kebahagiaanku ketika melihat mereka bermain bersama dengan ceria😘😘😘😘" Tulis Salma di foto yang dia unggah. Dia meletakkannya hpnya di meja.


" Sayang, ayo berhenti dulu mainnya, ini onty bunda bawa ice cream, jus stroberi dan cemilan lo." Teriak Salma menghentikan mereka bermain.


"Ye...ye...ye.." Teriak mereka bersama. Kemudian mereka menuju ke arah Salma dan mulai menikmati apa yang Salma bawa tanpa berebut. Tampak Adam yang sangat dewasa yang mau mengemong Aira dan Aina. Dia mulai dekat dengan Aira. Dia menganggap Aira seperti adiknya.


Ting....... ( bunyi notifikasi hp Salma)


Salma mengambil Hpnya dan membukanya. Ketika melihat siapa yang mengirim pesan, Salma pun tersenyum bahagia.


" Wah asyiknya yang lagi bermain, terimakasih dek udah menjaga Aira dengan baik....😘😘😘" Irsyad membalas gambar Salma.


"Sama-sama mas, Salma senang jika Aira mau berbaur dengan keponakan Salma.😍"


"Mungkin mas lagi sibuk." Guman Salma. Karena tak ada balasan, Salma menaruh kembali Hpnya.


Ting........ ( Hp Salma berbunyi kembali )


"Aduh cucu oma bahagia banget 😘😘😘" Balas bu Ronah.


"Hehehe... iya bu."


"Nak maaf merepotkan kamu, apa kamu bisa mengantar Aira pulang sekarang. Ini tadi Nadira telpon mau ngajak Aira ke acara saudaranya. Mang Ujang nggak bisa jemput soalnya lagi ada kepentingan."


"Baik bu, nanti Salma antar Aira."


"Sama-sama bu."


"Aira sayang ayo kesini dulu." Teriak Salma.


"Ada apa bunda..." Jawab Aira sambil berlari kearahnya.


" Tadi oma WA katanya Salma di suruh pulang dulu mau di ajak onty Nadira ke tempat Saudaranya." Jelas Salma dengan memegang pundak Aira.


"Yah, Aila mo maen cama Aina dan abang Adam bunda." Rengek Aira menolak.


"Besok-besok bisa maen lagi kok sayang. Aira bisa bobok disini lagi sama Aina dan abang Adam. " Bujuk Salma.


"Ya udah." Jawab Aira dengan cemberut.


Salma gemas dengan Aira yang mengerucutkan bibirnya, dia menangkup kedua pipi Aira dan menciumnya." Sekarang kita pamit dulu yuk ke bang Adam dan Aina." Ajak Salma.


"Abang Adam Aina, Aila mau pulang dulu ya." Teriak Aira berpamitan.


"Loh kok pulang dek." Jawab Adam yang berlari menghampiri Aira di susul Aina di belakang.


" Di suluh oma pulang abang, tapi kita bisa maen lagi di lain waktu." Jelas Aira.


" Ya udah hati-hati ya Aila." Ucap Aina.


Aira berpelukan dengan Aina. Setelah berpamitan, Aina dan Adamasih melanjutkan bermain di taman belakang. Sedangkan Aira dan Salma masuk kedalam untuk mengambilkan perlengkapan Aira dan pamit kepada kedua orang tua Salma.


"Nenek kakek Aila pamit pulang dulu ya." Pamit Aira yang menghampiri pak Handoko dan bu Murti di ruang keluarga.


" Jadi pulang sekarang ya nak, ya udah hati-hati ya kapan-kapan bobok sini lagi." Bu Murti menjawab dengan memeluk Aira. "Kamu mau mengantar naik apa nak?" Tanya bu Murti kepada Salma.

__ADS_1


" Naik taxi saja bu kasihan Aira kalau naik motor, Ya udah kami pamit dulu ya yah bu. Assalamualaikum."


"Waalaikumsalam." Jawab Pak Handoko dan Bu Murti bersamaan.


Salma dan Aia keluar rumah untuk menunggubtaxi online yang sudah Salma pesan lewat Hp. Setelah menunggu, Taxi datang. Mereka masuk ke dalam taxi menuju rumah Aira.


Taxi yang di tumpangi mereka berhenti di depan pintu gerbang rumah pak Jaka. Setelah Salma membayar dan turun bersama Aira, Salma menggandeng Aira masuk ke dalam rumah.


"Selamat siang pak." Sapa Salma kepada Satpam.


"Selamat pagi mbak, ngantar non Aira ya." Jawab pak Satpam.


"Iya pak, kami permisi masuk dulu ya pak." Pamit Salma.


"Silahkan mbak."


Salma masih menggandeng Aira masuk ke dalam rumah. Pintu rumah pun sudah di buka.


"Assalamualaikum, "


"Waalaikum salam, eh cucu oma sudah datang." Jawab bu Ronah. " Ayo nak masuk dulu." Pinta bu Ronah kepada Salma.


"Baik bu." Salma pun masuk masih menggenggam tangan Aira menuju ruang tamu. Mereka duduk bersama.


"Bu, Salma mau pamit pulang dulu ya bu."


"Loh kok buru-buru nak, kan baru sampai ?"


"Tadi ibu minta Salma untuk berbelanja karena keponakan Salma di rumah jadi nggak bisa berbelanja bu."


"Ya udah nggak mau minum dulu ?"


"Terimakasih bu, Salma langsung saja takut pulangnya kesorean bu. Aira sayang bunda pamit dulu ya, besok Aira main sama bunda lagi." Lanjut Salma berpamitan kepada Aira.


Aira menganggukkan kepalanya dan mencium tangan Salma sebelum bundanya pulang. Setelah berpamitan, Salma keluar dan naik ojek online yang sudah menunggu.


Salma naik ojek online menuju ke supermarket besar di daerahnya. Dia akan berbelanja sesuai catatan yang sudah di berikan ibunya.


Salma turun dari motor dan tidak lupa membayar tagihan ojek.


" Terimakasih pak." Ucap Salma kepada tukang ojek.


"Sama-sama mbak jangan lupa bintang lima ya." Jawab tukang ojek dengan tersenyum.


Salma pun menanggapinya dengan tersenyum. Salma berjalan masuk kedalam supermarket. Dia mengambil troly besar untuk menaruh semua daftar belanjaannya. Di mulai stand beras, kemudian dia juga memasukkan barang sesuai daftar. Setelah di rasa semua masuk troly, Salma melanjutkan untuk membeli daging dan sayur. Dia memilih daging ayam dan ikan.Untuk sayur nya dia memilih wortel,brokoli dan buncis.


Dia melanjutkan ke stand buah. Dia memilih berbagai macam buah. Salma memasukkan buah anggur, pepaya,pisang dan pear. Dia mencari keberadaan buah kiwi yang belum di temukan nya.


Karena Salma fokus dengan keberadaan buah kiwi, Salma berjalan menengok ke arah stand berbagai buah tanpa melihat jalan.


Brukkk.....


Salma menabrak orang didepannya dengan troly yang ia pegang.


"Ma....af...maaf pak saya tidak sengaja. " Ucap Salma kepada seorang laki-laki di depannya.


Deg....deg...


Salma kaget ketika melihat orang yang di tabrak nya menengok kebelakang.


"Salma......

__ADS_1


__ADS_2