
Terkadang apa yang kita harapkan tidak sesuai dengan kenyataan..........
******
Hari ini tepat 2 minggu setelah kegiatan di sekolah Aira. Dan selama itu Aira mulai dekat dengan Salma. hampir setiap hari Aira menghubungi Salma baik lewat telp ataupun video call. tapi 3 hari ini Aira tidak bisa mengubungi Salma, karena Salma sedang sibuk untuk mengoreksi hasil UAS murid- Muridnya dan harus membuat penilaian untuk raport. apalagi ia menjadi wali kelas di kelas 8. jadi Salma harus mengumpulkan nilai agar segera dapat menyelesaikan pengisian raport. Sehingga Aira merindukan Salma terkadang Aira menangis ketika telp nya tidak di angkat oleh Salma.
" Oma, kenapa tante cantik tidak angkat telp Aila oma. Apa tante cantik malah sama Aila ? Aila nakal ya oma ?'' Aira sambil sesegukan dan menghapus lelehan air mata di pipinya.
" Kan kemarin tante Salma sudah bilang ke Aira, kalau tante baru sibuk, jadi nggak bisa video call an sama Aira sayang. Aira itu anak yang cantik, jadi tante Salma juga sangat sayang sama Aira. sekarang Aira jangan nangis lagi ya. nanti kita coba telp tante lagi."
"sekalang saja oma telp nya "....
"ok, kita coba sekali lagi ya sayang nanti kalau tidak di angkat berarti tantenya lagi sibuk".
"ok oma". tersenyum sambil menghapus air matanya.
tuttt...tutt....tutt........
"Assalamualaikum tante, maaf tadi telp tidak saya angkat tante karena tadi ada rapat dewan guru". Salma mengarahkan mukanya di layar kamera.
" waalaikum salam nak Salma, tidak apa2. malah tante tidak enak mengganggu nak Salma yang sedang sibuk. ini tadi Aira nangis minta telp nak salma terus." bu Ronah mengarahkan kameranya ke Aira.
"acalamualaikum tante cantik, Aila ka....ngen. hu....huu....huuu.....". Aira menjawab telp dengan suara yang tergagap karena menangis.
"waalaikum salam sayang, kok Aira cantik kok nangis, nanti wajahnya kelihatan merah dan jadi jelek dong nak". bujuk Salma dengan menampilkan senyuman indah di bibir tipisnya.
"Aila kangen tante, Aila mau maen lagi ma tante.hu......huu.....".
"Ya udah besok hari Minggu kan tante sudah tidak sibuk, bagaimana kalau tante ajak Aira, Aina dan bang Adam bermain ke Taman ?" bujuk Salma
"benelan tante, kita mo ke taman ?"
" beneran dong sayang tapi ada syaratnya, mau nggak?"
"caratnya apa tante ". Aira mengerutkan dahinya menunggu syarat yang Di ajukan Salma.
"Aira harus hapus air matanya dan nggak boleh nangis lagi, bagaimana bisa tidakkk ?"
"Ok tante, Aila bakal hapus ail mata Aila dan tidak nangis lagi. tapi janji duyu ya tante becok minggu ajak Aila, Aina cama bang Adam maen?" Aira mengangkat jari kelingkingnya di depan layar tanda janji .
"ok sayang." Salma juga mengangkat jari kelingkingnya tanda setuju dengan menampilkan senyumannya..
__ADS_1
" Sekarang Aira maem dulu ya, terus nggak boleh rewel sama oma dan mbak nisa." bujuk Salma.
" Ia tante. Aira janji tidak akan rewel dan nangis lagi." memamerkan senyumnya dan mulai membersihkan air matanya.
semua itu tidak luput dari pandangan seseorang, ya bu Ronah sangat takjub dengan cara Salma menenangkan Aira. sampai mata bu Ronah berkaca-kaca melihat interaksi antara Salma dan Aira. padahal ketika Aira menangis pasti susah untuk menghiburnya tapi ketika dengan Salma, Aira mudah untuk berhenti dan langsung mendengar perkataan Salma.
"semoga Irsyad juga suka dengan Salma ya Allah. Dia wanita yang baik dan cocok menjadi bunda sambung Aira. Aira tampak menyayangi Salma dan sebaliknya Salma juga sangat menyayangi Aira. dapat di lihat pancaran matanya yang terlihat sangat tulus". Bu Ronah berbicara di dalam hatinya.
" ya udah sekarang di matikan dulu ya nak telp nya kan tante Salma sedang sibuk " bujuk bu Ronah.
"iya oma, tante cantik udah dulu ya telpnya.met kelja ya tante. Aila cayang buanget ama tante. Acalamulaikum tante. muachhhhhhh....." sambil mencium layar telp nya.
"iya sayang, inget pesan tante ya nggak boleh nakal dan harus nurut sama oma dan mbak nisa. tante juga sayang Aira. waalaikum salam sayang. muach......".
"tante tutup dulu telpnya."
