Cinta Pertama Yang Sempurna

Cinta Pertama Yang Sempurna
Tampan dan Cantik


__ADS_3

HAPPY READING!!!!!!!๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒนโœจโœจโœจ


Keesokan paginya, semua orang telah berada di meja makan untuk sarapan sebelum bersiap-siap untuk pernikahan Zahra dan juga Zaki, sahabat-sahabat Syakilla juga sudah datang ikut bergabung dengan keluarga Fahri.


Alfin yang sudah menunggu dari semalam begitu bahagia karena melihat gadis pujaan hatinya datang dan duduk di depannya, meskipun Alfin tidak bisa terus terang dengannya tapi raut kebahagiaan terlihat jelas dari wajah tampannya.


Ummi Aminah maupun Abi Ilham senang melihat raut wajah yang berbeda dari Alfin pagi ini. Sebelum acara di mulai mereka semua sarapan pagi terlebih dahulu untuk mengisi energi agar bisa menjalani hari yang begitu panjang dan melelahkan.


Sementara Zahra berada di dalam kamar karena MUA sudah datang setelah subuh, acara pernikahan akan dilakukan pukul 9 pagi dan akan sarapan di dalam kamar. Pagi ini mereka sarapan lebih awal dari biasanya karena harus bersiap-siap. Setelah sarapan mereka kembali lagi ke dalam kamar, para laki-laki menggunakan baju yang sudah disiapkan begitu juga dengan para wanita.


Di dalam kamar Fahri masih saja duduk di atas kasur memperhatikan Syakilla yang sedang menggunakan pakaiannya.


" Mas kenapa masih duduk santai di situ, cepat mandi dan pakai bajunya. Sebentar lagi pasti pihak MUA akan ke sini" ucap Syakilla berdiri di depan cermin.


" Sayang mas tidak membutuhkan waktu lama, hanya pakai baju saja. Tidak seperti kalian para wanita yang sangat ribet! Awas kalau kamu dandan cantik, mas nggak akan melepaskan kamu" ucap Fahri mengancam Syakilla.


Syakilla tidak gentar sama sekali, karena Syakilla tau apa yang dimaksud Fahri dan ancaman Fahri tidak akan jadi karena Syakilla yang sedang berhalangan.


" Nggak usah bawel, kalau Syakilla jelek mas juga yang malu kan nantinya," balas Syakilla.


"Sayang tanpa kamu dandan saja, kamu sudah cantik. Jadi, tidak usah dandan saja, mas tidak rela kaku jadi perhatian orang lain." sahut Fahri melangkah mendekati Syakilla yang kesusahan menarik resleting kebayanya.


" Terima kasih, sekarang mas mandi, jangan bawel lagi. " ucap Syakilla mendorong Fahri ke dalam kamar mandi. Dengan sedikit paksaan dari Syakilla akhirnya Fahri masuk ke dalam kamar mandi.

__ADS_1


Tok tok!


Suara ketukan pintu membuat Syakilla menarik hijabnya cepat dan memakai seadanya, karena dia tau siapa yang datang.


" Silahkan masuk" ucap Syakilla mempersilahkan orang MUA masuk ke dalam.


Saat Syakilla tengah didandani, Fahri memanggil Syakilla dari dalam kamar mandi. Fahri lupa membawa baju ganti ke dalam kamar mandi, sementara di dalam kamar sudah ada pihak MUA, jadi Fahri tidak bisa keluar hanya menggunakan handuk saja seperti biasa karena ada orang lain di dalam kamar.


" Sayang," panggil Fahri dibalik pintu kamar mandi.


Syakilla bangun dari tempat duduknya setelah meminta sedikit waktu kepada Mbak MUA. Dan mendatangi Fahri untuk menanyakan apa yang suaminya butuhkan sampai harus memanggilnya.


" Kenapa Mas?" Tanya Syakilla di depan pintu kamar mandi.


Syakilla mengerti kenapa Fahri memintanya untuk mengambil baju, Syakilla berlalu dari depan pintu dan mengambil baju Fahri yang sudah dia persiapkan di atas tempat tidur dan menyerahkan pada Fahri. Fahri mengambil baju dengan mengeluarkan satu tangannya saja dan mengucapkan terima kasih kepada sang istri.


Setelah menyerahkan baju Fahri, Syakilla kembali lagi ke duduk di depan cermin untuk melanjutkan dandanannya yang sempat terhenti karena Fahri.


Begitu selesai pihak MUA pamit keluar dari kamar Syakilla, bersamaan dengan Fahri yang baru keluar dari kamar mandi setelah menggunakan baju lengkap.


Mbak Mua sempat terpana dengan ketampanan Fahri yang baru saja keluar dari mandi, bukan hanya Mbak MUA Syakilla juag terpana dengan ketampanan Fahri hari ini. Syakilla yang melihat tatapan mereka merasa cemburu apalagi Fahri tersenyum ke arah keduanya.


Syakilla berterima kasih kepada pihak MUA, untuk menyadarkan keduanya agar tidak menatap suaminya lagi.Mereka yang ketahuan menatap Fahri merasa malu dan langsung pamit keluar.

__ADS_1


" Kenapa mas tersenyum ke arah Mbak-mbak tadi?" Pertanyaan pertama muncul dari mulut Syakilla membuat Fahri tersenyum saat mendengarnya.


" Terus mas harus apa sayang? Mas cuma menghormati mereka saja tidak lebih. Lagian untuk apa mas suka dengan mereka istri mas ini saja sangat cantik," ucap Fahri memuji Syakilla.


" Udah! Qilla keluar dulu mau ketemu sama sahabat-sahabat Qilla. Mas nyusul aja nanti," ucap Syakilla keluar dari kamar untuk menghampiri sahabatnya yang ada di luar.


Fahri memberikan istrinya keluar untuk bertemu dengan sahabat-sahabatnya, tapi setelah dirinya juga sudah siap dan mereka keluar sama-sama.


Hari ini semua terlihat sangat cantik dan juga tampan, apalagi pasangan suami istri yang belum lama menjadi pasangan halal. Siapa lagi kalau bukan Syakilla dan juga Fahri. Syakilla begitu cantik dengan kebaya yang senada dengan keluarga Fahri. Make up yang natural membuat wajah cantiknya berseri-seri, tidak kalau dari Syakilla kedua sahabatnya juga terlihat sangat cantik dan juga elegan. Para wanita terlihat begitu cantik termasuk Ummi Aminah, meskipun usianya tidak muda lagi, tapi Ummi Aminah masih terlihat sangat cantik tidak kalah dari Syakilla dan juga yang lainnya.


Bukan hanya para wanita saja yang terlihat cantik, para laki-laki juga terlihat sangat tampan dan gagah.


Bersambung.


Para reader, author punya rekomendasi novel yang tidak kalah seru loh. Ini karya teman author. Sambil nunggu author up...


Jangan lupa mampir ya...


Judul : Doctor and Love


Author/Napen : Rya Kurniawan


__ADS_1


__ADS_2