"iya tante".
******
Hari yang di janji kan pun telah tiba. Sejak pagi Aira sudah bangun pagi dan bersiap-siap menunggu Salma di ruang tamu. ia sangat berantusias untuk bertemu dengan Salma. 15 menit menunggu, ada suara bel berbunyi.
Ting...tong...ting...tong
"assalamualaikum Aira...." salam Salma, Aina dan Adam berbarengan.
"Waalaikum calam tante,Aina abang." Aira berlari dan memeluk kaki Salma.
"Tante cantik Aila kangen....."
" tante jga kangen sama Aira sayang." Salma pun mensejajarkan tubuhnya sebatas tubuh Aira agar dapat memeluk Aira.
" Nak salma sudah sampai to ternyata, masuk dulu ya Aina, abang adam." bu Ronah menghampiri pintu depan setelah mendengar teriakan Aira.
"nanti saja tante, mumpung masih pagi kami ke taman dulu tante. kan udaranya juga masih asri. " pinta Salma
"ya udah, tadi kesini naik apa nak ?"
"tadi naik taxi tante."
"Biar nanti di antar pak Ujang aja nak, ini kan kamu bawa anak2 . Nis, temenin nak Salma ya ke taman ."
__ADS_1
" iya bu." jawab Nisa
"aduh tante biar kami naik taxi online saja tante, malah merepotkan tante."
"nggak ngrepotkan kok nak, malah tante yang merepotkan kamu karena ngajak Aira main." sambil memegang pundak Salma.
"tidak kok tante, Salma juga seneng bisa ngajak Aira main. "Salma tersenyum simpul menjawab bu Ronah.
Salma tampak anggun menggunakan gamis peach dan kerudung bermotif bunga yang berwarna senada dengan gamisnya. sedangkan Aina dan Aira tampak cantik dengan kerudungnya. meskipun masih kecil, mereka sudah berhijab karena di PAUDnya mengajari mereka berhijab. meskipun terkadang masih di copot. sedangkan adam memakai kaos dan jins panjang yang dampak ganteng.
"pak ujang sudah di depan itu nak, mumpung masih pagi kalian berangkat ge....."
"baik tante, kamu berangkat dulu. Aira, Aina dan abang ayo pamit dulu ke oma." sambil menuntun Aira Aina dan Adam untuk Salim ke bu Ronah.
" Oma kita belangkat dulu ya, Acalamualaikum oma." Aira mencium tangan dab kedua pipi bu Ronah, dan di ikuti Aina dan Adam.
"waalaikum salam sayang, jangan nakal ya sayang dan ingat pesan oma jangan pergi sendiri lagi ya kasihan tante sama mbak Nisa nanti. " pesan bu Ronah.
"ok oma...."
"nak Salma titip Aira ya."
"insyaallah tante, saya akan jaga Aira dengan baik. kalau begitu kami pamit dulu tante. assalamualaikum." sambil mencium tangan bu Ronah
mereka pun berjalan menuju halaman rumah dan masuk ke mobil yang sudah dibuka pintunya oleh mang Ujang. ketika perjalanan, Adam,Aira dan Aina bercanda yang diiringi nyanyian dan tawa khas anak-anak. Salma terkadang juga ikut berceloteh membalas pertanyaan khas anak2.
Di Taman
"Aina , abang Adam ayo kita maen ayunan. nanti abang ya yang mendolong ayunannya." pinta Aira .
"masak abang adam yg harus dorong, kan abang juga pingin maen " protes Adam dengan cemberut dengan pipi tembem yang mengembang.
"ya udah kalian naik ayunan saja nanti biar onty yang mendorong ayunannya ". Bujuk Salma
"hole....hole..... ayo kita maen."
merekapun berjalan menuju Playground di taman dan mencari letak ayunan. sedangkan Nisa dan Salma mengekorinya di belakang. Nisa sangat bahagia melihat senyuman Aira yang tidak pernah luntur dari wajahnya. sejak awal bekerja menjadi babysister untuk Aira, Aira memang anak yang riang. tapi setelah bertemu dengan Salma, Aira tampak lebih ceria dan bahagia.
"semoga non Aira selalu bahagia seperti ini. dan mbak Salma bisa jadi bunda untuk non Aira. " guman Nisa duduk di bangku di Taman yang menghadap ayunan yang di naiki Aira,Aina dan adam.
Nisapun tersenyum ketika melihat kedekatan Salma dan Aira. mereka seperti ibu dan anak. mungkin ketika orang lain melihat seperti ibu dan anak-anak yang bahagia bermain bersama.
__ADS_1
setelah bermain lumayan lama hampir 2 jam lebih, merekapun tidak lupa membeli ice cream. dan kemudian pulang menuju rumah Aira setelah mang Ujang menjemput. ketika menuju kedai ice cream, Nisa sudah menghubungi Mang Ujang. jadi selesai malan Ice cream, mang ujang sudah siap di depan taman.